sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Cintailah Kekasihmu Sewajarnya, Ini Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Biasa Saja dengan Pasangan

Izzul Millati Umami | Sabtu, 02 Jan 2021 22:30 WIB
Cintailah Kekasihmu Sewajarnya, Ini Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Biasa Saja dengan Pasangan
caption
Jakarta -

Mencintai itu memang membahagiakan. Rasa cinta adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan agar hambanya saling mengasihi satu sama lain. Namun, mencintai pun tidak boleh berlebihan. Kamu pun tetap harus bersikap sewajarnya saja agar rasa cinta yang ada bisa berada dalam takaran yang “pas”. Pasalnya, dengan mencintai sewajarnya, kamu pun akan merasakan manfaat berikut ini:

Hakikatnya cinta adalah membebaskan

cinta bebas
cinta bebas/sumber:unsplash.com

Terkadang, seseorang yang terlalu mencintai secara berlebihan terhadap pasangannya akan bertindak di luar batas. Misalkan saja dengan mengatur pasangan agar bersikap sesuai kemauanmu. Padahal, cinta yang baik adalah cinta yang membebaskan. Tidak usah mengekang pasangan karena lama kelamaan ia akan seperti balon yang terlalu diikat kemudian meletus.

 

Cinta yang baik adalah cinta yang membuatnya berkembang

cinta berkembang
cinta berkembang/sumber:unsplash.com

Kadang pula seorang yang terlalu over dalam mencintai sampai menahan potensi-potensi yang ada dalam diri pasangannya. Misalkan saja, si A punya suara yang merdu dan bertekad jadi penyanyi, namun karena pasangannya si B cemburu buta dengan si A hanya karena lingkungannya yang didominasi pria, membuat si A mengurungkan keinginannya tersebut. Cinta yang baik adalah cinta yang membuat si pasangan berkembang jadi lebih baik. 

Memaksakan kehendak bukanlah hal yang baik

memaksakan
memaksakan/sumber:unsplash.com

Dalam menjalani hubungan, kita tidak bisa memastikan apakah akan bisa longlast dengan seseorang. Kita berusaha, namun semuanya di luar kendali diri kita. Memaksakan kehendak pun bukanlah hal yang baik. Itulah kenapa, cinta saja sewajarnya, toh kalau tidak jodoh tidak akan terlalu sakit hati.

Kita tidak tahu takdir akan berakhir seperti apa

akhir kisah cinta
akhir kisah cinta/sumber:unsplash.com

Bisa jadi, orang yang sebelumnya sangat kamu cintai adalah orang yang akan kamu benci nantinya. Bisa jadi pula, orang yang kamu sangat benci sekarang adalah orang yang kamu cintai di suatu hari. Kita tak tahu arah takdir, jadi lakukan semuanya sewajarnya saja, ya!

Ingatlah bahwa kita tidak berhak merasa memiliki “makhlukNya”

makhluk
makhluk/sumber:unsplash.com

Ingat pula bahwa semua yang ada di muka bumi bukan punya kita. Ada Tuhan yang punya hak untuk mengambilnya suatu saat nanti, entah dengan perpisahan di dunia maupun di kematian. So, kita tidak berhak menjadi terlalu over dalam mencintai, karena suatu saat bisa lepas juga. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id