Jangan Asal Cuci, Ini 5 Cara Membersihkan Retainer yang Benar

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 03 Mar 2026 18:00 WIB
4. Manfaatkan Cuka Putih untuk Menghilangkan Bau Tak Sedap
Cara membersihkan retainer dengan menggunakan cuka putih/Foto: Freepik.com/Freepik

Siapa pun yang menggunakan retainer pasti tahu betapa pentingnya menjaga kebersihan alat satu ini. Namun, masih banyak orang yang belum memahami cara membersihkan retainer dengan tepat.

Retainer yang tidak dirawat dengan benar bisa menjadi sarang bakteri, menimbulkan bau tak sedap, bahkan memicu masalah kesehatan mulut seperti iritasi gusi dan plak berlebih. Padahal, retainer yang bersih bisa membantu mempertahankan hasil perawatan ortodonti dan membuat kamu lebih nyaman saat memakainya.

Retainer perlu dibersihkan secara rutin dan menggunakan metode yang tepat agar tidak rusak serta tetap higienis. Melansir HowStuffWorks, berikut 5 cara membersihkan retainer yang bisa langsung kamu praktikkan di rumah.

1. Bilas Retainer Menggunakan Air Hangat Setelah Digunakan

Membilas retainer dengan air hangat setelah digunakan merupakan cara membersihkan retainer untuk menghilangkan sisa air liur, plak ringan, dan partikel makanan yang menempel sebelum mengering dan mengeras.
Cara membersihkan retainer dengan dibilas menggunakan air hangat setelah digunakan/Foto: Freepik.com/Anastasia Kazakova

Salah satu cara membersihkan retainer yang paling sederhana dan wajib dilakukan adalah membilasnya dengan air hangat setiap setelah selesai digunakan. Kebiasaan ini membantu menghilangkan sisa air liur, plak ringan, dan partikel makanan yang menempel sebelum mengering dan mengeras.

Jangan gunakan air panas karena air yang terlalu panas bisa mengubah bentuk retainer, terutama jika bahannya plastik atau akrilik. Cara ini memang terlihat sepele, tapi konsisten melakukannya akan membuat proses pembersihan harian jadi jauh lebih mudah dan mencegah penumpukan kotoran.

2. Bersihkan dengan Sikat Gigi Khusus dan Sabun Cuci Piring Setiap Hari

Cara membersihkan retainer dengan menggunakan sikat gigi dan sabun cuci piring lembut/Foto: Freepik.com/Freepik

Selain membilas, cara membersihkan retainer yang tidak kalah penting adalah menyikatnya setiap hari menggunakan sikat gigi khusus. Hindari menggunakan sikat yang sama dengan sikat gigi untuk mulut agar bakteri tidak berpindah. Pilih sikat berbulu lembut supaya permukaan retainer tidak tergores.

Untuk pembersihnya, kamu bisa menggunakan sedikit sabun cuci piring yang lembut dan bebas pewangi menyengat. Sabun jenis ini efektif mengangkat lemak dan plak tanpa merusak material retainer. Hindari menyikat dengan pasta gigi karena kandungan abrasifnya bisa membuat retainer menjadi kusam dan mudah tergores.

3. Rendam dengan Larutan Hidrogen Peroksida untuk Membunuh Bakteri

Merendam retainer dengan larutan hidrogen peroksida merupakan cara membersihkan retainer untuk pembersihan menyeluruh.
Cara membersihkan retainer dengan menggunakan larutan hidrogen peroksida/Foto: Freepik.com/Freepik

Jika ingin pembersihan lebih menyeluruh, kamu bisa mencoba merendam retainer dalam larutan hidrogen peroksida. Proses perendaman ini mampu menjangkau pori-pori kecil pada material retainer yang tidak tersentuh oleh bulu sikat gigi, memastikan kebersihan tingkat tinggi bagi pemakainya.

Campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu rendam retainer selama sekitar 20–30 menit. Setelah direndam, bilas retainer dengan air bersih sebelum digunakan kembali.

4. Manfaatkan Cuka Putih untuk Menghilangkan Bau Tak Sedap

Cara membersihkan retainer dengan menggunakan cuka putih/Foto: Freepik.com/Freepik

Salah satu keluhan utama pengguna retainer adalah munculnya aroma tidak sedap setelah dipakai dalam waktu lama, yang biasanya disebabkan oleh sisa makanan dan aktivitas bakteri. Kamu bisa mengatasinya dengan merendam retainer dalam campuran cuka putih dan air, lalu diamkan selama 15-20 menit.

Sifat asam dari cuka akan bekerja memecah kerak kalkulus yang mulai mengeras tanpa harus menggunakan bahan kimia keras yang berbahaya jika tertelan. Meskipun bau cuka cukup tajam saat proses pembersihan, aroma tersebut akan hilang sepenuhnya setelah dibilas dengan air. Meski begitu, jangan gunakan cuka terlalu sering agar permukaan retainer tetap terjaga kualitasnya.

5. Rawat Permukaan dengan Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun

Mengoleskan minyak kelapa atau minyak zaitun merupakan cara membersihkan retainer untuk merawat permukaan retainer agar tidak kering dan rapuh.
Cara membersihkan retainer dengan mengoleskan minyak alami/Foto: Freepik.com/jcomp

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa material retainer bisa menjadi kering dan rapuh seiring berjalannya waktu akibat paparan suhu dan bahan pembersih. Setelah retainer benar-benar bersih dan kering, kamu bisa mengoleskan sedikit minyak kelapa atau minyak zaitun pada permukaannya. Minyak alami ini berfungsi sebagai pelembap sekaligus pelapis pelindung yang mencegah noda menempel terlalu kuat pada permukaan plastik atau akrilik di kemudian hari.

Gunakan jari yang bersih untuk mengusapkan setetes minyak ke seluruh permukaan retainer secara tipis dan merata. Selain menjaga kelenturan material agar tidak mudah pecah, minyak kelapa juga memiliki sifat antibakteri alami yang memberikan perlindungan ekstra untuk gigi kamu.

Menjaga kebersihan retainer sebenarnya tidak sulit jika dilakukan dengan konsisten. Lima cara membersihkan retainer di atas bisa kamu jadikan rutinitas agar retainer tetap bersih, nyaman dipakai, dan tahan lama. Jangan lupa dipraktikkan, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.