sign up SIGN UP

Sisi Lain dari Industri Fashion, Ini Tekanan Mental yang Sering Dialami oleh Para Model

Rayoga Firdaus | Jumat, 08 Oct 2021 14:00 WIB
Sisi Lain dari Industri Fashion, Ini Tekanan Mental yang Sering Dialami oleh Para Model
caption
Jakarta -

Di balik gemerlapnya industri fashion khususnya dunia model, topik kesehatan mental nyatanya masih jarang dibicarakan atau diberi perhatian khusus. Padahal beratnya tekanan yang diberikan oleh para pelaku industri fashion ditambah iklim persaingan yang kompetitif sering membuat model menjadi abai terhadap kesehatan mental. Belum lagi beberapa sudah mulai menekuni profesi ini sejak usia belia, membuat mereka juga belum siap untuk menanggung beban mental seorang pekerja profesional.
Lalu tekanan mental apa saja yang umumnya dihadapi oleh seorang model? Berikut rangkumannya.

Eating Disorder

Sydney Giordano, associate director Model Alliance, sebuah organisasi yang memperjuangkan dan melindungi hak-hak model, dalam wawancaranya bersama situs Backstage mengatakan bahwa eating disorder atau gangguan makan menjadi masalah mental yang sering dihadapi oleh model. Pada tahun 2017 Model Alliances pernah melakukan survey bersama Harvard University dan Northeastern University mengenai hal ini terhadap 85 model perempuan dengan usia rata-rata 22 tahun.

"Lebih dari setengah model yang kami survey, sekitar 54 persen mengatakan bahwa mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan jika tidak bisa menurunkan berat badan. Maka, bukan hanya model ditekan agar menurunkan berat badan tapi juga hidup mereka bergantung karenanya. Tekanan besar untuk menurunkan berat badan agar bisa mencari nafkah adalah hal yang tidak bisa diterima. Ini sangatlah berbahaya bagi para model, baik dalam hal kesehatan mental, dan juga keamanan dan kesehatan fisik," terang Sydney.

Rasisme

Anok YaiAnok Yai/ Foto: Vogue/Ethan James Green


Dalam wawancara yang sama, Sydney juga mengatakan bahwa rasisme menjadi hal yang turut memengaruhi kesehatan mental model. Seperti diketahui kehadiran para model kulit hitam atau Asia memang jarang tampil mendominasi. Hal tersebut karena para brand masih membatasi jumlah perekrutan mereka atau dikenal dengan tokenism. Padahal seharusnya tidak perlu ada pembatasan kuota perekrutan terkait ras. Anok Yai, model kenamaan asal Sudan Selatan pernah bercerita bahwa dalam sebuah pemotretan ia diminta seorang hairstylist untuk meluruskan rambutnya sendiri karena si penata rambut tidak terbiasa menangani rambut perempuan ras kulit hitam.

Tekanan Mental yang Dialami Model Plus Size

Candice HuffineCandice Huffine/ Foto: Vogue/Angelo Penetta


Tekanan mental juga dialami para model plus size. Di mana meski kesadaran untuk menampilkan citra tubuh yang beragam mulai meluas namun belum sepenuhnya dipahami. Candice Huffine menceritakan pengalamannya ketika akan tampil di sebuah fashion show, 4 hari sebelum acara stylist memintanya untuk tidak mengkonsumsi karbohidrat. Pengalaman lainnya adalah, "Saya sedang berbelanja di sebuah department store di New York dan mereka memajang ukuran plus size berdekatan dengan tumpukan kasur," terangnya kepada Harper's Bazaar.

Tragedi Daul Kim

Daul KimDaul Kim/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Pada tahun 2009, model Daul Kim ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Paris. Penyebabnya adalah bunuh diri dengan cara gantung diri. Daul Kim baru berusia 20 tahun kala itu. Dalam catatan harian di blog miliknya, Daul sempat menuliskan bahwa ia merasa capai, kesepian dan depresi dengan tekanan pekerjaan yang dilakoninya tersebut.

Dengan segala tekanan mental dan fisik yang ada, industri fashion dan para pihak terkait di industri model juga perlu segera berbenah demi menciptakan iklim kerja yang sehat dan kondusif bagi model.

Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, ada baiknya menghubungi pihak yang bisa membantu.

Misalnya saja Komunitas Save Yourselves melalui Instagram/@saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi.

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id