sign up SIGN UP

LIFE

Terlihat Stand Out dan Menarik Saat Wawancara Kerja, Simak Tips Ini!

Astari Dewi Larasati | Kamis, 10 Dec 2020 13:00 WIB
Terlihat Stand Out dan Menarik Saat Wawancara Kerja, Simak Tips Ini!
caption
Jakarta -

Mendapatkan pekerjaan terkadang melalui proses seperti melamar, psikotes, dan wawancara yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Apalagi saingan untuk mendapatkan posisi di perusahaan tidak sedikit. Namun, tetap harus membuktikan kualitas diri agar lolos ke tahap selanjutnya.

Saat ada panggilan wawancara kerja sebaiknya mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga menonjol dari pelamar lain yang lebih berpengalaman atau punya pendidikan lebih tinggi. Ada beberapa cara untuk terlihat lebih menarik dan jadi kandidat yang kuat selama wawancara kerja.

Berpakaian secara professional

Pilih pakaian yang terlihat professional dan sesuaikan dengan jenis pekerjaan.
Berpakaian secara professional/pinterest.com/purewow

Pakaian yang dipakai selama wawancara kerja adalah kesan pertama perusahaan untuk menilai calon karyawan. Pilih pakaian yang terlihat professional dan sesuaikan dengan jenis pekerjaan. Misalnya untuk atasan pilih blus, kemeja atau blazer kemudian untuk bawahan pilih celana atau rok panjang.

Pilih sepatu yang nyaman dipakai namun tetap terkesan formal. Bagi wanita berambut panjang, pertimbangkan untuk kuncir kuda atau sanggul rapi. sedangkan wanita berkerudung bisa disesuaikan seperti sehari-hari.

Siapkan jawaban dan skenario tidak terduga

Agar mencegah hal yang tidak diinginkan dan lebih mampu memberikan jawaban yang relevan.
Siapkan jawaban dan skenario tidak terduga/freepik.com

Biasanya pewawancara akan mengajukan beberapa pertanyaan, tapi akan ada yang tidak terduga. Maka dari itu, siapkan jawaban dan skenario ini. Sehingga bisa mencegah hal yang tidak diinginkan dan lebih mampu memberikan jawaban yang relevan saat itu juga. Misalnya saat pewawancara bertanya mengenai pengalaman kerja namun belum pernah bekerja. Gunakan pengalaman yang dimiliki saat sekolah menengah atau perguruan tinggi.

Tunjukkan antusiasme dan perhatian

Akan menjadi nilai positif bagi pewawancara dan menganggap sebagai pribadi menyenangkan.
Tunjukkan antusiasme dan perhatian/freepik.com

Ketika wawancara pekerjaan semua mata akan tertuju pada kandidat. Jadi wajar apabila merasa gugup dan menjawab jawaban dengan terbata-bata. Untuk menutupinya, cobalah untuk menunjukkan antusiasme dan perhatian, iringi dengan senyuman.

Hal ini akan menjadi nilai positif bagi pewawancara dan menganggap sebagai pribadi menyenangkan. Tambahkan postur percaya diri dan kontak mata dengan pewawancara. Namun yang perlu diingat adalah jangan melakukannya secara berlebihan. Jadi tunjukkan dengan sikap yang biasa saja.

Gunakan kata kunci yang ampuh

Hal ini bertujuan agar bahasa yang digunakan lebih tertata dan penyampaian lebih baik.
Gunakan kata kunci yang ampuh/freepik.com

Saat menjelaskan pengalaman dan keterampilan diri, gunakan kata kunci yang kuat dan ampuh. Seperti fleksibel, tujuan, berorientasi pada tujuan, dapat diandalkan, tepat waktu, dan terorganisir. Lalu tukar kata-kata yang menunjukkan hal negatif menjadi lebih positif, misalnya kritik menjadi konstruktif feedback, kelemahan menjadi sifat yang harus diubah, dan perfeksionis menjadi berorientasi pada detail.

Ajukan pertanyaan

Daripada menjawab pertanyaan dengan kata penolakan, lebih baik alihkan dengan mengajukan pertanyaan.
Ajukan pertanyaan/freepik.com

Pewawancara tidak ingin selalu mengajukan pertanyaan dan menginginkan kandidat yang lebih aktif. Daripada menjawab pertanyaan dengan kata penolakan, lebih baik alihkan dengan mengajukan pertanyaan. Hal ini akan menjadi nilai tambahan dan terlihat lebih menonjol daripada kandidat lainnya. Selain itu, akan dinilai sebagai pribadi yang kritis, tertarik pada posisi pekerjaan, dan punya rasa ingin tahu.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id