Tanpa Sadar Sering Dilakukan ke Diri Sendiri, 5 Hal Ini Justru Bisa Merusak Mental, Lho!

Shinta Khoiru Nikmah | Beautynesia
Senin, 28 Mar 2022 21:15 WIB
Tanpa Sadar Sering Dilakukan ke Diri Sendiri, 5 Hal Ini Justru Bisa Merusak Mental, Lho!
Hal-hal negatif bisa merusak mental/ Foto: freepik.com/tirachardz

Beauties, perlu kamu pahami bahwa kalimat-kalimat yang terlontar dari mulut bisa menjadi sugesti. Itu alasannya kamu disarankan untuk melakukan afirmasi dengan kalimat positif agar bisa jadi motivasi ke diri sendiri.

Sayangnya, terkadang kamu tidak sadar sering mengucapkan kalimat negatif ke diri sendiri. Bahayanya, kalimat negatif tersebut bisa saja merusak mental lho. Agar tidak terulang, kamu perlu kenali kalimat negatif apa saja yang mungkin sering kamu ucapkan ke diri sendiri.

Apa saja kalimat negatif tersebut?

Kritik Keras ke Diri Sendiri

Kritik keras ke diri sendiri
Kritik keras ke diri sendiri/ Foto: freepik.com/drobotdean

Mengkritik diri sendiri mungkin terdengar normal, terlebih jika apa yang kamu lakukan tidak sesuai dengan rencana. Namun terkadang kamu terlalu keras mengkritik diri sendiri dengan mengucapkan beberapa kalimat negatif. Kalimat negatif seperti 'duh, bodoh banget sih aku.' atau 'konyol sekali presentasiku tadi' adalah beberapa contoh kalimat negatif yang merupakan kritik keras terhadap diri sendiri.

Melansir dari laman Thirteen Thoughts, kritikan keras terhadap diri sendiri bisa saja menimbulkan kecemasan sosial dalam diri. Perlu diketahui, kritik keras terhadap diri sendiri tidak akan mengubah apapun. Alih-alih memberi kritik keras, kamu bisa memperbaiki tindakan yang kamu lakukan.

Menyalahkan Diri Sendiri Secara Berlebihan

Menyalahkan diri sendiri
Menyalahkan diri sendiri/ Foto: freepik.com/rawpixel.com

Pernahkah kamu melontarkan kalimat yang bertujuan untuk menyalahkan diri sendiri? Kalimat yang terdengar seperti, 'seharusnya aku tidak melakukan hal itu' atau 'seandainya aku tidak melakukan hal itu'.

Kalimat-kalimat tersebut dengan tegas menyalahkan diri sendiri atas kesalahan atau penyesalan yang kamu buat. Perlu dipahami, bahwa melansir dari laman Psychology Today, menyalahkan diri sendiri adalah salah satu bentuk pelecehan emosional yang paling beracun.

Hal tersebut memperkuat kekurangan yang kita rasakan, baik nyata atau imajiner, dan melumpuhkan kita bahkan sebelum kita dapat mulai bergerak maju. Satu lagi, kamu perlu terima bahwa manusia tidak luput dari kesalahan ya, Beauties.

Membandingkan Diri Sendiri

Membandingkan diri sendiri
Membandingkan diri sendiri/ Foto: freepik.com/tirachardz

Sebagai manusia yang tidak sempurna, kita tentu sering membandingkan diri dengan orang lain. Sehingga terucap kalimat seperti 'seandainya aku pintar seperti dia' atau 'kenapa aku tidak sehebat dia', atau kalimat lain yang justru bisa membuatmu rendah.

Kalimat-kalimat tersebut tidak akan menolongmu. Justru kalimat tersebut semakin membuatmu tidak percaya diri dengan kelebihan yang kamu miliki. Setiap manusia tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun perlu kamu ingat, jangan jadikan kekuranganmu sebagai kelemahan dan kembangkanlah kelebihan yang kamu miliki.

Kalimat Overthinking

Overthinking
Overthinking/ Foto: freepik.com/jcomp

Overthinking sepertinya sedang rentan menjangkiti para kaum muda akhir-akhir ini. Kalimat seperti 'apakah dia tidak suka denganku?' atau 'bagaimana jika mereka tidak suka padaku?' yang mungkin sedang menari-nari di pikiranmu menjadi tanda bahwa kamu sedang overthinking.

Sekiranya kamu merasa orang lain memiliki opini buruk tentangmu, maka tanyakanlah. Karena bisa saja pikiran tersebut hanya dugaanmu saja, sedangkan yang bersangkutan tidak ada maksud tertentu.

Membiarkan dirimu overthinking, melansir dari laman GoodRx Health, berkaitan dengan peningkatan stres, kecemasan, dan depresi. Untuk itu, mulailah berpikir positif ya, Beauties.

Overgeneralization

Overgeneralization
Overgeneralization/ Foto: freepik.com/tirachardz

Buat kamu yang belum paham apa itu overgeneralization, yakni tindakan menarik kesimpulan yang terlalu luas karena melebihi apa yang dapat disimpulkan secara logis dari informasi yang tersedia. Hal tersebut biasanya terjadi ketika kamu mengalami kejadian buruk secara berulang-ulang. 

Kemudian kamu menyimpulkan bahwa 'tidak ada satupun yang mengerti diriku' atau 'tidak ada satupun yang percaya atau peduli padaku'. Jika kamu membiarkan kalimat-kalimat tersebut menyerang dirimu, maka kamu bisa saja kehilangan harapan dan putus asa.

Alih-alih berkata kalimat yang negatif ke diri-sendiri, ada baiknya kamu ganti kalimat tersebut dengan kalimat yang positif. Sehingga kamu bisa lebih termotivasi dan bisa memecahkan masalah yang kamu hadapi.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE