sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Jangan Diam Saja, Ini Dia Langkah Keluar dari Hubungan Toxic

Rumaysha Milhania | Minggu, 13 Sep 2020 13:00 WIB
Jangan Diam Saja, Ini Dia Langkah Keluar dari Hubungan Toxic
caption
Jakarta -

Menjalani hubungan yang toxic berarti berada dalam kehidupan yang tidak tenang dan bahagia sepanjang waktu. Ini akan memperburuk semua kondisi dan membuatmu semakin merana. Sayangnya, perlu diakui bahwa keluar dari hubungan yang toxic tidaklah mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi mengingat pasangan yang toxic akan selalu mengintai dan menghantui. Itulah sebabnya ini disebut sebagai hubungan yang toxic. Untuk itu, simak ulasan mengenai cara tepat keluar dari hubungan yang toxic berikut ini.

Menjalani hubungan yang toxic berarti berada dalam kehidupan yang tidak tenang dan bahagia sepanjang waktu.
Toxic Relationship/ Sumber: Freepik.com

1. Cari Bantuan

Menjalani hubungan yang toxic akan sangat sulit, apalagi untuk keluar dari hubungan itu. Karena itulah kamu tidak boleh sendirian menghadapinya. Dibutuhkan dukungan dan pendampingan untuk membantumu tetap berada dalam komitmen untuk keluar dari hubungan toxic itu. Kamu bisa mencari sahabat, saudara, atau bahkan psikolog untuk memberikan pendampingan ini. Orang-orang dalam hubungan toxic membutuhkan rehabilitasi. Pastikan orang-orang dapat mendukung untuk membantumu melalui proses penyembuhan. 

2. Ekspresikan Perasaanmu 

Penting untuk mengungkapkan perasaanmu kepada orang yang memiliki hubungan toxic denganmu, baik itu teman, rekan kerja, anggota keluarga, atau mungkin pacar. Percakapan ini sering kali memanas dan disusul oleh emosi. Jika orang itu memiliki temperamen yang pendek atau sangat emosional, mungkin yang terbaik adalah menuliskan perasaanmu dan mengirimkannya melalui pesan singkat.


Jika orang itu memiliki temperamen yang pendek atau sangat emosional, mungkin yang terbaik adalah menuliskan perasaanmu dan mengirimkannya melalui pesan singkat.
Hubungan Toxic/ Sumber: Freepik.com

3. Buat Keputusan Tegas

Setelah kamu mengungkapkan perasaan, putuskan apakah hubungan itu layak untuk diperjuangkan, atau apakah kamu harus segera mengakhirinya. Pertimbangkan baik-baik apakah kamu akan lebih baik tanpa orang ini. Pikirkan bagaimana tanggapan orang tersebut ketika kamu mengungkapkan perasaanmu: Apakah dia bersikap defensif? Apa dia menyalahkanmu? Apakah dia membuat alasan, atau mengabaikanmu? Ini adalah tanda-tanda bahwa kamu harus meninggalkan hubungan dan memperbaiki diri.

4. Bangun Sikap Optimis dan Positif 

Jika kamu telah membuat keputusan, apakah kamu kan meninggalkan atau memperbaiki hubungan, penting untuk mengelilingi dirimu dengan sikap positif dan mempraktikkan diri lebih baik. Habiskan waktu dengan orang-orang yang membuat kamu merasa baik, manjakan dirimu dengan makanan favoritmu, beribadah, menghabiskan waktu di luar, atau melakukan apa pun yang membuatmu bahagia. Mengalami masa sulit dalam suatu hubungan dapat menyebabkan stres. Jadi, siapkan segala hal yang membuatmu bahagia.

Tetap berpegang pada keputusanmu dan ingat bahwa itu dibuat untuk dirimu sendiri.
Toxic Relationship/ Sumber: Freepik.com

5. Komitmen dan Tegas dengan Keputusanmu

Setelah meninggalkan orang tersebut, sangat wajar jika kamu akan mulai merindukannya. Itu normal. Sangat mudah bagi otak kita untuk mengingat saat-saat indah dan melupakan bagian buruk dari suatu hubungan. Saat itu, kamu mungkin tergoda untuk menginginkan orang itu kembali dalam hidupmu, tetapi ingatlah bahwa kamu mengambil keputusan ini setelah melalui proses yang panjang dan penuh pertimbangan. Tetap berpegang pada keputusanmu dan ingat bahwa itu dibuat untuk dirimu sendiri. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id