Banyak yang Gak Sadar, Kebiasaan Salah Saat Mandi Ini Bisa Rusak Kulit

Astari Dewi Larasati | Beautynesia
Kamis, 07 Nov 2019 07:00 WIB
Banyak yang Gak Sadar, Kebiasaan Salah Saat Mandi Ini Bisa Rusak Kulit
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/e57b8133c5e06741cf5fe23d47fb0bd6.jpeg
Tinggal di negara tropis menjadikan kamu diharuskan mandi dua kali sehari, karena udara panas yang menyengat dan selalu berkeringat. Tapi apakah kamu sudah melakukannya dengan benar? Ada beberapa kesalahan yang lazim dilakukan dan bisa membuat kulit kamu rusak lho.

Banyak orang berpikir bahwa mandi adalah hal yang sederhana dan mudah dilakukan. Hanya perlu membasahi dan menggunakan sabun sewaktu mandi. Namun, kamu terkadang lupa, saat mandi ada aturan untuk menjaga kulit kita tetap sehat dan terjaga dari kerusakan.
 


Secara enggak sadar kamu sudah melakukan kesalahan saat mandi yang dapat merusak kulitmu. Pasti kamu enggak mau kan hal ini kejadian pada badanmu? Inilah beberapa kesalahan yang mungkin pernah kamu lakukan.
 


Mandi Terlalu Lama


Foto: Istimewa

Sensasi menyegarkan saat mandi terkadang membuat kamu betah berlama-lama di kamar mandi. Meskipun hal tersebut ditujukan untuk relaksasi dan perawatan tubuh, kebiasaan ini merupakan kesalahan yang harus diperbaiki. Cara ini justru dapat membuat tingkat kelembapan kulit mengalami penurunan, selain itu berpotensi menjadi kering, ruam, gatal bahkan iritasi. Idealnya durasi mandi sewajarnya kurang dari 15 menit sudah cukup lho.
 


Mandi dengan Suhu Air Tinggi


Foto: Istimewa

Hal ini bisa menghilangkan minyak alami pada kulit, kulit menjadi gatal dan kering, pori-pori kulit menjadi terbuka, bahkan peradangan. Mandi dengan air panas memang membuat tubuh menjadi rileks tapi kamu harus menghindari suhu air yang terlalu panas.

Faktanya, mandi menggunakan air panas adalah cara mandi yang salah dan sebaiknya tidak perlu dilakukan, atau setidaknya jangan terlalu sering. Jika memang ingin, gunakan air hangat bersuhu 35-40 derajat celsius untuk kulit sehat.
 


Tidak Memperhatikan Sabun yang Dipakai


Foto: Istimewa

Sabun yang kamu pakai saat mandi juga harus diperhatikan formulanya lho, jika ingin kondisi kesehatan kulit senantiasa terjaga. Pilih sabun yang mampu memberikan kelembapan pada kulit. Selain itu, gunakan sabun yang tidak banyak busa, karena semakin banyak maka zat aktif semakin banyak yang menempel di badanmu.

Kamu juga tidak perlu menyabuni selaruh bagian tubuh, sebetulnya area yang perlu disabuni adalah area wajah, ketiak, paha, pantat, telapak kaki dan sisanya cukup dibilas dengan air. Hal ini dikarenakan hanya di area-area tersebut minyak alami tubuh diproduksi dan menjadi sumber bau badan.
 


Jarang Mengganti Spons Mandi


Foto: Istimewa

Tak bisa dipungkiri, kamar mandi adalah tempat dimana bakteri dan kuman bersarang serta berkembang biak. Bukan tidak mungkin, mereka akan menetap dalam spons mandi kamu. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu harus mengganti secara berkala, yaitu 2-4 minggu sekali.

Jangan lupa untuk membersihkan spons setiap selesai digunakan dan jangan tinggalkan spons dalam keadaan basah karena hal ini memicu perkembangan bakteri dan kuman yang lebih cepat. Kamu juga bisa merendam spons dengan air panas agar tidak mengganggu kesehatan kulit.
 


Mengeringkan Badan dengan Handuk Terlalu Keras


Foto: Istimewa

Saat mengeringkan kulit tubuh, terkadang kamu akan melakukannya dengan kencang sehingga cepat kering. Tanpa disadari, hal tersebut dapat menyebabkan terkelupasnya permukaan kulit. Sebaiknya kamu bisa membiarkan badan agak lembap kemudian gunakan krim pelembap agar kulit tetap halus dan sehat.

Selain itu, handuk yang jarang diganti dapat menimbulkan risiko menempelnya bakteri pada kulit. Untuk itu, ada baiknya kamu mengeringkan tubuh secara lembut dengan menepuk-nepukannya pada kulit. Terakhir, kamu harus rutin mengganti handuk paling tidak dua minggu sekali agar kulit senantiasa terhindar dari bakteri.
 


(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE