sign up SIGN UP

Stroke Bisa Dicegah, Cek Saran Dokter yang Bisa Kita Lakukan Sejak Muda Berikut

Fina Prichilia | Beautynesia
Selasa, 06 Sep 2022 18:32 WIB
Stroke Bisa Dicegah, Cek Saran Dokter yang Bisa Kita Lakukan Sejak Muda Berikut
Jakarta -

Stroke merupakan penyakit yang kerap diasosiasikan pada orang lanjut usia. Ternyata juga bisa terjadi pada anak muda, Beauties. Merupakan penyakit serius dan mengancam nyawa, berikut kamu perlu mengetahui penyakit ini lebih jauh, yuk!

Jenis-jenis Stroke

Stroke itu sendiri ternyata ada beberapa jenisnya, Beauties. Mengutip P2tm (Pencegahan dan Pengendalian Pengendalian Penyakit Tidak Menular) Kementerian Kesehatan, ada stroke iskemik (stroke sumbatan) dan ini yang paling sering terjadi, serta ada stroke hemoragik (berdarah).

Stroke Iskemik

Jenis stroke ini dapat dibagi menjadi stroke emboli (bekuan darah yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar yang terangkut menuju otak), dan stroke trombotik (bekuan darah yang terbentuk di dalam pembuluh arteri yang mensuplai darah ke otak).

Stroke Hemoragik (Stroke Berdarah)

Jenis stroke ini juga dapat dibagi menjadi dua jenis antara lain:

- Perdarahan Intraserebral: Pecahnya pembuluh darah dan darah masuk ke dalam jaringan yang menyebabkan sel-sel otak mati sehingga berdampak pada kerja otak berhenti. Penyebab tersering adalah hipertensi.

- Perdarahan Subarachnoid: Pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak dan darah bocor di antara otak dan tulang tengkorak. Penyebabnya bisa berbeda-beda, tetapi biasanya karena pecahnya aneurisma.

Medical illustration of a brain with stroke symptomsIlustrasi stroke/ Foto: Getty Images/iStockphoto/peterschreiber.media

Stroke Dapat Dicegah

Stroke menurut WHO merupakan gejala-gejala defisit fungsi saraf yang diakibatkan penyakit pembuluh darah otak. Gejalanya antara lain: kelumpuhan wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar atau tidak jelas, perubahan kesadaran, hingga gangguan penglihatan.

Saat seseorang terkena stroke, maka bisa menurunkan kualitas hidupnya. Namun rupanya menurut dr. Lily S. Sulistyowati, MM., dikutip dari p2tm.kemkes, dibanding mengobati akan lebih baik bila mencegahnya sejak dini.

Kamu perlu tahu 90% stroke berhubungan dengan 10 faktor risiko utama. Sehingga bila seseorang memiliki diabetes, gangguan jantung atau riwayat stroke, maka kamu wajib menanyakan ke dokter mengenai faktor risiko dan bagaimana cara pencegahannya.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id