sign up SIGN UP

Perhatikan Warna Urine Kamu untuk Mengetahui Kadar Dehidrasi Tubuh

Intan Dwi | Beautynesia
Jumat, 12 Jun 2020 16:00 WIB
Perhatikan Warna Urine Kamu untuk Mengetahui Kadar Dehidrasi Tubuh
caption

Urine atau air seni merupakan alat pengukuran yang berguna dan cukup akurat untuk kesehatan. Medis pun menggunakan urine untuk mengetahui adanya gangguan di organ tubuh. Setiap orang bisa melakukan tes urine untuk memeriksa kesehatan yang nantinya hasil dari test urine tersebut akan menunjukkan gejala awal dari penyakit tertentu.

Salah satu pemeriksaan yang dilakukan menggunakan urine adalah memeriksa kadar dehidrasi tubuh. Karena hidrasi sendiri membantu banyak fungsi tubuh dan memengaruhi segala sesuatu, mulai dari kognisi mental hingga kinerja seks.

Biasanya pemeriksaan kesehatan lain yang menggunakan urine dapat mengotori tangan, berbeda dengan pemeriksaan urine untuk mengetahui kadar dehidrasi. Memeriksanya kamu hanya perlu memperhatikan warna urine, cukup lihat warna urine di dalam toilet usai buang air kecil. Meskipun sedikit diencerkan oleh air, kamu enggak perlu khawatir karena pengukuran ini masih tetap berguna.

Buat kamu yang rajin memperhatikan perubahan warna urine setiap hari bahkan setiap jam, mungkin kamu bertanya-tanya apakah kadar dehidrasi kamu bagus atau buruk serta bagaimana cara mengatasinya jika itu buruk? Berikut ini warna urine yang wajib kamu tahu untuk mengetahui kadar dehidrasi tubuh kamu.

image
Bagan Warna Urine/healthline.com

Transparent

Warna yang pertama adalah transparan, jika warna urine kamu transparan artinya kamu overhydrating. Kalau warna urine kamu benar-benar transparan dan enggak ada warna rona kuning sama sekali, berarti kamu minum air putih lebih dari jumlah yang disarankan. Minum air putih memang sangat penting untuk kesehatan tubuh agar tetap terhidrasi. Tapi jika itu berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan tubuh kamu. Karena jika tubuh kelebihan air itu dapat mencairkan kadar elektrolit dalam tubuh. Meskipun hal ini jarang terjadi, tapi hal ini dapat menyebabkan keracunan air. Untuk mengatasinya, kamu cukup batasi mengonsumsi air dan ikuti jumlah air yang disarankan hingga warna urine kamu kembali berwarna kuning.

Lemonade to Light Beer

Jika warna urine kamu berwarna lemonade to light beer artinya tubuh kamu sudah terhidrasi optimal dan baik-baik saja. Jadi tetaplah konsumsi air sesuai jumlah yang disarankan agar tubuh kamu tetap terhidrasi optimal. Karena dengan air minum itulah cara yang paling tepat agar tubuh tetap terhidrasi. Selain konsumsi air, juga ada beberapa buah dan sayuran yang juga sebagai sumber air untuk tubuh. Buah dan sayuran yang bagus ada, tomat, timun, strawberry, kubis, timun jepang, selada dan melon.

Seorang Wanita Pergi ke Toilet untuk Memeriksa Warna Urine/freepik.comSeorang Wanita Pergi ke Toilet untuk Memeriksa Warna Urine/freepik.com/ Foto: detik

Amber

Jika warna urine kamu terlihat warna amber atau kuning kecoklatan-coklatan artinya kamu harus perbanyak minum air putih. Meskipun dengan warna urine yang seperti ini tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan, tapi jika tidak langsung minum air kamu bisa mengalami sedikit dehidrasi. Saat tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dibutuhkan, nantinya tubuh mulai tergantung pada kandungan air yang ada dalam tubuh. Dengan sedikit air untuk mencairkan, mineral dan bahan kimia yang terbentuk secara alami pada urine kamu menjadi lebih pekat.

Burnt Orange

Jika urine sudah terlihat berwarna orange gelap atau coklat, artinya kamu sudah mengalami dehidrasi parah dan harus perhatikan kadar air putih yang kamu konsumsi. Penyebab umum dehidrasi sendiri adalah muintah, demam dan diare yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak air dengan cepat. Dengan begitu perbanyak minum air putih dan cairan yang mengandung banyak elektrolit.

Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, bawalah botol yang berisi air putih kemanapun, kurangi konsumsi kafein dan alkohol, minum air yang banyak sebelum olahraga dan kurangi makanan yang terlalu asin dan manis.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id