sign up SIGN UP

FASHION

5 Alasan Mengapa Parfum yang Sama Wanginya Bisa Berbeda di Tiap Orang

ira syafira | Sabtu, 13 Mar 2021 07:30 WIB
5 Alasan Mengapa Parfum yang Sama Wanginya Bisa Berbeda di Tiap Orang
caption
Jakarta -

Hey ladies, pernahkan kamu tertarik mencoba parfum milik temanmu. Akan tetapi, ketika kamu pakai ternyata aroma yang dihasilkan menjadi berbeda setelah beberapa saat?

Ternyata hal seperti ini seringkali dialami oleh beberapa orang, dan sudah menjadi hal biasa. Kamu tidak perlu merasa kecewa jika wangi yang di dapat ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi. Beberapa alasan berikut akan menjelaskan mengapa aroma parfum yang sama bisa menghasilkan aroma berbeda bagi setiap orang. Yuk, kita bahas bersama-sama!

Kondisi Tubuh

foto: kondisi tubuh/id.pinterest.com/st-rose
foto: kondisi tubuh/id.pinterest.com/st-rose

Parfum bisa memiliki aroma yang berbeda pada setiap pemakainya, salah satu penyebabnya berasal dari kondisi tubuh. Faktor-faktor seperti kadar pH kulit, keseimbangan hormon, keasamaan lemak kulit, dan pola makan bisa mempengaruhi keharuman parfum tersebut.

Belum lagi dilihat dari sisi usia, jenis keringat, dan juga kelembapan kulit masing-masing orang. tingkat kelembapan yang diproduksi dari pori-pori kulit juga dapat mempengaruhi aroma parfum. Seperti contoh pada kulit terhidrasi, penggunaan parfum akan lebih cepat menguap dan aroma bisa cepat menghilang.

Perbedaan Jenis Kulit

foto: perbedaan jenis kulit/freepik.com
foto: perbedaan jenis kulit/freepik.com

Perbedaan jenis kulit sangat berpengaruh pada keharuman parfum yang digunakan. Kamu harus pintar-pintar memilih parfum sesuai dengan kondisi kulitmu. Untuk kulit kering, gunakan parfum yang memiliki aroma dasar kuat agar wanginya dapat bertahan lebih lama. Sebagai pilihannya, kamu bisa memilih parfum yang beraroma dasar spicy, floral, atau oriental. Jangan lupa gunakan pelembap dulu agar wanginya bertahan lebih lama di kulitmu yang kering.

Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak, kamu bisa menggunakan parfum dengan aroma dasar fruity seperti jeruk. Jika aroma dasar yang di aplikasikan pada kulit berminyak terlalu manis, bisa saja malah membuatmu pusing karena aroma yang terlalu berat. Jadi pilihlah aroma yang sederhana dan menyegarkan.

Pewangi Pada Kain

foto: pengaruh pewangi kain/id.pinterest.com/cultura colectiva
foto: pengaruh pewangi kain/id.pinterest.com/cultura colectiva

Hal lain yang harus diperhatikan jika ingin parfum kamu lebih wangi, coba untuk gunakan pewangi pada kain. Pewangi kain akan melekat di pakaian dan bersentuhan langsung dengan kulit. Wangi yang dihasilkan akan mengandung panas tubuh dan aroma khas dari pribadi kamu.

Percayalah, perpaduan dari pewangi kain dan parfum akan menghasilkan aroma yang cocok untuk kamu. Jadi, perbedaan pewangi kain juga bisa menjadi alasan mengapa aroma parfum setiap orang berbeda.

Waktu Pemakaian Parfum

foto: waktu pemakaian parfum/id.pinterest.com/glowsly
foto: waktu pemakaian parfum/id.pinterest.com/glowsly

Parfum memiliki tiga fase aromatik tersendiri setelah di aplikasikan pada kulit. Fase pertama, fase ini berlangsung sekitar 15 menit setelah parfum disemprotkan dan kamu akan mencium aroma permukaan parfum. Fase kedua, sekitar 2 jam setelah pemakaian kamu dapat merasakan aroma inti dari parfum tersebut. Setelah 5 jam penggunaan, kamu baru bisa menyadari fase ketiga yaitu aroma dasar parfum yang berbeda dari dua fase sebelumnya.

Hal ini bisa disebut sebagai top notes, middle notes, dan base notes dari parfum yang memungkinkan wanginya terus berkembang sepanjang hari. Jika parfum kamu bisa bertahan dalam tiga fase tersebut, maka itulah parfum yang cocok untuk kamu gunakan.

Keadaan Lingkungan

foto: keadaan lingkungan/id.pinterest.com/harpersbazaar
foto: keadaan lingkungan/id.pinterest.com/harpersbazaar

Pasti kamu pernah merasakan pengalaman mencium aroma parfum langsung saat di toko parfum tersebut. Lalu saat kamu membeli parfum tersebut ternyata aroma yang dihasilkan berbeda dengan terakhir kali. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh kondisi sekitar lingkungan. Aroma dari parfum bisa dengan mudah terpengaruh oleh bau tanah atau lokasi saat kamu mencium parfum tersebut. Jadi,yang terjadi kamu mencium 2 aroma berbeda pada tempat yang berbeda pula.

Semua ini menyatakan bahwa tidak semua parfum cocok di aplikasikan ke semua jenis kulit. Meskipun harus berusaha, pilihlah parfum yang sekiranya tepat untuk kamu. Jangan hanya membeli karena ikut-ikut ya!

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id