Jika Merasakan 6 Tanda Ini, Artinya Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Manis

Intan Dwi | Beautynesia
Sabtu, 06 Mar 2021 20:00 WIB
Jika Merasakan 6 Tanda Ini, Artinya Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Manis
Jika Merasakan 6 Tanda Ini Artinya Kamu Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Manis/ Foto: Freepik.com

Gula dan karbohidrat olahan dianggap ‘kalori kosong’, alasan utamanya karena tidak mengandung nutrisi yang berguna. Meskipun makanan yang mengandung gua memiliki rasa yang enak, tapi jika dikonsumsi dalam jumlah besar tidak ada manfaatnya untuk kesehatan.

Gula hanya memberi kamu kalori yang berdampak buruk bagi kesehatan dan menaikkan berat badan kamu. Nah, untuk membantu memastikan apakah kamu makan terlalu banyak gula atau tidak. Berikut ini adalah tanda-tanda untuk mengetahui apakah kamu terlalu banyak konsumsi gula atau tidak.

Kulit menjadi breakout

Terlalu banyak konsumsi gula dapat merusak kulit, terutama jika kamu yang sensitif terhadap peningkatan insulin yang didapatkan dari makan gula.
Kulit menjadi breakout/freepik.com

Terlalu banyak konsumsi gula dapat merusak kulit, terutama jika kamu yang sensitif terhadap peningkatan insulin yang didapatkan dari makan gula. Karena nantinya hormon yang mengamuk dapat memicu munculnya jerawat. Jadi jika kamu memiliki kulit yang sensitif, kamu bisa perhatikan apakah gula menjadi penyebab kulit semakin parah.

Suasana hati mudah berubah

Memang ketika kamu mengonsumsi makanan manis, kamu akan menjadi bersemangat tapi ledakan energi hanya sementara.
Suasana hati mudah berubah/freepik.com

Memang ketika kamu mengonsumsi makanan manis, kamu akan menjadi bersemangat tapi ledakan energi hanya sementara. Karena nanti kamu jadi mudah lelah sehingga membuat kamu kehabisan energi dan itu akan membuat kamu menjadi murung dan pemarah.

Memang makanan manis bisa memenuhi selera dan membuat kamu bahagia tapi hanya untuk jangka pendek dan mereka tidak akan membantu mood kamu baik dalam jangka panjang.

Tidak mendapatkan tidur malam yang nyenyak

Makan kue atau cupcake dengan banyak tambahan gula didekat waktu tidur bisa membuat kamu lebih sulit untuk tertidur.
Tidak mendapatkan tidur malam yang nyenyak/freepik.com

Makan kue atau cupcake dengan banyak tambahan gula di dekat waktu tidur bisa membuat kamu lebih sulit untuk tertidur. Karena ini akan memberi kamu dorongan energi dengan meningkatkan gula darah yang selalu membuat tidur lebih sulit saat mencoba untuk beristirahat.

Meskipun nantinya gula memicu pelepasan neurotransmitter serotonin yang membuat kamu merasa rileks dan mengantuk. Tapi ketika bangun tidur mungkin kamu tidak dengan perasaan yang baik karena gula darah turun pada malam hari.

Kembung

Bakteri dan ragi yang tidak diinginkan menghasilkan gas saat mereka memfermentasi makanan yang tidak tercerna di usus besar.
Kembung/freepik.com

Bakteri dan ragi yang tidak diinginkan menghasilkan gas saat mereka memfermentasi makanan yang tidak tercerna di usus besar. Bakteri jahat yang suka makan gula, sedangkan bifidobacteria yang bermanfaat menyukai sayuran tidak dipercaya menghasilkan gas. Produksi gas yang berlebihan dapat menyebabkan rasa sakit setelah makan dan perut kembung yang tidak nyaman.

Berat badan bertambah

Glukosa memang merupakan sumber energi utama bagi tubuh, tetapi jika tidak segera digunakan sebagai energi maka tubuh menyimpan kelebihan di hati, otot atau sebagai lemak di bagian tengah.
Berat badan bertambah/freepik.com

Glukosa memang merupakan sumber energi utama bagi tubuh, tetapi jika tidak segera digunakan sebagai energi maka tubuh menyimpan kelebihan di hati, otot atau sebagai lemak di bagian tengah. Penyimpanan glukosa bekerja dengan baik ketika kamu beraktivitas yang mengeluarkan energi, tetapi ketika tidak bekerja dengan baik akhirnya menyimpan lebih banyak glukosa sebagai lemak di sekitar bagian tengah.

Kulit keriput sebelum waktunya

Mengonsumsi makanan tinggi gula terbukti mempercepat penuaan kulit, itu karena terlalu banyak gula makanan bereaksi dengan protein dalam aliran darah dan membentuk produk akhir glikasi lanjutan,
Kulit keriput sebelum waktunya/freepik.com

Mengonsumsi makanan tinggi gula terbukti mempercepat penuaan kulit, itu karena terlalu banyak gula makanan bereaksi dengan protein dalam aliran darah dan membentuk produk akhir glukosa lanjutan. Akhirnya merusak protein struktural dalam kolagen kulit dan elastin. Makanan tinggi gula bisa membuat kulit lebih cepat keriput dan membuat kamu terlihat lebih tua.

(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE