Tidur Kurang dari 6 Jam Setiap Hari, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Kamis, 23 Jul 2026 18:30 WIB
1. Otak Sulit Berkonsentrasi dan Daya Ingat Menurun
Ilustrasi sulit fokus/Freepik: magnific

Banyak orang rela mengorbankan waktu tidur demi menyelesaikan pekerjaan, belajar, atau sekadar menikmati waktu luang. Padahal, tidur bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga saat tubuh memperbaiki sel, mengatur hormon, serta memulihkan fungsi otak dan organ-organ penting.

Sesekali tidur kurang memang mungkin tidak menimbulkan masalah serius. Namun, jika kamu terbiasa tidur kurang dari 6 jam setiap malam, berbagai risiko kesehatan dapat meningkat, mulai dari sulit berkonsentrasi hingga penyakit kronis.

Lantas, apa saja dampaknya bagi tubuh, Beauties?

1. Otak Sulit Berkonsentrasi dan Daya Ingat Menurun

Ilustrasi sulit fokus/Freepik: magnific

Menurut Sleep Foundation, tidur berperan penting dalam proses konsolidasi memori, kemampuan belajar, dan fungsi kognitif. Kurang tidur membuat otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproses informasi dan membentuk memori baru.

Akibatnya, kemampuan berkonsentrasi, mengambil keputusan, belajar, dan mengingat informasi dapat menurun. Selain itu, rasa kantuk di siang hari juga dapat meningkatkan risiko kesalahan saat bekerja maupun berkendara.

2. Memicu Masalah Emosional

Ilustrasi masalah emosional/Freepik: magnific

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan emosional. Saat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, bagian otak yang mengatur emosi menjadi lebih reaktif.

Akibatnya, seseorang cenderung lebih mudah marah, sensitif, cemas, stres, bahkan sulit mengendalikan emosi dalam situasi sehari-hari. Jika berlangsung dalam waktu lama, kurang tidur juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan depresi.

Menurut buku Why We Sleep, kurang tidur dapat meningkatkan aktivitas amigdala, yaitu bagian otak yang mengatur respons emosional, sehingga seseorang menjadi lebih mudah bereaksi secara berlebihan terhadap suatu masalah.

3. Mempercepat Penuaan Dini

Ilustrasi penuaan diri/Freepik; magnific

Saat tidur, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat paparan sinar matahari, polusi, maupun radikal bebas. Jika waktu tidur tidak mencukupi, proses regenerasi kulit menjadi kurang optimal sehingga kulit lebih mudah terlihat kusam, muncul garis halus, kerutan, serta lingkaran hitam di bawah mata. Dalam jangka panjang, kurang tidur juga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini.

Menurut Dr. Dendy Engelman dalam wawancaranya dengan Healthline, tidur yang cukup membantu proses regenerasi kulit dan produksi kolagen yang berperan menjaga kulit tetap kencang dan sehat.

4. Meningkatkan Risiko Obesitas, Penyakit Jantung, dan Diabetes

Ilustrasi diabetes/Freepik: magnific

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), , kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, yaitu ghrelin dan leptin. Kondisi ini membuat nafsu makan meningkat, terutama terhadap makanan tinggi gula dan lemak.

Selain itu, tidur yang terlalu singkat juga dapat mengganggu metabolisme glukosa, meningkatkan tekanan darah, serta memicu peradangan dalam tubuh. Jika terus berlanjut, risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung pun ikut meningkat.

5. Membuat Tubuh Lebih Mudah Jatuh Sakit

Ilustrasi mudah sakit/Freepik: magnific

Menurut Mayo Clinic, tidur yang cukup merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga sistem imun tetap bekerja secara optimal dalam melawan infeksi. Saat tidur, sistem kekebalan tubuh memproduksi berbagai protein pelindung yang disebut sitokin untuk membantu tubuh melawan virus, bakteri, dan peradangan.

Jika durasi tidur terlalu singkat, produksi sitokin dapat menurun sehingga daya tahan tubuh melemah. Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah terserang flu, batuk, infeksi, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih saat sakit.

Beauties, itu dia deretan dampak kebiasaan kurang tidur. Bagaimana, kamu sering melakukannya?

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE