Kolesterol Tinggi? Ini 3 Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa

Neysa Alicia | Beautynesia
Minggu, 08 Mar 2026 14:30 WIB
Kolesterol Tinggi? Ini 3 Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa
Penderita kolesterol harus lebih memerhatikan asupan makanan dan minuman ketika berbuka puasa untuk mencegah naiknya kolesterol / foto: freepik.com

Hai, Beauties!  Kolesterol  tinggi merupakan masalah kesehatan yang akhir-akhir ini juga banyak terjadi pada generasi muda. Umumnya, penyakit kolesterol tinggi terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi minyak dan berlemak secara berlebihan. Jika dibiarkan, kolesterol tinggi dapat membahayakan kesehatan. 

Di bulan Ramadan ini, ada beberapa jenis makanan yang perlu dikurangi atau dihindari ketika berbuka puasa, untuk mencegah naiknya kadar kolesterol. Yuk, kita simak bersama! 

1. Makanan dan Minuman Manis

foto: freepik.com
Makanan dan minuman manis/ foto: freepik.com

Slogan "berbuka dengan yang manis" sudah melekat bagi masyarakat Indonesia di bulan Ramadan. Makanan dan minuman manis dipercaya dapat membatu menstabilkan gula darah setelah seharian berpuasa. Hidangan berbuka puasa atau takjil seperti es buah, kolak pisang, biji salak, hingga teh manis, menjadi santapan favorit banyak orang. 

Perlu diingat, makanan-makanan tersebut mengandung kadar gula yang tinggi. Dan mengonsumsi gula berlebih terutama ketika berbuka puasa, juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Karena ketika mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula dalam kondisi perut kosong seharian, bisa membuat hati memproduksi lemak darah jauh lebih banyak dari biasanya. 

2. Gorengan

foto: freepik.com
Gorengan/ foto: freepik.com

Jenis makanan yang satu ini jadi yang paling umum diketahui sebagai pemicu naiknya kolesterol. Melihat berbagai jenis gorengan yang disajikan sebagai santapan berbuka puasa memang menggugah selera.

Namun, gorengan mengandung kadar lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi, sehingga makan gorengan saat berbuka dapat memicu lonjakan kolesterol jahat dalam darah. 

Tidak hanya itu, lemak trans dan lemak jenuh bersifat sulit dicerna. Jika dikonsumsi berlebihan, tidak hanya kolesterol yang naik, tapi juga dapat memicu naiknya asam lambung dan tenggorokan. 

3. Daging Merah

foto: freepik.com
Daging merah/ foto: freepik.com

Olahan daging merah atau daging sapi seperti rendang, dendeng, hingga semur merupakan lauk favorit pilihan yang banyak orang di Indonesia. Untuk penderita kolesterol, perlu lebih hati-hati dalam mengonsumsi daging merah terutama ketika berbuka puasa. 

Daging merah dapat meningkatkan kolesterol dan tekanan darah karena mengandung lemak jenuh. Apalagi jika diolah menjadi beef patty atau sosis, kandungan natrium dalam daging merah dapat bertambah berkali-kali lipat.

Selain itu, konsumsi daging merah berlebih ketika berbuka puasa juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti kembung dan mual. 

Itu tadi tiga jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita kolesterol ketika berbuka puasa. Pada dasarnya, tidak salah untuk mengonsumsinya. Hanya saja, perlu diperhatikan untuk tidak mengonsumsi secara berlebih demi kesehatan, Beauties!

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE