sign up SIGN UP

Kenali Tanda-Tanda Pasangan yang Melakukan Pelecehan Emosional

Intan Dwi | Senin, 18 Jan 2021 09:00 WIB
Kenali Tanda-Tanda Pasangan yang Melakukan Pelecehan Emosional
caption
Jakarta -

Pelecehan emosional terjadi ketika pasangan melakukan kekerasan verbal dengan pola yang konsisten yang diiringi dengan kata-kata kasar dan perilaku intimidasi yang merusak kesehatan mental. Pelecehan emosional sering kali dianggap lebih bahaya dari pada kekerasan fisik tapi hal itu sering kali tidak disadari.

Karena mengenali tanda-tanda pasangan kamu melakukan pelecehan emosional bukanlah hal yang mudah.  Saat jatuh cinta semua orang akan dibutakan hal-hal buruk tentang pasangannya, sehingga sulit untuk menemukan masalah yang mereka perbuat ke diri kamu.

Salah satunya adalah pelecehan emosional yang mereka lakukan, kemudian ada gaslighting dan jenis manipulasi lainnya yang bisa membuatnya semakin membingungkan. Tapi jika kamu pernah bertanya-tanya “Apakah orang yang aku cintai melecehkan secara emosional?”, kamu harus memperhatikannya.

Berikut ini adalah tanda-tanda yang harus kamu kenali untuk mengetahui pasangan yang melakukan pelecehan emosional.

Mereka Membuat Kamu Merasa Bingung

Bagi kalian yang tidak terbiasa dengan istilah tersebut, gaslighting merupakan bentuk pelecehan psikologis dimana seseorang memelintir informasi
Mereka Membuat Kamu Merasa Bingung/freepik.com

Bagi kalian yang tidak terbiasa dengan istilah tersebut, gaslighting merupakan bentuk pelecehan psikologis dimana seseorang memelintir informasi atau berbohong untuk membuat korbannya meragukan ingatan dan kewarasan mereka sendiri.

Tentu ini pasti membingungkan, membuat stres dan menjengkelkan untuk dihadapi. Belum lagi, dengan seiringnya waktu kepercayaan diri dan harga diri kamu bisa terkikis. Akhirnya kamu pun merasa bahwa kamu tidak dapat lagi mempercayai pikiran, perasaan dan persepsi kamu sendiri.

Mereka Bilang Kamu Terlalu Sensitif

Sebisa mungkin kamu harus mendekati pasangan kamu untuk membicarakan masalah, menunjukkan hal-hal yang tidak berhasil dalam hubungan kalian.
Mereka Bilang Kamu Terlalu Sensitif/freepik.com

Sebisa mungkin kamu harus mendekati pasangan kamu untuk membicarakan masalah, menunjukkan hal-hal yang tidak berhasil dalam hubungan kalian. Kemudian melakukan percakapan kebaikan dan keburukan serta memberikan saran mengenai batasan dan aturan dalam hubungan.

Tetapi ini tidak akan pernah terjadi kalau pacar kamu melakukan pelecehan emosional. Karena ketika kamu mengungkapkan ketidakbahagiaan kamu mengenai perilaku dia dan mencoba meminta pertanggungjawaban mereka.

Maka mereka akan memberi tahu kamu bahwa kamu terlalu sensitif, bereaksi berlebihan atau tidak bisa menerima lelucon. Pasangan kamu mencoba untuk membenarkan perilaku buruknya dengan membuat reaksi kamu menjadi masalah.

Menyalahkan Kamu Atas Tindakan Mereka

Kamu mungkin memperhatikan bahwa setiap kali pasangan kamu marah, mereka langsung menyalahkan kamu karena telah “membuat” mereka bertindak seperti itu.
Menyalahkan Kamu Atas Tindakan Mereka/freepik.com

Kamu mungkin memperhatikan bahwa setiap kali pasangan kamu marah, mereka langsung menyalahkan kamu karena telah “membuat” mereka bertindak seperti itu. Mereka mungkin juga mengklaim argumen “selalu” adalah kesalahan kamu dan bahwa itu tidak akan terjadi kalau kamu tidak bertindak dengan cara tertentu. Tapi itu jelas tidak benar, itu tanda pelecehan emosional.

