Seberapa Sering Makan Telur agar Manfaatnya Maksimal?

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Selasa, 01 Sep 2026 10:00 WIB
Manfaat Telur untuk Kesehatan
Manfaat Telur untuk Kesehatan/Foto: Magnific

Seberapa sering makan telur sebenarnya menjadi pertanyaan yang cukup menarik, terutama karena telur hampir selalu hadir dalam menu sehari-hari. Selain mudah diolah, makanan ini juga punya kandungan nutrisi yang membuatnya sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Dalam satu butir telur, terdapat protein, lemak, kolin, antioksidan, serta berbagai asam amino yang dibutuhkan tubuh. Bahkan, telur juga mengandung leusin, yaitu asam amino yang berperan dalam proses pembentukan protein otot.

Tidak hanya itu, telur juga cukup mengenyangkan sehingga bisa membantu kamu mengatur asupan makanan pada waktu berikutnya. Kandungan nutrisinya turut membuat telur dikaitkan dengan berbagai manfaat, mulai dari mendukung otot hingga menjaga fungsi kognitif.

Namun, bukan berarti semakin banyak telur yang dikonsumsi akan memberikan manfaat semakin besar. Jumlah makan telur tetap perlu diperhatikan, terutama karena telur juga mengandung kolesterol, sehingga porsinya sebaiknya disesuaikan dengan pola makan secara keseluruhan.

Dilansir dari Verywell Health, ini penjelasan mengenai seberapa sering makan telur dan manfaatnya!

Seberapa Sering Makan Telur?

Batas Konsumsi Telur/Foto: Magnific

Secara umum, kamu dapat mengonsumsi hingga lebih dari satu butir telur per hari. Rekomendasi ini mempertimbangkan kandungan kolesterol dalam telur, sekaligus berbagai nutrisi yang membuatnya tetap bernilai dalam pola makan harian.

Penelitian sebelumnya memang sempat mengaitkan konsumsi telur, terutama kuning telur, dengan peningkatan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung. Namun, penelitian yang lebih baru di Journal of the American College of Nutrition justru tidak menemukan hubungan signifikan antara konsumsi telur dan kematian akibat penyakit jantung.

Meski begitu, jumlah telur tetap perlu diperhatikan karena satu butir telur mengandung sekitar 186 miligram kolesterol. Penelitian berjudul Dietary Intakes of Eggs and Cholesterol in Relation to All‐Cause and Heart Disease Mortality: A Prospective Cohort Study menunjukkan bahwa hubungan antara kolesterol dari makanan dan penyakit jantung dapat berbeda berdasarkan jumlah konsumsi hariannya.

Ketika asupan kolesterol masih di bawah 250 miligram per hari, risikonya cenderung lebih rendah. Namun, hubungan tersebut dapat berubah ketika konsumsi kolesterol melebihi 250 miligram setiap harinya.

Karena itu, bukan hanya jumlah makan telur yang perlu kamu perhatikan. Makanan lain yang dikonsumsi sepanjang hari juga berpengaruh, terutama jika kamu sering memilih makanan dengan kandungan kolesterol tinggi.

Manfaat Telur untuk Kesehatan

Manfaat Telur untuk Kesehatan/Foto: Magnific

Telur bukan sekadar lauk sederhana yang mudah ditemukan di dapur. Kandungan protein, antioksidan, kolin, asam amino, dan berbagai nutrisi lainnya membuat telur cukup menarik untuk melengkapi pola makan.

Berikut beberapa manfaat makan telur yang didukung oleh penelitian:

  • Membantu menurunkan risiko stroke: Salah satu meta-analisis yang dipublikasikan di Journal of the American College of Nutrition menemukan bahwa konsumsi hingga satu telur setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko stroke sebesar 12%. Kandungan protein dan antioksidan dalam telur diduga berperan dalam manfaat tersebut.
  • Mendukung pembentukan protein otot: Satu telur matang mengandung sekitar 6,5 gram protein dan menjadi sumber leusin, yaitu asam amino yang berperan dalam sintesis protein otot. Satu telur menyediakan sekitar 500 miligram leusin untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Mendukung daya ingat dan kesehatan kognitif:  Penelitian yang dipublikasikan di Human Nutrition Diet Journal menunjukkan konsumsi satu telur sehari berkaitan dengan risiko penurunan kognitif yang lebih rendah. Telur juga mengandung kolin, antioksidan, triptofan, serta asam lemak tertentu yang mendukung fungsi otak.
  • Membantu membuat kenyang lebih lama: Konsumsi telur secara rutin dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga asupan energi pada waktu makan berikutnya berpotensi lebih rendah. Efek ini terutama terlihat ketika telur menggantikan makanan dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi.

Telur bisa menjadi bagian dari pola makan yang seimbang selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Jadi, kamu tetap bisa menikmati telur tanpa harus mengkhawatirkannya secara berlebihan, ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE