sign up SIGN UP

Mewarnai Rambut Bikin Kecanduan? Berikut Penjelasan Para Psikolog!

Ayuliy Lestari | Senin, 13 Sep 2021 22:00 WIB
Mewarnai Rambut Bikin Kecanduan? Berikut Penjelasan Para Psikolog!
caption

Mewarnai rambut adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi beberapa orang. Tak jarang para perempuan rela merogoh kocek yang cukup dalam demi mendapatkan warna rambut idaman. Yups, karena terkadang, merubah warna rambut membuat seseorang merasa lebih fresh, percaya diri dan menemukan semangat baru.

Namun beberapa tahun lalu, model cantik, Kylie Jenner sempat membahas mengenai warna rambutnya yang selalu berubah. Bintang Reality Show yang menjadi maestro kecantikan ini mengatakan bahwa ia baru saja mengalami kecanduan mengubah warna rambut.

Mewarnai rambut bikin kecanduan
Mewarnai rambut bikin kecanduan/Foto: Pinterest.com/Kyliejenner

Menurutnya, mengubah gaya rambut bisa membuatnya merasa menjadi seseorang yang baru dan ia juga sangat senang ketika merasa berbeda. Kylie bahkan sangat sering mengganti warna rambut untuk menghindari perasaan seakan ‘mengalami kemunduran'.

Nah, apakah benar kebiasaan mewarnai rambut dapat diklasifikasikan sebagai kecanduan?

Mewarnai Rambut Berkaitan dengan Reward Sistem

Mewarnai rambut bikin kecanduan
Mewarnai rambut bikin kecanduan/Foto: Pinterest.com/Kyliejenner

Melansir dari Byrdie, seorang psikolog, Heather Silvestri, PhD, mengatakan bahwa perilaku yang terlihat adiktif dengan mengubah warna rambut adalah keinginan dari pikiran seseorang untuk mendapatkan penghargaan atau reward sistem. Sehingga hal tersebut membuat seseorang melakukannya berulang-ulang.

Menurut Silvestri, mewarnai rambut memang bisa menjadi pemicu kecanduan namun hal tersebut tergantung pada hubungan seseorang dengan perilakunya. Bisa dikatakan kecanduan, jika seseorang menghabiskan terlalu banyak waktu atau hal-hal berharga lainnya demi mewarnai rambut.

Mewarnai Rambut Berkaitan dengan Self-esteem Issues

Mewarnai rambut bikin kecanduan
Mewarnai rambut bikin kecanduan/Foto: Pinterest.com/Kyliejenner

Vivian Diller, PhD, seorang psikolog dan pakar media dari New York mengatakan kebutuhan mengubah warna rambut secara konstan dapat dikaitkan dengan self-esteem issues. Menurutnya beberapa orang memang menggunakan warna rambut untuk meningkatkan penampilan sehingga menjadi lebih percaya diri dan mendapatkan kepuasan.

Seseorang bisa dikatakan kecanduan jika terus-menerus menggunakan pewarna rambut dengan mengesampingkan kebutuhan akan kesehatan fisik. Misalnya, ketika seseorang tetap mewarnai rambut meskipun keadaan rambut tidak memungkinkan, rapuh, rontok dan lain-lain.

Mewarnai rambut bikin kecanduan
Mewarnai rambut bikin kecanduan/Foto: Pinterest.com/Kyliejenner

Kedua psikolog tersebut sepakat bahwa ketergantungan terhadap pewarna rambut adalah kombinasi dari kecenderungan perilaku kompulsif yang disandingkan dengan kecenderungan situasional.

Jadi ketika kamu hanya ingin mewarnai rambut karena ingin tampil beda, mengikuti tren atau bahkan hanya ingin menutup uban, maka hal tersebut tidak masuk kategori kecanduan, Beauties. Don’t worry!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id