Ini 5 Waktu Terburuk untuk Menimbang Berat Badan yang Harus Dihindari

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 09 Mar 2026 11:30 WIB
2. Saat Sedang Menstruasi
Masa menstruasi bisa jadi waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/Freepik

Menimbang berat badan sering dijadikan cara paling mudah untuk memantau progres diet atau menjaga kesehatan. Namun, ada momen-momen yang dianggap sebagai waktu terburuk untuk menimbang berat badan, dan tanpa disadari masih banyak orang yang menimbang berat badan di waktu ini.

Perubahan angka di timbangan tidak selalu berarti lemak tubuh bertambah. Ada banyak faktor sementara seperti cairan tubuh, makanan, atau kondisi hormon yang bisa memengaruhi hasil timbangan.

Memahami kapan saat yang tidak tepat untuk naik ke atas timbangan akan membantu kamu menghindari kepanikan yang tidak perlu akibat kenaikan berat badan semu. Melansir Hindustan Times, berikut 6 waktu terburuk untuk menimbang berat badan yang sebaiknya kamu hindari.

1. Tepat Setelah Makan atau Minum

Menimbang berat badan setelah makan atau minum termasuk waktu terburuk untuk menimbang berat badan karena angka timbangan akan meningkat sementara akibat makanan dan cairan yang masih berada di dalam tubuh.
Tepat setelah makan termasuk waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/Freepik

Menimbang setelah makan atau minum termasuk waktu terburuk untuk menimbang berat badan yang sering dilakukan tanpa sadar. Setelah makanan masuk ke dalam tubuh, berat badan otomatis bertambah karena adanya massa makanan dan cairan yang belum diproses sistem pencernaan.

Proses metabolisme membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengubah makanan menjadi energi atau membuang sisa-sisanya. Jika kamu menimbang di saat ini, kenaikan satu hingga dua kilogram adalah hal yang wajar karena adanya beban tambahan di dalam perut, bukan karena kamu tiba-tiba bertambah gemuk dalam sekejap.

2. Saat Sedang Menstruasi

Masa menstruasi bisa jadi waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/Freepik

Bagi perempuan, masa pra-menstruasi dan selama menstruasi berlangsung merupakan periode yang sangat tidak disarankan untuk mengecek berat badan secara rutin. Perubahan hormon selama siklus menstruasi sering membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga berat badan bisa naik sementara.

Perasaan kembung atau bloating yang dialami selama siklus bulanan ini adalah tanda bahwa tubuh sedang menyimpan lebih banyak cairan. Angka timbangan biasanya akan kembali normal secara otomatis setelah masa menstruasi selesai, jadi jangan biarkan hasil timbangan di fase ini merusak suasana hati kamu.

3. Tepat Setelah Melakukan Olahraga Intens

Setelah olahraga termasuk waktu terburuk untuk menimbang berat badan karena tubuh kehilangan cairan sementara, sehingga hasil timbang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
Setelah olahraga bisa jadi waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/jcomp

Banyak yang beranggapan bahwa setelah berkeringat deras adalah saat yang tepat untuk melihat hasil kerja keras, padahal momen ini justru masuk dalam daftar waktu terburuk untuk menimbang berat badan. Setelah olahraga, tubuh bisa mengalami penurunan berat badan sesaat karena kehilangan banyak cairan melalui keringat, atau justru terlihat lebih berat karena adanya peradangan otot sementara.

Saat otot bekerja keras, otot mengalami robekan mikroskopis yang memicu penumpukan cairan untuk proses pemulihan. Oleh karena itu, angka yang kamu lihat segera setelah keluar dari pusat kebugaran tidaklah akurat untuk menggambarkan komposisi lemak tubuh jangka panjang.

4. Setelah Makan Makanan Tinggi Natrium

Setelah makan makanan tinggi nitrat termasuk waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/Freepik

Konsumsi makanan dengan kadar natrium yang tinggi seperti makanan cepat saji, camilan asin, atau ramen dapat menyebabkan lonjakan angka timbangan yang drastis. Kandungan garam yang tinggi memaksa tubuh untuk mengikat air lebih banyak agar konsentrasi natrium dalam darah tetap seimbang.

Satu hari setelah makan makanan tinggi natrium, kamu mungkin akan merasa jari-jari tangan sedikit bengkak atau wajah terlihat lebih sembap. Kondisi ini hanyalah retensi air sementara yang akan hilang dalam satu atau dua hari jika kamu kembali mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup.

5. Keesokan Hari Setelah Melakukan Cheating Day

Keesokan hari setelah cheating day merupakan waktu terburuk untuk menimbang berat badan karena tubuh masih menyimpan cairan dan cadangan energi sementara dari makanan yang dikonsumsi.
Keesokan hari setelah cheating day adalah waktu terburuk untuk menimbang berat badan/Foto: Freepik.com/ASphotofamily

Menikmati makanan favorit dalam porsi besar sesekali adalah hal yang lumrah dalam program diet, tapi langsung menimbang badan keesokan paginya adalah kesalahan besar. Ini adalah waktu terburuk untuk menimbang berat badan karena tubuh sedang memproses lonjakan kalori, karbohidrat, dan lemak yang jauh di atas konsumsi harian biasanya.

Kenaikan berat badan setelah cheating day umumnya disebabkan oleh cadangan glikogen yang terisi penuh kembali, di mana setiap gram glikogen mengikat sekitar tiga gram air. Berikan waktu bagi tubuh selama beberapa hari untuk kembali ke ritme normal sebelum kamu memutuskan untuk melihat perkembangan angka di timbangan.

Memahami fluktuasi berat badan adalah langkah awal untuk memiliki hubungan yang lebih sehat dengan tubuh kamu sendiri. Jika kamu ingin memantau progres diet dengan lebih objektif, sebaiknya lakukan penimbangan secara konsisten seminggu sekali di waktu yang sama, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.