sign up SIGN UP

Terinfeksi Kembali Usai Sembuh dari Covid-19, Apakah Akan Lebih Parah?

Fina Prichilia | Senin, 25 Oct 2021 18:00 WIB
Terinfeksi Kembali Usai Sembuh dari Covid-19, Apakah Akan Lebih Parah?
caption
Jakarta -

Saat ini sudah semakin banyak orang yang dinyatakan sembuh dari covid-19. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami long covid, atau kondisi tidak normal usai sembuh dari covid-19.

Bila kamu salah satu yang sudah sembuh total, tentu wajar bila kamu lagi berbahagia, Beauties. Tentu rasa tidak nyaman selama positif covid kemarin, masih kamu ingat betul.

Lantas, Kalau Sudah Sembuh Apakah Bisa Terinfeksi Kembali?

Mengutip unggahan WHO Indonesia, nyatanya beberapa orang telah terinfeksi ulang virus ini, seperti yang biasa terjadi dengan virus-virus lainnya, seperti flu.

Karena itu, penting diingat bahwa mereka yang sudah sembuh harus melakukan berbagai tindakan pencegahan agar nggak terinfeksi lagi.

Ketika kamu dicurigai atau positif terpapar COVID-19, jangan lupa cuci tangan sebelum bersentuhan dengan bayi, peralatan pompa ASI, dan peralatan minum bayi.Ilustrasi mencuci tangan untuk menghindari covid-19. /Foto: freepik/gpointstudio

Di antaranya dengan menjaga jarak fisik, mencuci tangan, menerapkan etiket batuk dan bersin, pakai masker dengan benar, juga memastikan ventilasi yang memadai.

Studi Ungkap Pasien Covid-19 Parah Berpotensi Kecil Alami Reinfeksi

Mengutip dari CNN Indonesia, terdapat penelitian yang mengungkap kalau potensi pasien dengan infeksi covid-19 parah, berisiko alami reinfeksi atau infeksi ulang sangat kecil. Yakni kurang dari 1 persen.

Dilansir dari Oxford University Press, peneliti melakukan analisis regresi logistik buat mengidentifikasi karakteristik demografis dan klinis yang terkait dengan infeksi ulang. Analisis regresi logistik mengidentifikasi bahwa asma dan ketergantungan nikotin/ penggunaan tembakau dikaitkan dengan infeksi ulang, Beauties.

Ada tingkat pneumonia, gagal jantung, dan cedera ginjal akut yang lebih rendah secara signifikan yang diamati dengan infeksi ulang dibandingkan dengan infeksi primer di antara 63 pasien dengan infeksi ulang.

"Kami mengidentifikasi tingkat infeksi ulang yang rendah yang dikonfirmasi oleh tes laboratorium pada kohort besar pasien dengan infeksi SARS-CoV-2. Meskipun infeksi ulang tampaknya lebih ringan daripada infeksi primer, ada kematian terkait," kata para peneliti via CNN Indonesia.

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id