sign up SIGN UP

CV Sudah Terlihat Menarik, Kok Ditolak Rekruter? Coba Kembali Evaluasi 5 Poin Penting Ini yuk!

Rani Mutiara | Kamis, 14 Oct 2021 07:30 WIB
CV Sudah Terlihat Menarik, Kok Ditolak Rekruter? Coba Kembali Evaluasi 5 Poin Penting Ini yuk!
Foto: Pemicu CV Selalu Ditolak Rekruter/Freepik.com/wayhomestudio

Ada kalanya CV kita masih tetap ditolak meskipun kita sudah merasa isinya menarik. Namun sayangnya, kebanyakan perusahaan nggak akan menyebutkan alasan apa yang menyebabkan CV kita ditolak. Akhirnya, kita sendirilah yang harus mengevaluasi kembali isinya.

Setelah diperiksa kembali, kamu mungkin merasa seperti sudah memasukkan semua hal penting di dalamnya, baik itu pengalaman organisasi maupun kerja. Bahkan kamu sudah sangat optimis pasti akan diterima oleh perusahaan.

Tapi jika faktanya masih ditolak juga, maka 5 poin penting ini bisa kamu coba evaluasi dan sesuaikan kembali supaya CV-mu bisa segera dilirik.

1. Gunakan Format yang Sesuai

Pastikan format CV sesuai dengan posisi yang dilamar, apakah perlu desain berwarna atau format ATS-friendly | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Pastikan format CV sesuai dengan posisi yang dilamar | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Semenjak CV dengan desain berwarna menjadi tren, banyak orang yang mulai mengabaikan kesesuaian format CV dengan posisi yang dilamar. Meskipun secara visual terlihat lebih menarik, namun faktanya nggak semua rekruter senang dengan format CV yang terlalu mencolok ini.

Mereka juga mengaku bahwa membaca CV seperti ini sangatlah melelahkan. Nah, untuk mengetahui format CV yang sesuai, kamu bisa melihat dari posisi yang kamu lamar. Jika posisi tersebut berada di bidang kreativitas, maka pilihan CV seperti ini bisa kamu gunakan sebagai poin tambahan.

Namun jika kamu melamar di posisi yang nggak mengedepankan kreativitas seperti administrasi, keuangan, logistik dan lain-lain, akan lebih baik jika kamu menggunakan format CV ATS-friendly saja supaya lebih mudah dibaca oleh rekruter ataupun sistem komputer.

2. Cukup Masukkan Informasi yang Penting Saja

Jangan buat CV yang bertele-tele dan terlalu panjang | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Jangan buat CV yang bertele-tele dan terlalu panjang | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Beberapa orang seringkali mencantumkan informasi sebanyak-banyaknya di dalam CV dengan harapan bisa memikat hati para rekruter. Mungkin informasi seperti alamat lengkap bukanlah masalah besar karena bisa menjadi pertimbangan bagi rekruter.

Namun, jika informasi yang dimasukkan seperti jumlah anggota keluarga bahkan mungkin kata-kata mutiara ataupun motivasi, maka rekruter akan langsung menolak lamaranmu karena dianggap terlalu banyak informasi nggak penting. Hal ini dikarenakan banyaknya lamaran yang masuk, sehingga rekruter hanya punya sedikit waktu untuk memeriksa CV-mu. Jadi, buatlah isi CV yang nggak bertele-tele namun tetap informatif.

3. Cantumkan Pengalaman yang Relevan

Masukkan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Masukkan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Mencantumkan pengalaman dalam CV sangatlah penting dan pasti akan selalu menjadi perhatian utama rekruter. Meskipun begitu, kamu harus tetap hati-hati.

Jangan sampai semua pengalaman kamu cantumkan bahkan yang sangat nggak relevan sekalipun kamu masukkan hanya untuk memenuhi CV. Lebih baik sedikit pengalaman tapi relevan dan terlihat memang profesional di bidangnya, daripada terlalu banyak pengalaman tapi malah nggak ada yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

4. Perhatikan Foto Profil

Pastikan kamu menggunakan foto profil yanag terlihat jelas dan profesional | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Pastikan kamu menggunakan foto profil yanag terlihat jelas dan profesional | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Ketika CV-mu ditolak, padahal kamu merasa format dan isinya sudah tepat, bisa saja letak kesalahannya ada disini. Karena memang ada beberapa rekruter yang sangat detail dan tegas hingga foto profil pun bisa menjadi masalah.

Daripada terlanjur basah, lebih baik kamu cegah dari sekarang. Cantumkanlah foto profil yang terlihat jelas dan formal. Jangan memasang foto yang full body, tapi wajahmu kurang jelas. Apalagi memasang foto yang terlalu banyak gaya dan editan hingga terkesan kurang profesional.

5. Perbaharui Portofolio

Perbaiki portofolio supaya setara dengan pengalaman kerjamu di CV | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Perbaiki portofolio supaya setara dengan pengalaman kerjamu di CV | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Yang satu ini mungkin sudah berada di luar CV, namun bisa saja menjadi titik permasalahan yang berkaitan dengan CV. Bisa saja kasusnya seperti ini, ketika melihat pengalaman kerjamu, rekruter merasa kamu sudah seperti profesional di bidangnya.

Namun ketika melihat portofoliomu, kamu malah kelihatan biasa saja dan nggak semenarik yang ada di deksripsi pengalaman kerjamu. Akhirnya hal ini bisa membuat rekruter merasa dibohongi oleh kamu secara nggak langsung.

Maka dari itu, coba pastikan kembali bahwa portofolio yang kamu kirim bukan hanya sesuai dengan posisi yang dilamar, melainkan juga harus benar-benar mencerminkan deskripsi dirimu di CV. Lebih baik kamu terlihat biasa saja di CV, daripada melebih-lebihkan pengalaman sendiri tapi ternyata nggak sesuai dengan keahlian yang kamu punya.

Itulah 5 poin penting dalam CV yang bisa kamu sesuaikan kembali jika sampai hari ini kamu masih sering ditolak. Semoga membantu dan tetap semangat mencari kerja!

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id