Waspadai Penyakit Ini ketika Rambut Rontok Parah!

Verticallya Yuri S.E Pratiwi | Beautynesia
Senin, 09 Mar 2020 10:30 WIB
Waspadai Penyakit Ini ketika Rambut Rontok Parah!
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/67e7fcb8c637415ec7b312e113f90061.jpeg
Kerontokan rambut pada perempuan maupun laki-laki sebenarnya adalah hal yang wajar. Bahkan, setiap orang mengalami kerontokan rambut hingga 50 sampai 100 helai per hari! Kerontokan rambut yang parah hingga menyebabkan kebotakan itulah yang bahaya. Karena kerontokan rambut engga selalu bisa dianggap remeh, bisa jadi adalah pertanda dari suatu penyakit serius. Yuk, kita simak!

Kerontokan rambut sebenarnya bisa diatasi dengan pemakaian vitamin rambut dan berbagai perawatan rambut lainnya. Tetapi, ternyata kerontokan rambut bisa jadi pertanda adanya penyakit dalam tubuh kamu. Ini dia penyakit yang ditunjukkan dengan kerontokan rambut dan cara mengatasinya!
 


1. Stress


Foto: Istimewa

Perubahan emosi saat sedang dalam masalah, tekanan pekerjaan, tugas-tugas kuliah, atau berantem sama pacar pasti bisa bikin kamu stress. Salah satu tandanya adalah kamu mengalami kerontokan rambut. Stress bisa mengganggu siklus rambut hingga mempercepat kerontokan rambut. Untuk mengatasinya, selalu berpikir positif dan jauhi hal yang membuat kamu stress, perbanyak minum air mineral, percukup waktu tidur 7-8 jam/malam, dan konsumsi buah serta sayur!
 


2. Kekurangan Vitamin B


Foto: Istimewa

Defisiensi vitamin B termasuk jarang, tapi kerontokan rambut akibat kekurangan vitamin B bisa sangat terjadi. Cara mengatasinya yaitu dengan rutin konsumsi vitamin B dan perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin B seperti daging, ikan, alpukat, serta kacang-kacangan.
 


3. Kekurangan Protein


Foto: Istimewa

Selanjutnya ladies, kerontokan rambut bisa terjadi karena kamu lagi melakukan diet rendah protein. Padahal, protein adalah zat pembangun utama tubuh termasuk sel rambut. Asupan protein yang rendah bisa memperlemah struktur rambut dan memperlambat pertumbuhan rambut.

Kerontokan rambut karena kekurangan protein bisa kamu lihat setelah 2-3 bulan kamu menjalani diet rendah protein. Pastikan kamu mengkonsumsi makanan tinggi protein seperti daging, ikan, telur untuk mengatasinya!
 


4. Anemia


Foto: Istimewa

Wanita yang mengalami pendarahan hebat saat menstruasi dan tidak memiliki cukup zat besi, cenderung akan terkena anemia defisiensi zat besi. Padahal, tubuh memerlukan zat besi yang memadai untuk membawa oksigen ke sel-sel tubuh lewat darah termasuk ke folikel rambut. Maka, kalau kamu terkena anemia defisiensi zat besi, kamu akan rentan mengalami kerontokan rambut. Cara mengatasinya, kamu harus minum suplemen zat besi dan perbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam dan sawi.
 


5. Gangguan Kelenjar Tiroid


Foto: Istimewa

Hipotiroidisme adalah sebuah kondisi dimana kelenjar tiroid tidak bekerja dengan maksimal untuk memproduksi hormon yang terkait dengan metabolisme tubuh serta pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Sementara hipertiroidisme adalah kondisi dimana kelenjar tiroid berlebihan dalam memproduksi hormon untuk metabolisme, pertumbuhan, serta perkembangan tubuh.

Kedua gangguan tiroid tersebut bisa memicu kerontokan rambut. Ladies, kamu harus periksakan ke dokter agar mendapat obat yang tepat buat tiroid kamu sehingga kerontokan rambut engga lagi terjadi.
 


(ags/ags)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE