sign up SIGN UP

Sering Dianggap Sama, Kenali Perbedaan Masalah Kulit Wajah Purging dan Breakout

Cynthia Claudia | Rabu, 28 Jul 2021 14:30 WIB
Sering Dianggap Sama, Kenali Perbedaan Masalah Kulit Wajah Purging dan Breakout
caption

Permasalahan kulit wajah yang sering kali dikira sama penyebabnya merupakan jerawat yang muncul akibat purging dan breakout. Ketika kita mengenal penyebab masalah jerawat yang sesungguhnya, hal tersebut akan lebih memudahkan kita untuk menangani masalah dari sumbernya.

Sebenarnya apa perbedaan jerawat purging dan breakout? Simak penjelasan berikut!

Purging

Purging
Purging/ Foto: Pexels/Anna Nekrashevich

Merupakan kondisi kulit kita yang sedang menyesuaikan dengan produk skincare yang baru digunakan. Dengan kata lain, purging juga disebut sebagai reaksi kulit terhadap bahan aktif dalam produk skincare yang pada dasarnya menggantikan sel-sel kulit mati.

Dr. Deanne Mraz Robinson, dermatologi asal Amerika Serikat menekankan bahwa purging terjadi di saat sel kulit mati mengelupas dan regenerasi, artinya tumbuh sel kulit baru yang lebih sehat. Ciri-ciri purging adalah munculnya jerawat, komedo dan kulit menjadi lebih kering serta berminyak. Purging pada dasarnya terjadi di area kulit wajah yang sering bermasalah, contohnya daerah yang rentan berjerawat seperti T-zone atau daerah dagu.

Bahan-bahan aktif pada skincare merupakan alasan utama mengapa purging terjadi. Bahan-bahan aktif yang dimaksud contohnya adalah retinol, exfoliationg acid, benzoyl peroxide, vitamin C, lactic acid, dan lain-lain. Tidak hanya karena bahan aktif skincare, namun treatment kecantikan atau perawatan wajah dari dokter spesialis seperti laser ataupun peeling dapat menyebabkan risiko purging.

Breakout

Breakout
Breakout/ Foto: Pexels/Anna Nekrashevich

Beda dengan purging, breakout disebut sebagai reaksi kulit wajah ketika tidak cocok dengan bahan aktif produk skincare. Gejala breakout bisa seperti munculnya jerawat, iritasi, pori-pori tersumbat, dan lain-lain.

Area munculnya breakout di kulit wajah sering kali letaknya di area yang pada umumnya nggak bermasalah, bahkan bisa di seluruh wajah. Reaksi yang dirasakan awalnya berupa iritasi yang disertai kemerahan dan rasa gatal di wajah. Selain itu, jerawat breakout biasanya meninggalkan bekas yang sukar dihilangkan sehingga memerlukan treatment khusus di klinik kecantikan.

Ketika mengalami breakout, kalian disarankan untuk berhenti menggunakan produk skincare tersebut. Karena dengan pemakaian yang berlanjut akan memperparah kondisi breakout yang sudah terjadi.

Cara Merawat Wajah Akibat Purging atau Breakout

Jika yang kalian alami adalah purging, maka masih wajar karena adanya pergantian sel kulit baru. Seiring berjalannya waktu, jerawat purging akan hilang sendiri ketika proses regenerasi kulit selesai.

Selain itu, ketika kalian memiliki kulit wajah yang sedang breakout, sebaiknya kalian memiliki produk skincare untuk kulit sensitif. Artinya, hindari penggunaan produk skincare yang memunculkan reaksi alergi.

Lakukan patch test terlebih dahulu untuk melihat apakah kandungan skincarenya berisiko memunculkan alergi dengan mengoleskan sedikit produknya pada bagian belakang telinga. Tunggu beberapa saat untuk melihat hasilnya pada kulitmu, apakah muncul reaksi alergi seperti kemerahan, rasa gatal atau rasa terbakar? Jika tidak muncul reaksi apa pun, maka produk skincare tersebut aman dipakai.

Namun, ketika kalian merasa bahwa jerawat purging dan breakoutnya berlangsung agak lama dan tidak kunjung sembuh, kalian bisa ikuti cara merawat wajah sebagai berikut:

  • Rutin membersihkan wajah dengan cleanser yang gentle dan tidak membuat pori-pori tersumbat
  • Batasi pemakaian kosmetik
  • Menggunakan obat totol jerawat yang mengandung salycilic acid/benzoyl peroxide
  • Memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh setiap hari
  • Menghindari makanan yang berminyak dan berlemak untuk sementara waktu
(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id