sign up SIGN UP

Bella Hadid, Soo Joo Park dan Sejumlah Model Ungkap Tekanan yang Mereka Hadapi dari Industri Fashion

Rayoga Firdaus | Rabu, 11 Aug 2021 19:00 WIB
Bella Hadid, Soo Joo Park dan Sejumlah Model Ungkap Tekanan yang Mereka Hadapi dari Industri Fashion
caption
Jakarta -

Meski terlihat glamor dari luar, nyatanya menjadi seorang model tidak lah selalu enak dan bahkan penuh dengan tekanan seperti dibagikan oleh Bella Hadid. Bella bersama sejumlah model lainnya seperti Anok Yai, Ariel Nicholson, Soo Joo Park dan lainnya membagikan tekanan yang mereka selama menjalani profesi ini dalam sebuah video yang dirilis oleh Vogue.

"Saya telah sekian tahun menjalani profesi ini namun terkadang saya merasa dipaksa dan tidak dapat untuk berkata 'tidak' atau semisal membicarakan efek dari pemotretan iklan ini dan selama beberapa tahun terakhir saya menyadari bahwa saya memiliki batasan yang tidak bisa dilewati. Dan jika saya dapat kembali ke masa lalu, saya tidak ingin melakukan beberapa pemotretan yang membuat saya tidak nyaman. Namun terkadang kita harus melewati fase yang 'kacau' dahulu untuk bisa melangkah maju ke depan," ujar Bella Hadid.

Vogue September 2021Vogue September 2021/ Foto: Vogue/Ethan James Green

Sementara itu Ariel Nicholson, yang juga berhasil mencetak sejarah sebagai model transgender pertama yang tampil di cover Vogue Amerika bercerita bahwa kadang ia merasa insecure dengan tubuhnya ketika menjalani sesi fitting. "Ketika misalnya kaki saya terlalu besar untuk sepatu yang disediakan atau bahu saya terlalu lebar, terkadang saya sedikit mengalami gender dysphoria karena ada banyak perempuan yang dapat memakai semua pakaian yang ada," ujarnya.

Ariel NicholsonAriel Nicholson/ Foto: Vogue/Ethan James Green

Video yang dirilis oleh majalah Vogue Amerika ini memang sejalan dengan tema yang diusung dalam edisi September 2021 yang mengupas mengenai perubahan yang terjadi di dunia model. Vogue sendiri pada edisi ini selain mengetengahkan Arie Nicholson, juga menampilkan dua model plus size di sampul depannya. Sebuah gesture yang mengindikasikan bahwa Vogue, yang acapkali dinilai diskriminatif, juga mulai ikut dalam arus perubahan yang ada.

Rasisme juga menjadi isu lain yang disorot. Model asal Korea Selatan Soo Joo Park yang telah membintangi sejumlah foto iklan kenamaan seperti Chanel, Balmain dan Tom Ford menceritakan pengalamannya. "Satu hal yang sering saya alami adalah, 'Oh kamu bisa berbicara bahasa Inggris secara lancar dan tidak memiliki aksen', dan saya bahkan tidak pernah berpikir bahwa dia memiliki aksen,".

Anok YaiAnok Yai/ Foto: Vogue/Ethan James Green

Belajar dari pengalamannya ketika dalam sebuah pemotretan seorang hair stylist tidak bisa meluruskan rambutnya dan ia diminta meluruskan rambutnya sendiri, langsung membuat keputusan tegas. "Saya menolak pekerjaan yang mengharuskan saya untuk meluruskan rambut. Saya katakan, mereka bisa menata rambut saya dalam gaya Afro atau cornrows atau tidak sama sekali," terang Anok Yai.

Sejumlah regulasi turut mulai diberlakukan untuk mulai lebih menciptakan iklim kerja yang lebih bersahabat bagi para model. Seperti Vogue dan CFDA, selaku organisasi desainer Amerika, mengeluarkan aturan bahwa mereka hanya akan merekrut model yang telah berusia 18 tahun. Vogue juga akan memastikan kenyamanan dan keamanan model ketika menjalani photoshoot. Pemerintah Prancis juga telah menerapkan standar terkait syarat body mass index bagi model yang ingin bekerja di negaranya guna mencegah terjadinya penekanan pada model untuk menurunkan berat badan mereka hingga ke taraf ekstrem.

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id