Mereka Harus Selalu Benar

Orang-orang dalam hubungan yang sehat menyadari bahwa tidak apa-apa melakukan kesalahan dari waktu ke waktu.
Mereka Harus Selalu Benar/pexels.com

Orang-orang dalam hubungan yang sehat menyadari bahwa tidak apa-apa melakukan kesalahan dari waktu ke waktu. Mereka juga akan meminta maaf dan kemudian mencari cara untuk menebus kesalahannya.

Tetapi kalau pasangan kamu kasar secara emosional, akan terlihat jelas bahwa mereka hanya ingin menang sendiri. Dalam banyak kasus, tidak masalah jika kamu berselisih pendapat, berdebat atau hanya membicarakan sesuatu yang menjadi kepentingan bersama.

Tetapi mereka yang melakukan pelecehan emosional memiliki kebutuhan untuk menjadi benar setiap saat dan hal ini tentu menguras tenaga.

Mereka Tidak Menghormati Pendapat Kamu

Baik itu ketika kamu berbicara mengenai lagu, film atau apapun, pasangan kamu tidak boleh meremehkan kamu bahkan jika mereka tidak setuju.
Mereka Tidak Menghormati Pendapat Kamu/pexels.com

Baik itu ketika kamu berbicara mengenai lagu, film atau apapun, pasangan kamu tidak boleh meremehkan kamu bahkan jika mereka tidak setuju. Hal itu dianggap toxic dan bahkan melecehkan secara emosional, jika mereka terus-menerus membuang ide-ide kamu dan menyebut kamu “bodoh” atau mengabaikan kamu.

Seiring berjalannya waktu, mungkin kamu mulai merasa tidak mampu, frustasi dan kepercayaan diri akan mulai turun, jika terus-terusan menghadapi pasangan yang melakukan pelecehan emosional.

Egois di Tempat Tidur

Dalam hubungan yang sehat, seks adalah tentang kepuasan bersama saat mereka memberi dan menerima keintiman dan kesenangan saat berhubungan seks.
Egois di Tempat Tidur/pexels.com

Dalam hubungan yang sehat, seks adalah tentang kepuasan bersama saat mereka memberi dan menerima keintiman dan kesenangan saat berhubungan seks. Tapi jika pasangan kamu terus menerus egois saat di ranjang dengan cara apapun, kamu harus menganggapnya sebagai tanda bahaya.

Apakah itu membuat kamu merasa bersalah untuk berhubungan seks ketika tidak mau atau mereka mengabaikan kebutuhan kamu akan kesenangan di ranjang dan mereka tidak memenuhi kebutuhan kamu secara seksual artinya itu adalah pelecehan emosional.

Membandingkan Kamu dengan Orang Lain

Jika pasangan kamu terus membandingkan kamu dengan orang lain, seperti rekan kerja atau mantan mereka. kamu harus perhatikan.
Membandingkan Kamu dengan Orang Lain/pexels.com

Jika pasangan kamu terus membandingkan kamu dengan orang lain, seperti rekan kerja atau mantan mereka, kamu harus perhatikan. Terutama kalau kamu sudah menyuruh mereka untuk berhenti tapi mereka terus melakukannya.

Dalam hubungan yang melecehkan secara seksual, kamu akan terus-menerus dibandingkan dengan orang lain dan akhirnya merasa bahwa kamu tidak cukup baik dan tidak dapat dicintai.

Ini sama seperti gaslighting, komentar ini dimaksudkan untuk menggerogoti harga diri kamu sehingga kamu merasa insecure. Orang yang insecure jauh lebih mudah dimanipulasi yang tentu saja itu merupakan tujuan mereka.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id