Sering Konsumsi Bubble Tea? Hati-hati, Efek Kesehatan Ini Menghantui!
Bubble Tea merupakan salah satu jenis minuman yang berasal dari Taiwan. Minuman ini menjadi cukup populer dikalangan masyarakat beberapa tahun terakhir. Yang bikin beda dari minuman lain adalah bubble atau boba yang ditaruh sebagai campuran dari minuman ini. Jadi, selain menghilangkan haus dan dahaga, Bubble Tea ini cukup bisa mengenyangkan perut.
Namun, dilansir dari beberapa riset kesehatan, para dokter menyimpulkan bahwa minuman boba atau bubble tea ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Apa saja dampak tersebut? Berikut ulasannya!
1. Menyebabkan Peningkatan Berat Badan
Foto: IstimewaEfek kesehatan pertama yang akan dialami, apabila terlalu sering mengkonsumsi Bubble Tea adalah peningkatan berat badan. Hal ini disebabkan karena jenis minuman ini terbuat dari sirup dan pemanis buatan. Dua aspek tersebut menyebabkan 1 gelas Bubble Tea mengandung kalori yang cukup tinggi. Belum lagi kalori dari susu. Tidak heran jika berat badanmu akan meningkat drastis jika terlalu sering mengkonsumsi minuman boba. Bahkan, cenderung beresiko mengarah ke obesitas dan trigliserida.
2. Penyebab Penyakit Kanker
Foto: IstimewaSeorang peneliti dari Jerman, di University Hospital Aachen, menemukan fakta bahwa, dalam setiap 1 butir boba, terdapat jejak bifenil aspoliklorinasi atau PCB. PCB sendiri merupakan zat yang menjadi penyebab kanker pada tubuh seseorang. Kemudian, zat tersebut juga berdampak buruk untuk kesehatan lainnya seperti penurunan sistem kekebalan tubuh, saraf serta reproduksi.
3. Kadar Gula Tinggi, Resiko Diabetes Tipe 2
Foto: IstimewaKamu perlu tau bahwa, di dalam 1 gelas Bubble Tea, umumnya mengandung 34 gr gula. Padahal, dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah menetapkan bahwa 50 gr gula yang dikonsumsi per hari sudah lebih dari cukup. Maka dari itu bisa disimpulkan, mengkonsumsi 1 gelas minuman boba saja, sudah memenuhi lebih dari 50% kebutuhan gula.
Belum lagi ditambah kandungan gula yang terdapat di makanan lain, seperti nasi, dan lain-lain. Oleh karena itu, Bubble Tea beresikoa meningkatkan resiko terjadikan resistensi insulin, yang pada akhirnya menyebabkan Diabetes tipe 2.
4. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Foto: IstimewaTerakhir, kosumsi Bubble Tea terlalu sering dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan. Seperti misalnya perut kembung, nyeri serta kram. Hal ini disebabkan karena zat tambahan yang ada didalam boba, bernama guar gum. Zat itu membuat boba tetap mengembang dan menempel meski direndam dalam air.
Kemudian, sembelit. Boba yang terbuat dari tepung tapioka tersebut, ternyata cukup sulit untuk dicerna oleh tubuh. Sehingga apabila kamu terlalu sering mengkonsumsinya, siap-siap saja mengalami sembeli seharian penuh.