Masih Bisakah Penderita Diabetes Konsumsi Roti? Ini Aturannya!
Suka sandwich, french toast, atau apa pun itu yang berkaitan dengan roti, tapi Beauties adalah penyandang diabetes? Banyak yang bilang, orang diabetes atau yang sedang berupaya mengontrol kadar gula darah jangan makan roti. Nanti, kadar gulanya bisa naik.
Apakah benar, penderita diabetes benar-benar tidak boleh mengonsumsi roti? Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, ada banyak jenis roti dengan kandungan karbohidrat dan kalori yang beragam.
Para ahli pun menyatakan bahwa tidak ada masalah mengonsumsi roti saat Beauties menderita diabetes asalkan memperhatikan beberapa hal berikut ini. Simak!
Banyaknya Roti yang Boleh Dikonsumsi Jika Menderita Diabetes
Banyaknya roti yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes/Foto: Pexels.com/Gul Isik
Mengutip EatingWell, Kitty Broihier, M.S., RD,LD, menyampaikan bahwa penderita diabetes boleh konsumsi roti selama hal itu masuk dalam batas perhitungan asupan karbohidrat.
Porsi karbohidrat harian bergantung pada kondisi masing-masing individu. Untuk memastikan pengelolaan kadar gula darah yang tepat, Beauties perlu menentukan jumlah porsi karbohidrat yang sesuai dengan berkonsultasi bersama ahli gizi.
Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membeli Roti
Hal yang perlu diperhatikan saat membeli roti/Foto: Magnific.com/Magnific
Ini sering dilupakan oleh sebagian orang, yakni membaca label informasi nilai gizi pada roti kemasan. Sepele, tetapi ini bisa menjadi biang kerok naiknya kadar gula darah tanpa disadari.
Menukil Everyday Health, penulis buku Diabetes: 365 Tips for Living Well, Susan Weiner, RD., CDCES., menjelaskan apa saja yang perlu diperhatikan oleh penderita diabetes pada label informasi nilai gizi suatu makanan, terutama roti.
1. Jumlah Serat
Makanan tinggi serat dikenal dapat mengurangi lonjakan gula darah, sehingga bermanfaat bagi pengidap diabetes. Weiner maupun Broihier sepakat bahwa penderita diabetes dapat mengonsumsi roti dengan catatan tinggi serat.
“Pilihan terbaik (jenis roti) adalah roti gandum utuh, dan sebaiknya yang mengandung setidaknya 3 gram serat, karena serat dapat memperlambat kecepatan penyerapan karbohidrat dalam roti serta mengurangi dampaknya terhadap kadar gula darah setelah makan,” ungkap Broihier.
2. Jumlah Karbohidrat dan Kalori
Memahami jumlah kalori dan karbohidrat dalam roti juga sama penting. Saat ingin membuat sandwich dengan dua lembar roti, misalnya, Beauties disarankan untuk memilih roti dengan kandungan tidak lebih dari 15 gram karbohidrat dan 100 kalori per lembarnya.
Jika kandungan karbohidrat dan kalorinya lebih tinggi, gunakan hanya satu lembar roti. Sebagai gantinya, bisa menggunakan selembar daun selada atau sayuran lain, saran Weiner.
|
Baca Juga : Cara Memasak Telur untuk Empaskan Perut Buncit
|
Makanan yang Perlu Ditambahkan Saat Ingin Konsumsi Roti
Makanan pendamping yang bisa ditambahkan saat konsumsi roti/Foto: Pexels.com/Amar Preciado
Yap, menambahkan makanan tertentu saat mengonsumsi roti adalah pilihan yang tepat demi kadar gula darah yang baik. Lantas, makanan apa sajakah itu? Makanan yang mengandung lemak sehat atau protein rendah lemak.
“Jika kamu ingin makan roti, sebaiknya sertakan sumber protein atau lemak, karena itu juga membantu mengatur respons glikemik,” ujar Broihier.
Kalau Beauties pecinta sandwich, bisa menambahkan bahan makanan seperti alpukat, salmon, dada ayam, hummus, keju, selai kacang, dan telur.
Sekarang sudah paham, bukan? Roti tidak harus dihindari 100% oleh penderita diabetes. Kuncinya adalah tetap membatasi porsinya dan imbangi dengan makanan sehat lainnya. Semoga membantu!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!