Mengenal Washoku, Budaya Kuliner Tradisional Jepang yang Diakui UNESCO

Gita Welastiningtias | Beautynesia
Sabtu, 07 Nov 2026 20:00 WIB
Empat Ciri Washoku
Empat ciri washoku/foto: magnific.com

Ada banyak hal menarik yang bisa dipelajari terkait budaya Jepang salah satunya adalah Washoku yang menggambarkan budaya kuliner di negara tersebut. Washoku berkaitan dengan tradisi, musim, dan cara hidup masyarakat Jepang yang menarik perhatian dunia.

Secara singkat, Washoku adalah praktik sosial yang didasarkan pada keahlian, pengetahuan, praktik, dan tradisi yang berkaitan dalam produksi dan pengolahan makanan di Jepang. Untuk informasi selengkapnya mengenai budaya kuliner Jepang Washoku yang sudah diakui UNESCO, Beauties bisa simak penjelasannya di sini, yuk!

Apa Itu Washoku?

Apa itu washoku?Foto: magnific.com/jcomp

Mengutip Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries, Washoku berasal dari kata Wa yang berarti Jepang dan Shoku yang artinya makanan dalam Bahasa Jepang. Jika digabungkan Washoku adalah masakan Jepang yang memiliki keunikan tersendiri.

Hal ini karena biasanya warga setempat mengambil bahan-bahan dari alam yang menggambarkan kondisi geografis negara tersebut. Pada bulan Desember 2013 silam, budaya Washoku berhasil masuk ke daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO dengan judul “Budaya Kuliner Tradisional Jepang.”

Empat Ciri Washoku

Empat ciri washoku/foto: magnific.com

Terdapat empat ciri Washoku yang penting diketahui, yaitu:

1. Beragam Bahan Segar dan Menghargai Cita Rasa Alami

Jepang adalah negara kaya dengan lautan dan pegunungan luas yang menyimpan sumber daya melimpah. Dalam membuat makanannya, warga biasa menggunakan hasil alam daerahnya sendiri. Mereka kemudian mengolahnya dengan teknik masak dan peralatan tertentu yang menghasilkan cita rasa alami.

2. Bentuk Ekspresi Keindahan Musim dan Alam di Jepang

Ciri Washoku Jepang adalah makanan yang dihasilkan merupakan ekspresi dari keindahan musim dan alam negara tersebut. Biasanya ada bahan yang muncul di musim tertentu seperti bunga dan daun musiman yang digunakan untuk membuat makanan.

3. Keseimbangan Nutrisi yang Mendukung Pola Makan Sehat

Ciri Washoku berikutnya adalah makanan yang dihasilkan harus mengutamakan keseimbangan nutrisi yang mendung gaya hidup sehat. Biasanya, warga menyajikan sup dan nasi sebagai hidangan utama dengan tambahan daging, ikan, dan sayuran seperti jamur dan rumput laut.

Standar makanan ini dikenal dengan “satu sup tiga hidangan atau ichiju-sansai” yang memiliki nutrisi seimbang. Inilah yang menjadikan Jepang sebagai salah satu negara dengan harapan hidup terpanjang dan tingkat obesitasnya rendah.

4. Berkaitan dengan Acara Tahunan

Budaya kuliner Washoku berkaitan erat dengan acara tahunan dan ritual kehidupan yang mempererat hubungan keluarga dengan berbagi makanan dari alam. Mengutip dari situs UNESCO, Washoku biasanya terlihat saat merayakan Tahun Baru.

Pada awal tahun, masyarakat Jepang melakukan berbagai persiapan untuk menyambut dewa-dewa yang akan datang. Mereka akan membuat kue beras, menyiapkan makanan khusus, dan hidangan dengan hiasan indah dengan makna tertentu. Kemudian mereka meletakkan semua makanannya di peralatan makan yang sudah ditentukan.

Itulah penjelasan singkat mengenai tradisi kuliner Jepang Washoku yang sudah diakui oleh UNESCO sejak 2013. Semoga bermanfaat ya, Beauties!

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE