sign up SIGN UP

Masuki Usia 20-an, Pastikan Kamu Lakukan Cek Kesehatan Ini Ladies!

SETYADI!! | Beautynesia
Sabtu, 05 Oct 2019 02:30 WIB
Masuki Usia 20-an, Pastikan Kamu Lakukan Cek Kesehatan Ini Ladies!
caption
Meskipun belum terasa tanda-tanda tubuhmu bermasalah, tapi tak ada salahnya melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan tes kesehatan dini. Idealnya medical check-up dimulai sejak usia 21 tahun.

Usia 20an tahun sedang berada di fase semangat begitu membara dan proaktif. Merasa begitu enerjik dan penuh gairah karena kondisi badan begitu prima. Di usia itu, banyak tergerak untuk mencoba hal-hal baru seperti bepergian ke tempat-tempat menantang, bertemu orang-orang baru, dan lain sebagainya.

Meminjam kata Tan Malaka, di usia itu bisa saja tepat mengamini ungkapan, “Terbentur, terbentur, terbentuk.”

Tapi kondisi di mana kamu merasa muda dan menganggap hidupmu masih panjang itu, tak jarang justru membuatmu kurang begitu memedulikan problem dalam tubuh. Kerap kali, gaya hidup tak sehat juga sering dilakukan, seperti minum-minuman beralkohol, pulang larut malam, merokok, sampai begadang.

Meskipun belum terasa tanda-tanda tubuhmu bermasalah, tapi tak ada salahnya melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan tes kesehatan dini. Sebab, kalau menurut Dokter dari RS Sahid Sahirman Memorial Jakarta, Roy Panususan Sibarani menyampaikan, idealnya medical check-up dimulai sejak usia 21 tahun.

"Dulu periksa kesehatan biasanya ketika di usia 40 tahun. Tapi itu tidak bisa diterapkan saat ini, mengingat anak muda jaman sekarang memiliki gaya hidup yang berbeda dengan jaman dulu" kata Roy saat jumpa media "Your Body Buddy" yang diadakan oleh Prodia di Jakarta, kala itu.
Selain gaya hidup yang berubah, menurut Roy, saat ini banyak penyakit degeneratif yang biasanya diderita orang berusia lanjut, mulai diderita orang berusia muda.

"Biasanya diabetes diderita oleh orang berusia 40 tahun ke atas, sekarang bisa di bawah 30 tahun. Sudah terjadi pergeseran," tandasnya.

Ada juga sebutan lain, biasanya lebih rutin mengecek kendaraan daripada tubuh sendiri. Nah, bagi kamu yang berusia 20-an, yuk simak sebelum terlambat.
 



 


1. Kondisi Mata


Kondisi mata yang bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu, membuatmu wajib melakukan tes kesehatan mata.
 


Foto: Istimewa

Saat ini sebagian besar anak muda hampir setiap hari menghabiskan waktunya di depan layar televisi atau gadget. Meskipun tak merasa ada yang aneh dengan kondisi matamu, kebiasaan itu bisa membuat matamu lambat laun akan bermasalah.

Lakukan tes kesehatan mata, apalagi kalau kamu sudah sering merasa pandangan kabur, pusing, dan nyeri pada mata.
 


2. Kesehatan Gigi


Meskipun tidak merasakan sakit pada gigi, tak ada salahnya rutin mengecek kesehatan gigi dan mulut.
 


Foto: Istimewa

Kalau sejak kecil sering mendengar iklan pasta gigi yang menganjurkan kita untuk rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, akan tetapi imbauan itu jarang atau bahkan tidak pernah dilakukan.

Sebagai bagian tubuh yang setiap hari dipakai untuk mengunyah makanan sehingga rawan jadi sarang kuman, gigi dan mulut. Walaupun belum merasa sakit, biasakan rutin lakukan 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun sekali ya.
 


3. Cek Jantung


Mungkin bisa menelusuri ada atau tidak riwayat penyakit jantung di keluargamu. Syukur-syukur tidak ada. Meskipun tidak ada, tapi tetap perlu mengecek kolesterol untuk menghindari penyakit-penyakit mengancam di kemudian hari.
 


Foto: Istimewa

Cek kolesterol wajib kamu lakukan apalagi kalau keluargamu ada riwayat penyakit jantung. Ditambah gaya hidup dan diet yang terbilang tak sehat.

Kolesterol tinggi dapat mengundang berbagai penyakit seperti jantung dan stroke. Kalau perlu mintalah dokter untuk melakukan tes tambahan berupa tes lipoprotein. Karena tes ini dinilai lebih sensitif dibanding tes darah biasa. Lakukan setidaknya 5 tahun sekali.
 


4. Tes Penyakit Menular Seksual


Foto: Istimewa

Walaupun tak merasakan ada masalah sama organ reproduksimu, akan lebih baik kalau kamu tetap melakukan tes penyakit menular seksual. Terlebih bagi kamu yang sudah menikah dan aktif secara seksual. Ini penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit-penyakit seperti klamidia, gonorea, hepatitis atau sampai HIV. Jangan sampai ya.
 


5. Perhatikan Kondisi Kulit


Kebiasaan terpapar sinar matahari sering membuat kita was-was sama kondisi kulit. Cek kesehatan kulitmu sebelum berkembang menjadi sel kanker yang ganas.
 


Foto: Istimewa

Paparan sinar UV secara terus menerus akan membuat kulitmu bermasalah. Perhatikan jika ternyata ada bercak atau flek kehitaman pada kulitmu. Bisa jadi itu awal dari berkembangnya sel kanker. Tapi walaupun belum ada tanda-tandanya, nggak ada salahnya kok kamu melakukan skin cancer screening.
 


6. Bicara Payudara


Payudara merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan. Buat para wanita, jangan abai sama kondisi payudaramu ya. Karena biasanya kanker payudara juga bisa berkembang pada wanita usia 20-an.


Foto: Istimewa

“SADARI” atau periksa payudara sendiri, wajib kamu lakukan secara rutin di rumah. Terlebih bagi kamu yang berusia 20-an, karena biasanya kanker payudara berkembang di usia-usia tersebut. Bila perlu, kamu bisa melakukan tes mammografi untuk mendeteksi sel kanker yang berkembang di payudaramu. Biar gimanapun mencegah tentu lebih baik dari mengobati.
 


7. Tes Pap Smear


Foto: Istimewa

Selain kanker payudara, kanker serviks juga termasuk penyakit yang mengancam kehidupan wanita di dunia. Lakukan tes pap smear untuk mendeteksi adanya ketidaknormalan rahim atau kemungkinan kanker serviks berkembang. Anjurannya lakukan pemeriksaan pap smear 6 bulan sebelum usiamu 25 tahun. Setelah itu kamu bisa cek setiap 3 tahun sekali sampai usia 50-an.
 
Yuk, sayangi dirimu sejak dini.
 


(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id