Jangan Diabaikan, Kenali Gejala GERD dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat!

Justina Nur | Beautynesia
Kamis, 29 Jan 2026 20:30 WIB
Cara Mengobati atau Mengatasi GERD
Gejala GERD bisa diobati dengan melakukan perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu sesuai resep dokter, atau jika tidak efektif maka dokter akan menyarankan tindakan operasi./ Foto: Freepik.com

Baru-baru ini GERD sering dibincangkan banyak orang, apalagi oleh warganet di media sosial. Hal ini karena adanya anggapan bahwa GERD dapat menyebabkan serangan jantung. Selain itu, tak jarang orang yang bingung membedakan antara kondisi asam lambung naik dengan GERD.

Sebelumnya, kamu perlu memahami bahwa asam lambung yang mengisi lambung hanya bergerak satu arah, yaitu ke bawah. Akan tetapi, saat asam lambung mengalir kembali ke atas atau masuk ke dalam kerongkongan dan tenggorokan, kondisi inilah yang disebut asam lambung naik atau acid reflux.

Dilansir dari Cleveland Clinic, ketika asam lambung masuk ke dalam kerongkongan ini, asam akan mengakibatkan iritasi dan peradangan di esofagus atau kerongkongan yang bentuknya memanjang dari perut melalui dada hingga ke tenggorokan. Ketika asam lambung naik, bisa terjadi seperti gangguan pencernaan berupa rasa panas di perut usai makan, atau heartburn yaitu muncul sensasi seperti terbakar di dada dekat tulang dada.

Heartburn yang terjadi sesekali memang hal yang umum, seperti yang dijelaskan dalam Healthline. Akan tetapi, jika terjadi lebih dari dua kali seminggu dan tidak segera membaik meski telah melakukan perubahan gaya hidup bisa jadi itu GERD.

Lalu, apa saja gejala GERD? Simak penjelasan berikut ini.

Gejala GERD

Gejala GERD seperti heartburn, batuk kronis, suara jadi serak, bau mulut, sulit menelan, nyeri saat menelan, mual atau muntah, penurunan berat badan, anemia, dan perdarahan./ Foto: Freepik.com/8photo

Gejala GERD seperti heartburn, batuk kronis, suara jadi serak, bau mulut, sulit menelan, nyeri saat menelan, mual atau muntah, penurunan berat badan, anemia, dan perdarahan./ Foto: Freepik.com/8photo

Seperti yang dilaporkan oleh Healthline, gejala dari kondisi GERD yang paling umum dirasakan oleh banyak orang adalah heartburn yang terjadi terus-menerus. Heartburn tersebut bisa berupa:

  • Rasa terbakar yang muncul di perut kemudian menjalar sampai dada, leher, hingga tenggorokan
  • Muncul rasa asam atau pahit di mulut bagian belakang
  • Makanan atau cairan dari lambung naik kembali ke mulut

Selain itu, masih ada gejala GERD lainnya yang bisa muncul, yaitu:

  • Tenggorokan terasa penuh atau seperti ada ganjalan
  • Batuk kronis
  • Suara jadi serak
  • Bau mulut

Pada kasus-kasus tertentu, GERD dapat disertai dengan gejala yang lebih serius dan biasanya menetap bahkan semakin memburuk meski sudah diobati. Gejala ini biasanya menandakan adanya masalah kesehatan lain yang lebih serius. Gejala tersebut berupa:

  • Sulit untuk menelan
  • Merasa nyeri ketika menelan
  • Mual atau muntah
  • Mengalami penurunan berat badan
  • Anemia
  • Perdarahan.

Jika kamu mengalami gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab GERD

GERD disebabkan karena asam lambung naik akibat adanya gangguan pada otot sfingter esofagus bawah (LES)./ Foto: Freepik.com/benzoix

GERD disebabkan karena asam lambung naik akibat adanya gangguan pada otot sfingter esofagus bawah (LES)./ Foto: Freepik.com/benzoix

GERD pada umumnya diakibatkan karena asam lambung yang naik. Asam lambung naik karena terdapat gangguan pada otot sfingter esofagus bawah (LES).

Pada saat normal, LES akan terbuka ketika kamu menelan dan langsung menutup kembali saat makanan sudah masuk ke lambung. Akan tetapi, ketika LES tidak mampu menutup dengan baik, maka asam lambung bisa naik lagi ke kerongkongan.

LES bisa melemah ketika kamu mengalami hernia hiatus (bagian lambung naik ke rongga dada), terbiasa makan dalam porsi yang besar, dan kebiasaan langsung berbaring usai makan.

Selain itu, GERD juga dapat dipengaruhi oleh gaya hidup seperti kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok, sering makan dalam porsi besar sebelum tidur, dan kerap mengonsumsi obat antiinflamasi seperti aspirin atau ibuprofen.

GERD juga disebabkan karena faktor kesehatan seperti obesitas, kehamilan, terdapat gangguan pada jaringan ikat, dan faktor usia lanjut. Selain itu, GERD dapat disebabkan karena asma, sindrom iritasi usus (IBS), dan kecemasan.

Kebiasaan makan makanan tertentu juga dapat memicu munculnya GERD seperti sering makan berlemak dan gorengan, makanan pedas, buah seperti nanas, tomat, dan jeruk, serta konsumsi minuman seperti kopi, teh, dan soda.

Tak hanya itu, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan risiko GERD apalagi jika sering mengonsumsinya dan dalam jumlah yang banyak.

Cara Mengobati atau Mengatasi GERD

Gejala GERD bisa diobati dengan melakukan perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu sesuai resep dokter, atau jika tidak efektif maka dokter akan menyarankan tindakan operasi./ Foto: Freepik.com

Gejala GERD bisa diobati dengan melakukan perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu sesuai resep dokter, atau jika tidak efektif maka dokter akan menyarankan tindakan operasi./ Foto: Freepik.com

Gejala GERD dapat diredakan dengan melakukan perubahan gaya hidup seperti:

  • Menjaga berat badan agar tetap ideal
  • Tidak merokok
  • Tidak makan dalam porsi besar ketika malam hari
  • Tidak langsung berbaring usai makan, paling tidak tunggu 2-3 jam dulu usai makan sebelum berbaring
  • Meninggikan posisi kepala saat tidur
  • Menghindari mengonsumsi makanan pemicu GERD

Namun, jika perubahan gaya hidup belum cukup untuk mengatasi GERD, biasanya dokter akan memberikan resep obat proton pump inhibitor (PPI), antasida, dan obat penghambat reseptor H2. 

Meski begitu kamu perlu mengingat bahwa sebelum mengonsumsi obat tersebut, kamu harus konsultasi dulu ke dokter karena obat tetap bisa menimbulkan efek samping.

Jika pengobatan melalui obat dan perubahan gaya hidup tidak efektif atau justru muncul komplikasi lainnya, dokter mungkin akan menyarankan operasi, seperti fundoplikasi, sistem LINX, dan operasi bariatrik.

Itu tadi Beauties, penjelasan mengenai kondisi GERD, gejala, dan apa yang harus dilakukan untuk mengobatinya sebelum terlambat.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE