sign up SIGN UP

Alasan Kuat Mengapa Victoria's Secret Tak Lagi Menggunakan Bidadarinya

Amelia Ayu Kinanti | Senin, 12 Jul 2021 10:22 WIB
Alasan Kuat Mengapa Victoria's Secret Tak Lagi Menggunakan Bidadarinya
caption
Jakarta -

Sedang heboh di jagat sosial media, seorang influencer ibukota, Micelle Halim, yang menyayangkan brand lingerie ternama, Victoria's Secret (VS), tak lagi menggunakan "Angels"nya. Victoria's Angels adalah julukan dari para brand ambassador brand tersebut. Biasanya para "Angels" akan menjadi perhatian utama di saat VS menggelar pagelaran busana tahunannya.

Identik dengan Budaya Misoginis

Victoria's Secret AngelsVictoria's Secret Angels

Victoria's Angel dengan segala keglamorannya yang tampak di atas panggung ternyata memiliki banyak cerita dari sisi yang lain. Secara perusahaan, budaya di VS ternyata tak ramah untuk perempuan. Di sana digambarkan, perempuan seolah hanya sebagai objek, tampilannya disesuaikan dengan apa yang diinginkan pria. Padahal, produk VS sendiri target marketnya adalah perempuan.

Dikutip dari Forbes, banyaknya komplain soal pelecehan seksual terhadap model juga membuktikan betapa buruknya budaya perusahaan di sana. Komplain terbanyak mengarah ke Ed Razek, yang merupakan salah satu eksekutif di L Brand, perusahaan induk VS.

Budaya misoginis ini kemudian terefleksi juga ke bisnis mereka. Mungkin Victoria's Angels merupakan definisi perempuan ideal bagi banyak pria, namun bagaimanapun, pembeli lingerie adalah perempuan. Kebanyakan perempuan (seperti saya) seringkali tak merasa relevan dengan para Victoria's Angels. Dan akhirnya di tahun 2015, harga saham VS turun hingga 75% dari puncak kejayaan mereka.

Berusaha Kembali Relevan dengan Pasar

victoria's secretPaloma Elsesser dalam balutan baju renang Shine Strap/ Foto: Instagram.com/victoriassecret

Seperti yang sudah disampaikan di atas, bagaimanapun, pembeli lingerie adalah perempuan. Jika kita berhitung, berapa banyak perempuan yang memiliki tubuh bak Victoria's Angels? Yup benar, tak banyak. Karena badan manusia sangat beragam.

Menggunakan Victoria's Angels sebagai model otomatis membuat mereka yang bertubuh tidak seperti model merasa tak terwakili. Mereka akan meragukan, apakah VS memiliki ukuran bra yang bisa mereka gunakan. Padahal kenyataannya, VS menyediakan berbagai ukuran lingerie untuk tipe badan seperti apapun.

Sekarang dengan menggunakan perwakilan dari perempuan-perempuan yang lebih beragam, baik secara profesi, juga bentuk tubuhnya, membuat brand VS menjadi lebih relevan. Apalagi sekarang perempuan-perempuan sudah lebih vokal menyuarakan kemauan mereka. Mengutip dari New York Times, Martin Waters, Kepala Eksekutif VS yang baru berujar "Kita harus berhenti menjadi (brand) yang diinginkan pria, tapi mulai berubah menjadi apa yang diinginkan perempuan."

Hal ini paling tidak bisa membuat VS bersaing dengan brand lingerie lain yang mulai bermunculan dan menggunakan strategi kampanye lebih masa kini dan berpihak pada perempuan.

Mempromosikan Body Positivity

Body positivity adalah sebuah pandangan yang mengakui bahwa semua manusia memiliki bentuk badan yang berbeda, termasuk soal bekas luka dan selulit. Tubuh manusia sangat dinamis, bentuk perut kita pun bisa berubah-ubah dalam sehari. Pandangan ini menormalisasi hal-hal tersebut. Bahwa bertubuh plus size tidak sama dengan tidak sehat. Definisi sehat biarkan para ahli gizi yang mengukur, tapi memang ada perempuan-perempuan yang memang memiliki rangka tubuh yang besar. Sehingga ukurannya pun jauh lebih besar jika dibandingkan dengan perempuan pada umumnya (apalagi dibandingkan dengan para model), dan itu wajar.

Sebaliknya, kurus pun tak berarti sehat. Sudah banyak model yang mengakui betapa gaya hidup mereka rusak karena tekanan "harus kurus" tak jarang mereka terpaksa mengonsumsi obat-obatan terlarang atau memiliki gangguan makan.

Dengan mempromosikan body positivity membuat orang menyadari bahwa bentuk tubuh yang "sempurna" adalah ketika si pemilik tubuh bisa menerima bentuk tubuhnya, menghargai bentuk tubuhnya, dan menjaga tubuhnya itu agar tetap sehat.

Meredefinisi Kata Cantik dan Seksi

victoria's secretPara perempuan hebat dalam VS Collective/ Foto: Instagram.com/victoriassecret

Semua orang memiliki definisi cantiknya sendiri, seperti halnya Micelle Halim yang menganggap bahwa Victoria's Angels lebih cantik ketimbang model VS yang baru. Tapi memaksakan definisi cantik kita, lalu menunjuk orang lain yang tak sesuai dengan definisi tersebut lalu menghina tentu tidak dibenarkan. Karena kata cantik dan seksi, tak ada aturan bakunya. Selama ini pandangan kita akan cantik dan seksi kebanyakan disetir oleh industri. Layaknya VS yang menampilkan Victoria's Angelsnya selama ini.

Jika VS saja mau mengubah pola pikir dan bisnisnya, saatnya kita juga mengubah pola pikir kita Beauties. Saatnya kita sesama perempuan bisa menghargai, dan mendukung perempuan lain. Tak lagi menilai mereka dari sebuah standar kecantikan sepihak. Karena cantik itu memiliki arti yang sangat luas.

Mulai sekarang, yuk menjadi lebih bijak!

(ayk/ayk)

Our Sister Site

mommyasia.id