Sahur Tanpa Nasi Bisa dengan Ubi Jalar, Ini 5 Manfaatnya

Ayu Novia | Beautynesia
Selasa, 10 Mar 2026 18:30 WIB
3. Kaya Vitamin A dan Antioksidan untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Ilustrasi tubuh sehat/Foto : Freepik/ Jcomp

Beauties, bosan dengan menu sahur yang itu-itu saja? Atau mungkin kamu ingin mencoba variasi sumber karbohidrat selain nasi agar tubuh tetap berenergi sepanjang hari puasa? Mengganti dengan ubi bisa menjadi jawabannya.

Ubi sudah lama dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat kompleks terbaik. Dibandingkan nasi putih, ubi jalar menawarkan kombinasi nutrisi yang lebih lengkap, mulai dari serat, vitamin, mineral, hingga antioksidan yang sangat bermanfaat untuk mendukung tubuh berpuasa seharian.

Simak manfaat ubi jalar sebagai pengganti nasi saat sahur di sini, yuk!

1. Sumber Karbohidrat Kompleks untuk Energi Tahan Lama

ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks berupa rangkaian panjang molekul gula yang diproses tubuh secara perlahan. Proses pencernaan yang lambat ini mencegah lonjakan gula darah yang tajam dan menghasilkan pasokan energi yang lebih stabil dan berkelanjutan

Ilustrasi lapar/Foto: Freepik/Freepik

Salah satu tantangan terbesar saat sahur adalah memilih makanan yang bisa membuat tubuh tetap berenergi dari pagi hingga waktu berbuka. Di sinilah ubi unggul dibandingkan nasi putih biasa.

Melansir WebMD, ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks berupa rangkaian panjang molekul gula yang diproses tubuh secara perlahan. Proses pencernaan yang lambat ini mencegah lonjakan gula darah yang tajam dan menghasilkan pasokan energi yang lebih stabil dan berkelanjutan, yang sangat ideal untuk menopang aktivitas selama berjam-jam berpuasa.

Berbeda dengan nasi putih yang karbohidratnya lebih sederhana dan cepat diserap, ubi jalar memberi rasa kenyang lebih lama sehingga kamu tidak mudah merasa lapar di tengah hari puasa.

2. Tinggi Serat untuk Menjaga Pencernaan Tetap Sehat

Tidak seperti ubi jalar biasa, ubi ungu memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap penurunan fungsi otak. Ia juga membantu menjaga keseimbangan bakteri usus yang berperan dalam mendukung daya ingat dan kemampuan berpikir.

Ubi jalar/Foto: Freepik/jcomp

Salah satu keunggulan ubi jalar dibandingkan nasi adalah kandungan seratnya yang jauh lebih tinggi. Serat sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap berjalan dengan baik. 

Laman Medical News Today mengatakan, kandungan serat dalam ubi jalar dapat membantu mencegah sembelit dan mendukung keteraturan buang air besar untuk saluran pencernaan yang sehat. Selain itu, ubi jalar juga mengandung prebiotik berupa oligosakarida yang membantu meningkatkan keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Konsumsi serat yang cukup saat sahur juga membantu memperlambat penyerapan makanan di usus, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.

3. Kaya Vitamin A dan Antioksidan untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Ubi jalar merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik untuk mendukung imunitas tubuhmu.

Ilustrasi tubuh sehat/Foto : Freepik/ Jcomp

Saat berpuasa, daya tahan tubuh perlu dijaga ekstra karena pola makan dan waktu tidur yang berubah. Ubi jalar merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik untuk mendukung imunitas tubuhmu.

Melansir Healthline, ubi jalar terutama varietas berwarna oranye adalah salah satu sumber beta karoten alami terkaya. Beta karoten diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang penting untuk mendukung sistem imun yang sehat. Kadar vitamin A yang rendah dalam darah dikaitkan dengan berkurangnya kemampuan imun tubuh dalam melawan ancaman penyakit. Satu cangkir ubi jalar panggang dengan kulitnya bahkan menyediakan lebih dari dua kali lipat kebutuhan rata-rata orang dewasa akan beta karoten per hari.

Selain vitamin A, ubi jalar juga kaya vitamin C. Pada satu ubi jalar ukuran sedang yang dipanggang mengandung sekitar 25 persen kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

4. Membantu Menstabilkan Kadar Gula Darah

Ubi jalar dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Ilustrasi cek gula darah/Foto: Freepik/jcomp

Lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis saat berpuasa bisa menyebabkan tubuh cepat lemas, mudah mengantuk, dan sulit berkonsentrasi. Ubi jalar dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Mengutip WebMD, senyawa dalam ubi jalar berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah. Ketika direbus, ubi jalar tergolong makanan dengan indeks glikemik rendah, yang berarti tidak akan meningkatkan gula darah secepat makanan dengan indeks glikemik tinggi. Ini menjadikannya pilihan yang lebih baik dibandingkan nasi putih untuk menjaga kestabilan energi selama berpuasa.

Cara memasak ubi jalar sangat memengaruhi indeks glikemiknya. Merebus atau mengukus ubi jalar menghasilkan indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan memanggang atau menggorengnya. Karena itu, untuk sahur, disarankan mengonsumsi ubi jalar yang direbus atau dikukus.

 

5. Kaya Kalium dan Mineral untuk Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Ubi jalar adalah salah satu sumber mineral yang sangat baik.

Ilustrasi ubi jalar/Foto: Freepik.com/stockking

Saat berpuasa seharian, tubuh tidak mendapat asupan cairan dan elektrolit dari luar. Karena itu, memastikan cadangan mineral yang cukup saat sahur menjadi sangat penting. Ubi jalar adalah salah satu sumber mineral yang sangat baik.

Mengutip WebMD, ubi jalar mengandung kalium dan magnesium, yakni dua elektrolit yang hilang melalui keringat. Tubuh membutuhkan keseimbangan elektrolit ini untuk menjaga hidrasi yang tepat. Dengan mengonsumsi ubi jalar saat sahur, kamu membantu mengisi cadangan elektrolit tubuh sebelum memulai hari puasa yang panjang.

Kandungan mineral yang lengkap dalam ubi jalar ini menjadikannya pelengkap sahur yang jauh lebih bergizi dibandingkan nasi putih yang lebih miskin mineral. Kombinasi kalium, magnesium, dan serat dalam ubi jalar bekerja bersama untuk menjaga tubuh tetap nyaman dan bertenaga sepanjang hari.

Beauties, itu dia lima manfaat ubi jalar sebagai pengganti nasi saat sahur. Tips mengonsumsinya adalah direbus atau dikukus, bukan digoreng. Kamu bisa menyajikannya sebagai pengganti nasi, dipadukan dengan sumber protein seperti telur atau tahu, serta sayuran hijau untuk menu sahur yang lengkap dan bergizi. Selamat mencoba!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE