7 Alasan Bibir Tetap Pecah-Pecah Meski Rajin Pakai Lip Balm

Belinda Safitri | Beautynesia
Minggu, 02 Aug 2026 13:00 WIB
7 Alasan Bibir Tetap Pecah-Pecah Meski Rajin Pakai Lip Balm
Alasan bibir tetap pecah-pecah meski rajin pakai lip balm/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Bibir memiliki lapisan kulit yang jauh lebih tipis dibandingkan bagian tubuh lainnya dan hampir tidak memiliki kelenjar minyak. Karena itulah, bibir lebih mudah kehilangan kelembaban dan rentan mengalami kekeringan, terutama ketika dipengaruhi oleh faktor lingkungan maupun kebiasaan sehari-hari.

Terkait hal tersebut, banyak orang biasanya mengandalkan lip balm sebagai solusi utama ya, Beauties. Padahal, jika bibir tetap pecah-pecah meski sudah rutin menggunakannya, kemungkinan ada penyebab lain yang belum disadari.

Dilansir dari Holland and Barret, yuk kenali beberapa alasan bibir tetap pecah-pecah meski rajin pakai lip balm! 

1. Cuaca Dingin dan Udara Kering

Cuaca dingin/ Foto: Magnific.com/magnific

Saat suhu udara menurun, kelembaban di lingkungan juga ikut berkurang. Akibatnya, kulit lebih sulit mempertahankan kadar air, termasuk pada area bibir yang memang lebih tipis dan sensitif. Tidak heran jika bibir terasa kencang, kasar, bahkan mulai mengelupas ketika cuaca sedang dingin.

Selain rutin memakai lip balm, pastikan kamu juga memilih produk dengan kandungan emolien seperti shea butter, minyak kelapa, minyak zaitun, atau asam linoleat yang membantu mengunci kelembaban. Menutup area mulut menggunakan syal saat berada di luar ruangan juga dapat membantu melindungi bibir dari paparan udara dingin secara langsung.

2. Terlalu Sering Berada di Ruangan Ber-AC atau Menggunakan Pemanas

Sering berada di ruangan ber-AC/ Foto: Magnific.com/zinkevych

Tidak hanya udara dingin di luar ruangan, kondisi udara di dalam ruangan juga dapat memengaruhi kesehatan bibir. Penggunaan AC atau pemanas secara terus-menerus membuat kelembaban udara menurun sehingga kulit dan bibir menjadi lebih mudah kering.

Untuk mengatasinya, usahakan tetap menjaga tubuh terhidrasi dan gunakan lip balm secara berkala. Bila memungkinkan, gunakan humidifier agar kelembaban udara di dalam ruangan tetap terjaga sehingga bibir tidak cepat kehilangan kadar airnya. 

3. Tubuh Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi/ Foto: Magnific.com/benzoix

Kulit, termasuk bibir, membutuhkan asupan cairan yang cukup agar tetap terhidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kelembaban kulit akan berkurang dan bibir menjadi salah satu bagian yang paling cepat menunjukkan gejalanya.

Karena itu, jangan hanya mengandalkan produk perawatan dari luar. Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan setiap hari dengan minum air putih yang cukup serta membatasi konsumsi minuman berkafein dan alkohol yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

4. Terbiasa Menjilat Bibir

Terbiasa menjilat bibir/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Saat bibir terasa kering, banyak orang secara refleks menjilatnya agar terasa lebih lembab. Sayangnya, air liur justru menguap dengan cepat dan membawa kelembaban alami bibir sehingga permukaannya menjadi semakin kering.

Kebiasaan menjilat bibir berulang kali bahkan dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai lip licker's dermatitis. Untuk mencegahnya, gunakan lip balm tanpa pewangi secara rutin dan cobalah mengenali apakah kebiasaan tersebut dipicu oleh stres, kecemasan, atau sekadar kebiasaan yang tidak disadari.

5. Sering Mengelupas atau Mengorek Kulit Bibir

Mengorek bibir/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Kulit bibir yang mengelupas memang terasa mengganggu sehingga banyak orang tergoda untuk menariknya menggunakan jari. Padahal, jika kulit tersebut belum siap terlepas, tindakan ini justru dapat menyebabkan luka kecil yang memperparah kekeringan.

Apabila ingin mengangkat kulit mati, lakukan eksfoliasi secara lembut menggunakan scrub bibir yang aman atau bahan alami seperti campuran madu dan gula dengan tekstur halus. Setelah itu, segera aplikasikan lip balm agar kelembaban bibir tetap terjaga.

6. Alergi terhadap Produk Bibir

Alergi/ Foto: Magnific.com/magnific

Beberapa bahan dalam lip balm, lipstik, maupun produk bibir lainnya dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Selain bibir terasa kering, gejalanya dapat berupa rasa gatal, kemerahan, hingga pembengkakan setelah menggunakan produk tertentu.

Jika kamu mencurigai adanya alergi, hentikan sementara semua produk bibir yang digunakan, lalu kenalkan kembali satu per satu untuk mengetahui penyebabnya. Apabila muncul pembengkakan mendadak pada bibir, lidah, atau tenggorokan, segera cari pertolongan medis karena dapat menjadi tanda reaksi alergi yang serius. 

7. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari/ Foto: Magnific.com/magnific

Banyak orang rajin menggunakan sunscreen di wajah, tetapi lupa bahwa bibir juga membutuhkan perlindungan dari sinar ultraviolet. Paparan sinar matahari yang berlangsung terus-menerus dapat membuat bibir menjadi lebih kering, pecah-pecah, bahkan mengalami kerusakan jangka panjang.

Karena itu, pilih lip balm yang sudah dilengkapi SPF agar bibir tetap terlindungi saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan lupa mengaplikasikan ulang sesuai kebutuhan, terutama setelah makan, minum, atau berada lama di bawah sinar matahari.

Jadi, itulah beberapa alasan bibir tetap pecah-pecah meski rajin pakai lip balm. Dengan mengenali penyebabnya dan melakukan perawatan yang tepat, semoga bibirmu dapat kembali lembab, sehat, dan nyaman ya, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE