Beauties, jika kamu punya stok daging kurban di rumah, sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama, ya! Daripada menyimpannya sampai kedaluwarsa, ada baiknya daging kurban diolah tidak lebih dari 6 bulan setelah hewan disembelih.
Sangat disayangkan jika daging kurban yang kamu simpan sejak lama tidak terasa sudah kedaluwarsa. Jika kamu tidak tahu tanda-tanda daging sudah kadaluarsa, ini bisa berisiko fatal, lho, Beauties!
Sebelum diolah, pastikan daging kurban tersebut masih layak dikonsumsi. Yuk, cari tahu apa saja tanda daging yang sudah tidak layak dikonsumsi, dilansir melalui Insider!
1. Terlalu Lama Disimpan di Kulkas
Ilustrasi daging disimpan di kulkas. /Foto: Freepik.com/Freepik. |
Mungkin kamu sudah terlalu banyak menyimpan stok bahan makanan di kulkas, termasuk daging kurban. Akibat bahan masakan yang menumpuk, membuat kamu lupa untuk mengolah daging tersebut dengan segera.
Terlebih, jika kamu tidak menulis batas waktu penyimpanan daging di dalam kulkas. Akibatnya, daging disimpan terlalu lama dan menjadi tidak layak dikonsumsi.
2. Warna Tidak Segar
Daging segar. /Foto: Unsplash.com/Kyle Mackie. |
Daging yang kedaluwarsa dapat dilihat secara sekilas dari tampilan warna yang tidak segar. Umumnya, daging yang masih segar memiliki warna merah dan tidak pucat.
Sedangkan ciri-ciri warna daging sapi yang tidak segar bisa ditandai dengan warna keabu-abuan atau coklat pekat. Meski tanda tersebut bukan berarti daging sudah tak layak konsumsi, namun kamu perlu memastikannya sebelum akan diolah.