Minuman Terbaik untuk Mendukung Kesehatan Kognitif Otak
Otak bekerja sepanjang hari untuk mengingat, berpikir, memecahkan masalah, hingga menjaga fokus, Beauties. Karena itu, pilihan minuman sehari-hari juga dapat ikut mendukung kesehatan kognitif otak.
Bukan cuma soal makanan bergizi, hidrasi juga berperan penting dalam menjaga fungsi mental tetap optimal. Nah, dari berbagai pilihan yang tersedia, kopi menjadi salah satu minuman yang terus menarik perhatian karena kandungan kafein dan antioksidannya.
Bahkan, Peter Gliebus, M.D., seorang dokter spesialis neurologi, menjelaskan bahwa otak membutuhkan hidrasi yang cukup agar dapat berfungsi dengan baik. Menurutnya, dehidrasi ringan sekalipun dapat mempengaruhi fokus, kewaspadaan, memori, suasana hati, serta kemampuan mental secara keseluruhan.
Lalu, mengapa kopi begitu menarik untuk dibahas? Yuk, lihat tiga manfaatnya berikut ini dilansir dari Eating Well!
Membantu Meningkatkan Kewaspadaan dan Fokus
Bantu Tingkatkan Kewaspadaan/Foto: Magnific
Pernah merasakan pikiran lebih segar setelah menyeruput kopi di pagi hari? Kiran Bath, M.D., dokter spesialis neurologi, menjelaskan bahwa sensasi tersebut bukan sekadar sugesti, karena kafein memang memiliki efek yang berkaitan dengan kewaspadaan dan perhatian.
Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, yaitu senyawa yang semakin menumpuk sepanjang hari dan membuat tubuh merasa mengantuk.
Dengan menahan rasa kantuk tersebut, kopi dapat membantu kamu tetap terlibat dalam aktivitas yang membutuhkan fokus lebih lama. Misalnya, ketika belajar, menyelesaikan pekerjaan detail, atau mengikuti rapat panjang yang membutuhkan perhatian penuh.
Jadi, kalau kamu sedang membutuhkan dorongan fokus, secangkir kopi bisa menjadi pilihan yang menarik. Namun, tetap perhatikan jumlah konsumsinya agar manfaatnya tidak berubah menjadi gangguan tidur.
Memberikan Antioksidan untuk Mendukung Sel Otak
Mengandung Antioksidan untuk Mendukung Sel Otak/Foto: Magnific
Ternyata, kopi tidak hanya mengandalkan kafein untuk memberikan manfaat. Menurut Kiran Bath, M.D., minuman ini juga mengandung polifenol dan antioksidan yang dapat mendukung fungsi tubuh, termasuk yang berkaitan dengan otak.
Kedua proses tersebut penting diperhatikan karena stres sel dan peradangan yang berlangsung terus-menerus dianggap berkaitan dengan penuaan kognitif.
Menariknya, sebuah penelitian observasional pada orang lanjut usia dengan fibrilasi atrium menemukan hubungan antara konsumsi kopi yang lebih tinggi dengan skor kinerja kognitif yang lebih baik. Penelitian tersebut juga menemukan kadar penanda peradangan tertentu, termasuk IL-6, yang lebih rendah.
Namun, hasil tersebut berasal dari kelompok tertentu sehingga tidak bisa langsung diterapkan kepada semua orang. Meski begitu, temuan ini memberikan gambaran menarik mengenai potensi kopi dalam mendukung kesehatan kognitif otak.
Konsumsi Moderat Dikaitkan dengan Risiko Penurunan Kognitif Lebih Rendah
Risiko Penurunan Kognitif Lebih Rendah/Foto: Magnific
Nah, bagian ini mungkin yang paling menarik buat kamu, Beauties. Sejumlah penelitian berskala besar menemukan hubungan antara konsumsi kopi dalam jumlah moderat dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah.
Jon Stewart Hao Dy, M.D., FPNA, seorang dokter neurologi dan anggota Philippine Neurological Association, mengatakan bahwa konsumsi kopi secara moderat, sekitar dua hingga tiga cangkir per hari atau 200 hingga 300 miligram kafein, secara konsisten dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah.
Salah satu penelitian prospektif mengikuti 131.821 orang hingga 43 tahun. Hasilnya menunjukkan konsumsi kopi berkafein yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko demensia yang lebih rendah, dengan hubungan paling kuat terlihat pada konsumsi sekitar dua hingga tiga cangkir per hari.
Meta-analisis lain yang melibatkan 389.505 peserta juga menemukan arah yang serupa. Konsumsi kopi secara moderat berkaitan dengan risiko gangguan kognitif yang lebih rendah, dengan manfaat yang terlihat paling tinggi sekitar 2,5 cangkir per hari.
Meski begitu, Beauties perlu memahami bahwa penelitian tersebut bersifat observasional. Artinya, penelitian menunjukkan adanya hubungan, bukan membuktikan bahwa kopi secara langsung mencegah penurunan kognitif.
Jadi, apakah kopi bisa disebut minuman terbaik untuk mendukung fungsi otak? Kopi memang memiliki sejumlah kandungan dan manfaat potensial yang menarik, terutama ketika dikonsumsi secara moderat.
Namun, jangan lupa bahwa kesehatan otak tidak hanya ditentukan oleh satu jenis minuman. Hidrasi yang cukup, pola makan seimbang, tidur berkualitas, serta kebiasaan hidup sehat tetap menjadi bagian penting yang perlu kamu perhatikan.
Kalau kamu memang penikmat kopi, secangkir kopi harian bisa menjadi bagian dari rutinitas yang menyenangkan. Yang terpenting, nikmati secara bijak dan sesuaikan dengan respons tubuhmu sendiri, ya, Beauties!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!