Jangan Anggap Sepele! Udara Lembap di Rumah Saat Musim Hujan Ternyata Bisa Picu Masalah Kesehatan

Amelia Ayu Kinanti | Beautynesia
Jumat, 27 Feb 2026 12:15 WIB
2. Risiko Bau Apek dan Pakaian Rusak
Udara Lembap di Rumah Saat Musim Hujan Ternyata Bisa Picu Masalah Kesehatan/Foto: Freepik

Musim hujan seringkali membawa suasana yang lebih tenang dan sejuk di rumah. Namun, ada satu hal yang kerap terlewatkan dan tanpa sadar mengintai kesehatan, yaitu kelembapan udara.

Bagi yang sering Work From Home (WFH), atau young parents yang ingin memastikan si Kecil selalu sehat, kualitas udara di dalam rumah memegang peran besar dalam menciptakan suasana yang benar-benar nyaman dan sehat. Apalagi, di bulan-bulan seperti Januari hingga Maret, tingkat kelembapan udara di Indonesia seringkali sangat tinggi, jauh di atas batas ideal.

Lantas, apa saja bahaya udara lembap yang berlebihan bagi kesehatan kita dan bagaimana cara mengatasinya?

3 Bahaya Tersembunyi Udara Lembap di Rumah

Di Indonesia, tingkat kelembapan udara rata-rata bisa mencapai 87% hingga 90% pada bulan Januari, padahal angka idealnya adalah di kisaran 45-65%. Kelembapan yang terlalu tinggi ini bisa memicu berbagai masalah, baik pada rumah maupun kesehatan kita.

1. Memicu Pertumbuhan Jamur dan Tungau

Kelembapan adalah lahan subur bagi pertumbuhan jamur dan munculnya tungau. Jamur bisa muncul di berbagai area rumah yang rentan lembap, seperti kamar tidur, lemari pakaian, kamar mandi, hingga ruang keluarga.

Bagi kesehatan, spora jamur dan tungau yang terhirup dapat memicu reaksi alergi, masalah pernapasan, hingga memperburuk kondisi bagi penderita asma. Udara yang lembap juga terasa lebih berat dan pengap.

2. Risiko Bau Apek dan Pakaian Rusak

Ciri kepribadian dapat terlihat dari kebiasaan sehari-hari, termasuk cara seseorang mengurus pakaian bersihnya. Melipat baju segera setelah kering menunjukkan preferensi terhadap keteraturan dan penyelesaian tugas tepat waktu. Sikap ini tidak selalu identik dengan perfeksionisme, melainkan dengan kesadaran akan tanggung jawab.

Udara Lembap di Rumah Saat Musim Hujan Ternyata Bisa Picu Masalah Kesehatan/Foto: Freepik

Pernahkah kamu mencium bau apek yang menyebar di lemari atau kamar meski ruangan sudah dibersihkan? Bau ini sering dipicu oleh kelembapan udara yang terlalu tinggi.

Saat kelembapan tinggi, pakaian, tas, sepatu, dan barang-barang di lemari juga lebih rentan berjamur dan rusak. Masalah ini juga sering muncul ketika kita melakukan perjalanan panjang seperti mudik, di mana mobil, koper, atau kamar di kampung halaman yang jarang dibuka menjadi sangat rentan lembap dan berbau tidak sedap.

3. Mengganggu Kualitas Ibadah dan Istirahat

Saat musim hujan, waktu yang dihabiskan di dalam rumah cenderung lebih banyak. Padahal, rumah adalah pusat dari segalanya; tempat beribadah, beristirahat, hingga berkumpul bersama keluarga.

Ketika udara di dalam rumah terasa berat dan ruangan berbau apek, secara tidak langsung hal ini memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup sehari-hari, termasuk saat menjalani ibadah seperti salat, WFH, hingga waktu istirahat.

Jaga Kesehatan di Musim Hujan: Solusi Udara Seimbang

LEKA Indonesia

LEKA Indonesia/Foto: Dok. LEKA Indonesia

Menjaga kesehatan di musim hujan tidak hanya soal sedia payung, tapi juga menjaga kualitas udara di dalam rumah. Kualitas udara yang baik dan seimbang akan membuat ruangan terasa lebih ringan, segar, dan barang-barang tetap terjaga kondisinya.

Salah satu cara sederhana namun esensial untuk menjaga udara di rumah tetap seimbang adalah dengan memastikan kelebihan kelembapan di udara dapat terserap dengan baik.

Dehumidifier adalah alat yang bekerja dengan menyerap kelebihan kelembapan di udara, sehingga ruangan tetap kering, nyaman, dan lebih sehat. Dengan udara yang lebih seimbang, semua aktivitas di rumah, mulai dari ibadah, bekerja, hingga istirahat, dapat dijalani dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Beberapa jenis alat penyeimbang udara ini bahkan dirancang untuk mengatasi berbagai kebutuhan spesifik:

  • Untuk Ruangan Besar: Unit dengan performa optimal cocok untuk ruang keluarga atau ruang berukuran sedang hingga besar.
  • Untuk Ruangan Kecil: Unit yang ideal untuk kamar tidur, kamar mandi, atau ruang kecil yang rentan lembap.
  • Solusi Fleksibel: Ada pula solusi kecil, praktis, dan tanpa kabel yang bisa dibawa ke mana saja. Ini bisa menjadi solusi untuk area tertutup seperti lemari, laci, mobil, koper, hingga tas, sekaligus menyerap bau pengap.

Kualitas Udara yang Terjaga = Kenyamanan Keluarga

LEKA IndonesiaLEKA Indonesia/ Foto: Dok. LEKA Indonesia

Dengan memastikan udara di dalam rumah tetap seimbang, suasana rumah akan terasa jauh lebih nyaman bagi seluruh anggota keluarga. Menurut Selina Nicole, Founder LEKA Indonesia, kenyamanan rumah tidak hanya harus terlihat bersih, tetapi juga terasa sehat melalui kualitas udara yang terjaga.

Memilih produk penunjang kebersihan dan kesehatan seperti dehumidifier adalah komitmen untuk mendukung kesehatan keluarga secara menyeluruh, menjadikan hidup bersih, sehat, dan nyaman sebagai bagian dari keseharian keluarga modern.

Jadi, jangan biarkan udara lembap mengganggu kenyamanan dan kesehatanmu di musim hujan ini!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE