Kenali 5 Gejala yang Berujung pada Kanker Usus Besar
Beauties, kesehatan saluran pencernaan sering kali kurang mendapat perhatian hingga muncul keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Padahal, beberapa perubahan pada sistem pencernaan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk kanker usus besar.
Kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang berkembang di usus besar atau rektum. Penyakit ini dapat terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali di area tersebut. Meskipun risiko kanker usus besar meningkat seiring bertambahnya usia, kasus pada usia yang lebih muda juga semakin banyak ditemukan dalam beberapa tahun terakhir.
Dilansir dari UC San Diego Health dan GI Consultants, salah satu tantangan terbesar dalam mendeteksi kanker usus besar adalah gejalanya yang sering kali tampak ringan pada tahap awal. Banyak orang menganggapnya sebagai gangguan pencernaan biasa sehingga menunda pemeriksaan medis.
Karena itu, penting untuk mengenali gejala kanker usus besar yang tidak boleh diabaikan. Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai.
1. Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar
Perubahan kebiasaan buang air besar/ Foto: Pexels.com/ Miriam Alonso
Salah satu tanda paling umum dari kanker usus besar adalah perubahan kebiasaan buang air besar yang terjadi terus-menerus. Misalnya, seseorang yang biasanya memiliki pola buang air besar teratur tiba-tiba mengalami diare berkepanjangan, sembelit yang tidak kunjung membaik, atau pergantian antara diare dan sembelit tanpa penyebab yang jelas.
Perubahan ini terjadi karena adanya gangguan pada usus yang memengaruhi proses pencernaan dan pengeluaran feses. Tentu saja, tidak semua perubahan pola buang air besar menandakan kanker. Namun, jika kondisi tersebut berlangsung selama beberapa minggu atau semakin memburuk, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
2. Adanya Darah pada Feses
Adanya darah pada feses/ Foto: Pexels.com/ Sora Shimazaki
Munculnya darah saat buang air besar merupakan salah satu tanda yang tidak boleh dianggap sepele. Darah bisa terlihat berwarna merah terang, merah tua, atau bahkan membuat feses tampak lebih gelap dari biasanya.
Meski kondisi ini juga dapat disebabkan oleh wasir atau gangguan pencernaan lainnya, para ahli menekankan bahwa darah pada feses tetap perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab pastinya. Karena itu, jika kamu menemukan adanya darah saat buang air besar, jangan langsung menganggapnya sebagai masalah ringan tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
3. Nyeri atau Ketidaknyamanan pada Perut yang Berkepanjangan
Nyeri atau ketidaknyamanan pada perut yang berkepanjangan/ Foto: Pexels.com/ Sora Shimazaki
Keluhan seperti kram perut, rasa tidak nyaman, perut kembung, atau nyeri yang muncul berulang kali juga dapat menjadi salah satu gejala kanker usus besar. Pada banyak kasus, gejala ini sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa atau efek dari pola makan tertentu.
Namun, jika rasa tidak nyaman tersebut terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan tidak membaik meskipun sudah melakukan perubahan pola makan, penting untuk mencari penyebabnya melalui pemeriksaan medis. Terutama jika nyeri perut disertai gejala lain seperti perubahan pola buang air besar atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
4. Berat Badan Turun Tanpa Sebab yang Jelas
Berat badan turun tanpa sebab yang jelas/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production
Banyak orang merasa senang ketika berat badan turun. Namun, jika penurunan tersebut terjadi tanpa perubahan pola makan atau aktivitas fisik, kondisi ini justru perlu diwaspadai. Penurunan berat badan yang tidak disengaja bisa menjadi salah satu tanda adanya penyakit serius, termasuk kanker usus besar.
Hal ini dapat terjadi karena tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk melawan penyakit atau karena gangguan pada proses penyerapan nutrisi. Jika kamu mengalami penurunan berat badan yang signifikan tanpa alasan yang jelas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
5. Tubuh Mudah Lelah dan Lemah
Tubuh mudah lelah dan lemah/ Foto: Pexels.com/ Anna Tarazevich
Merasa lelah setelah menjalani aktivitas padat tentu merupakan hal yang normal. Namun, jika rasa lelah muncul terus-menerus meskipun sudah cukup beristirahat, kondisi ini patut mendapat perhatian.
Pada beberapa kasus kanker usus besar, perdarahan yang terjadi secara perlahan dapat menyebabkan anemia atau kekurangan sel darah merah. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup untuk menjalankan berbagai fungsi secara optimal. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti mudah lelah, lemas, pusing, dan berkurangnya energi untuk beraktivitas. Karena itu, jangan mengabaikan kelelahan yang berlangsung dalam jangka waktu lama tanpa penyebab yang jelas.
Beauties, kanker usus besar merupakan penyakit serius yang sering kali menunjukkan gejala yang tampak sederhana pada tahap awal. Meskipun gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti kanker, penting untuk tidak mengabaikannya begitu saja. Mengenali gejala kanker usus besar sejak dini dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis dapat membantu mendapatkan diagnosis serta penanganan yang lebih cepat.
Jadi, jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda yang tidak biasa, jangan ragu untuk memeriksakannya, ya, Beauties. Menjaga kesehatan sejak dini selalu lebih baik daripada mengobati ketika kondisi sudah semakin serius.
___
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!