Musim Hujan Tiba, Ini Penyakit Kulit yang Wajib Bikin Kamu Waspada

Fauziana Hilda | Beautynesia
Jumat, 15 Nov 2019 13:00 WIB
Musim Hujan Tiba, Ini Penyakit Kulit yang Wajib Bikin Kamu Waspada
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/4480b5279ce8b615832b95d9e832e1bc.jpeg
Akhir tahun, musim hujan tiba, Ladies. Kamu harus waspada, enggak cuma karena hujan akan menghambat berbagai aktivitas, tapi juga membawa berbagai penyakit, termasuk penyakit kulit. Penyakit kulit apa saja sih yang harus kamu waspadai selama musim hujan ini? Simak informasinya di artikel ini!

Memasukki musim hujan, tidak jarang beragam jenis penyakit mulai berdatangan dan menganggu kesehatan. Penyakit kulit salah satunya yang sangat rentan terjadi saat musim hujan. Genangan air yang dihasilkan dari hujan dapat terkontaminasi oleh bakteri atau virus, bahkan mengandung banyak spora jamur, dan lain sebagainya.

Bakteri dan virus ini dapat membuat daya tahan tubuh menjadi menurun, juga membuat banyak orang akan lebih mudah terserang penyakit kulit. Tidak hanya genangan air, pengendara motor yang mengunakan jas hujan juga bisa mendatangkan jamur di kulit. Sebab, jas hujan yang sering kita gunakan terus terkena terpaan air hujan dan air cipratan dari kendaraan lain.

Oleh sebab itu, jika terkena genangan air, dianjurkan untuk segera menggantinya. Jika tidak, ini akan membuat bakteri dan jamur lebih cepat berkembang biak yang dapat menyebabkan penyakit kulit. Berikut eberapa penyakit kulit saat musim hujan yang harus diwaspadai!

Kutu Air

source: cantik.tempo.co

Kutu air adalah penyakit kulit pertama yang harus diwaspadai, Ladies. Biasanya kutu air muncul ditandai dengan timbulnya ruam kemerahan yang lembap dan gatal di antara ibu jari atau jempol kaki. Kutu air bisa disebabkan akibat keringat, sepatu yang basah dan tertutup, dan tidak menggunakan alas kaki saat di tempat umum.

Untuk menghindari dan mencegah timbulnya kutu air di kulit, biasakan untuk selalu mencuci kaki dengan menggunakan sabun dan air hangat sehabis beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, pastikan untuk memilih alas kaki yang benar-benar kering. Hindari menggunakan alas kaki yang basah atau lembap agar terhindar dari tumbuhnya jamur di kulit.

Kulit merah-merah

Bagi yang memiliki kulit sensitif, biasanya rentan terkena penyakit kulit ini. Penyakit kulit ini disebabkan sering memakai pakaian yang basah sehabis terkena air hujan, sehingga menyebabkan munculnya merah-merah di kulit. Biasanya munculnya kemerahan ini terjadi pada area lipatan tubuh. Jika dibiarkan akan menyebabkan gatal yang berkepanjangan, serta iritasi pada kulit, bahkan bisa menjadi lecet dan nyeri di kulit.

Kurap

alodokter-kurap
source: alodokter.com

Kalau penyakit kulit yang satu ini disebabkan oleh timbulnya infeksi jamur di seluruh bagian tubuh, meliputi bokong, selangkangan, ketiak, tangan dan kaki, wajah, bahkan hingga kepala. Hampir sama seperti kulit kemerahan, penyakit kulit ini ditandai oleh ruam kemerahan berbentuk lingkaran yang sangat gatal dan terkadang dapat bersisik. 

Biasanya, penyebab timbulnya kurap adalah keringat berlebih dan kelembapan yang meningkat. Cara mencegah kurap adalah selalu menjaga kebershihan dengan menggunakan pakaian yang bersih setelah mandi, menjaga kuku tetap pendek, dan mencuci handuk dengan sabun dan air hangat. Perlu juga mandi secara teratur menggunakan sabun, ya.

Skabies atau Kudis

alodokter-kudis
source: alodokter.com

Skabies atau kudis merupakan penyakit kulit yang menular, lho. Penyakit kulit ini disebabkan oleh adanya infeksi parasit. Penyakit ini akan menular apabila terjadi kontak kulit secara langsung dengan si penderitanya.

Kudis akan menyebabkan gatal dan ruam di kulit. Jika kamu terkena kudis, kurangi penyebarannya dengan cara selalu mencuci semua pakaian dan kain yang kamu gunakan dengan menggunakan air hangat dan sabun. Setelah itu, keringkan pakaian dengan menggunakan suhu yang dingin.

Biang Keringat

Penyakit selanjutnya adalah biang keringat. Biang keringat biasanya terjadi saat musim panas, namun sebagian orang ada juga yang mengalaminya saat musim hujan. Kondisi ini disebabkan oleh adanya keringat berlebihan yang menyumbat pori-pori dan menimbulkan iritasi kulit. Munculnya biang keringat ditandai dengan timbulnya ruam kemerahan pada kulit yang mirip seperti jerawat.

Nah, untuk mencegahnya pastikan untuk mandi secara teratur, menggunakan pakaian yang kering dan berbahan katun, serta perhatikan suhu ruangan kamu. Minimnya ventilasi bisa memicu munculnya keringat yang bisa menyebabkan biang keringat.

Infeksi kuku

Saat musim hujan, jamur akan berkembang biak. Enggak hanya di kulit, tetapi juga kuku. Munculnya jamur akibat kelembapan ini akan menimbulkan infeksi kuku. Biasanya kondisi ini ditandai dengan gejala kuku yang mengalami perubahan warna, tampak rapuh, dan kasar. 

Infeksi kuku ini tidak hanya dapat menyebabkan perubahan kondisi kulit saja, tetapi juga bisa menimbulkan kemerahan, gatal, dan bengkak. Cara mencegah penyakit ini adalah dengan selalu menjaga kebersihan sebaik mungkin. Selalu mencuci tangan dan kaki agar tetap bersih dan menghindari bakteri masuk ke dalam kulit.

Jerawat

Kondisi yang lembap saat musim hujan juga bisa memicu produksi minyak berlebih pada kulit. Hal ini bisa memicu munculnya jerawat dikulit. Agar terhindar dari jerawat, bersihkan wajah secara teratur, Ladies. Gunakan air hangat dan pembersih wajah yang ringan. Jangan terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan dan hindari melakukan eksfoliasi wajah berlebihan agar jerawat tidak semakin parah.
 


(ebn/ebn)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE