Terapkah Langkah '5M' untuk Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 07 Sep 2026 10:00 WIB
Terapkah Langkah '5M' untuk Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau
Terapkah Langkah '5M' untuk Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Anak Krakatau/Foto: Magnific.com

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah mencapai sejumlah wilayah, termasuk Jakarta. Kondisi ini membuat masyarakat perlu lebih waspada, terutama jika abu mulai terlihat di sekitar tempat tinggal atau mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tidak panik dan mengikuti informasi dari sumber resmi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengimbau masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan waspada. Melalui unggahan Instagram pada Minggu (6/9), ia menyampaikan bahwa Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.

Lantas, apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan? Dilansir dari unggahan Instagram @dkijakarta, berikut protokol 5M untuk lindungi diri yang bisa kamu terapkan!

Memakai Masker, Terutama saat Harus Keluar Rumah

Memakai Masker/Foto: Magnific

Kalau abu vulkanik sudah mulai bertebaran, masker sebaiknya jangan cuma jadi barang yang dibawa di dalam tas. Kamu perlu benar-benar memakainya, terutama ketika harus keluar rumah atau berada di area yang masih terkena paparan abu.

Pastikan masker menutup hidung dan mulut dengan baik. Jangan sampai bagian hidung terbuka atau masker hanya menutupi dagu, ya, Beauties. Tujuannya adalah mengurangi paparan partikel abu yang bisa terhirup ketika kamu bernapas.

Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menunda aktivitas di luar ruangan sampai kondisi membaik. Dengan begitu, kamu tidak perlu terlalu lama berada di lingkungan yang penuh abu.

Menutup Pintu, Jendela, Makanan, dan Sumber Air

Tutup Pintu dan Jendela/Foto: Magnific

Begitu abu mulai masuk ke wilayah tempat tinggal, rumah juga perlu dibuat seaman mungkin dari paparan. Tutup pintu dan jendela untuk mengurangi kemungkinan abu dari luar masuk dan mengendap di dalam ruangan.

Bukan cuma pintu dan jendela yang perlu diperhatikan. Wadah makanan dan sumber air juga sebaiknya ditutup supaya abu tidak langsung jatuh ke dalamnya. Coba cek juga area rumah yang terbuka dan mungkin menjadi tempat abu berkumpul.

Kalau di rumah kamu menggunakan AC, perhatikan juga sistemnya. Hindari penggunaan AC yang mengambil udara langsung dari luar karena hal tersebut dapat membawa udara yang mengandung abu masuk ke dalam ruangan.

Memang agak merepotkan kalau harus lebih sering menutup rumah. Namun, saat abu vulkanik sedang menyebar, langkah kecil seperti ini bisa membantu mengurangi paparan yang tidak perlu.

Membatasi Aktivitas di Luar Ruangan

Batasi Aktivitas Outdoor/Foto: Magnific

Ada urusan di luar rumah yang sebenarnya bisa ditunda? Kalau bisa, tunggu sampai kondisi lebih aman. Membatasi aktivitas di luar ruangan menjadi langkah sederhana yang bisa kamu lakukan selama wilayah masih terdampak abu.

Semakin lama kamu berada di luar, semakin besar pula kesempatan untuk terpapar partikel abu. Apalagi kalau kondisi sedang berdebu dan abu mudah beterbangan akibat angin atau aktivitas kendaraan.

Namun, tentu saja tidak semua orang bisa bekerja atau beraktivitas dari rumah. Kalau memang harus keluar, gunakan masker dengan benar dan pertimbangkan memakai pelindung mata. Langkah ini terutama penting ketika abu terlihat cukup tebal atau beterbangan di udara.

Kamu juga bisa mengatur ulang kegiatan yang tidak terlalu penting. Misalnya, kalau biasanya olahraga pagi di luar rumah, untuk sementara pindahkan aktivitas tersebut ke dalam ruangan.

Intinya, cara melindungi diri dari abu vulkanik bukan berarti harus berhenti beraktivitas sepenuhnya. Kamu hanya perlu lebih selektif menentukan kapan harus keluar dan bagaimana melindungi diri ketika berada di luar.

Membersihkan Abu, Jangan Asal Disapu!

Bersihkan Debu dengan Seksama/Foto: Magnific

Melihat halaman atau teras penuh abu memang bikin tangan gatal ingin langsung mengambil sapu. Eits, tahan dulu, Beauties. Membersihkan abu vulkanik dalam kondisi kering justru bisa membuat partikelnya kembali beterbangan ke udara.

Karena itu, jangan langsung menyapu abu secara kering. Basahi secukupnya terlebih dahulu atau gunakan kain lembap, kemudian bersihkan secara perlahan. Cara ini membantu mengurangi abu yang beterbangan selama proses pembersihan.

Kamu juga tetap perlu memakai masker dan pelindung mata ketika membersihkan area yang terkena abu. Jangan sampai niatnya membersihkan rumah, tetapi kamu malah terlalu banyak terpapar abu saat proses tersebut.

Kalau abu sudah menumpuk di beberapa area, bersihkan secara bertahap. Tidak perlu terburu-buru menyelesaikan semuanya sekaligus, terutama jika abu masih beterbangan atau kondisi di luar belum memungkinkan.

Memantau Informasi dari Sumber Resmi

Pantau Informasi dari Sumber Resmi/Foto: Magnific

Terakhir, jangan sampai kamu hanya mengandalkan informasi dari grup chat atau unggahan yang belum jelas sumbernya. Saat kondisi gunung masih berstatus Siaga, perkembangan situasi bisa berubah sehingga informasi terbaru menjadi sangat penting.

Pantau informasi dari kanal resmi pemerintah dan instansi yang berwenang. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui perkembangan sebaran abu, imbauan keselamatan, hingga informasi mengenai wilayah yang perlu dihindari.

Kalau mendapatkan informasi yang belum jelas, sebaiknya jangan langsung meneruskannya. Cek terlebih dahulu sumber dan kebenarannya. Di tengah situasi seperti ini, satu informasi yang keliru bisa membuat orang lain mengambil keputusan yang salah.

Lima langkah tersebut menjadi bagian dari 5M untuk lindungi diri yang dapat dilakukan masyarakat saat wilayahnya terdampak sebaran abu. Tetap tenang tanpa mengabaikan kondisi sekitar.

Kalau wilayahmu mulai terdampak abu vulkanik, ikuti arahan dari pemerintah dan instansi berwenang, terutama jika ada imbauan untuk menghindari area tertentu. Stay safe, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE