Banyak orang berharap berat badan turun saat Ramadan karena waktu makan lebih terbatas. Namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan. Padahal, secara jika dipikir, umumnya orang yang berpuasa tidak makan selama kurang lebih 13 jam di siang hari. Lalu, kenapa timbangan malah bertambah?
Ternyata, bukan puasanya yang jadi masalah, melainkan kebiasaan saat berbuka dan sahur. Tanpa sadar, pola makan dan gaya hidup selama Ramadan bisa membuat asupan kalori berlebihan dan aktivitas fisik menurun. Berikut lima kebiasaan yang sering jadi penyebab berat badan naik saat puasa.
1. Kalap Saat Berbuka
|
Kalap saat berbuka/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio |
Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya wajar jika ingin makan banyak saat azan magrib berkumandang. Sayangnya, kebiasaan “balas dendam” ini sering membuat kita kalap.
Biasanya dimulai dari takjil manis, dilanjutkan gorengan, lalu makan besar dalam porsi penuh. Dalam waktu singkat, tubuh menerima lonjakan kalori yang cukup tinggi. Padahal, perut yang kosong seharian cenderung membuat kita sulit mengontrol porsi.
Solusinya, kamu perlu buka puasa secara bertahap. Awali dengan air putih dan makanan ringan secukupnya, beri jeda sebelum makan utama. Dengan begitu, tubuh punya waktu memberi sinyal kenyang sehingga kita tidak makan berlebihan.