sign up SIGN UP

FASHION

Yuk Bisa yuk, Hentikan 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Rambut

Intan Dwi | Senin, 11 Jan 2021 14:30 WIB
Yuk Bisa yuk, Hentikan 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Rambut
Hentikan 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Rambut / freepik.com
Jakarta -

Masih banyak orang yang tidak mengetahui bahkan menyepelekan kebiasaan-kebiasaan yang bisa memperburuk kondisi rambut. Bahkan sebagian orang masih tetap melakukannya meskipun sudah mengetahui bahwa itu kebiasaan buruk yang bisa merusak rambut.

Kebiasaan ini bisa menyebabkan rambut rontok, aroma tidak sedap bahkan menimbulkan reaksi alergi. Dilansir dari Preview, inilah kebiasaan buruk yang enggak boleh dilakukan karena dapat merusak rambut.

Memijat Kulit Kepala dengan Kasar

Jika kamu memijat kulit kepala dengan kuku atau semacam gesekan hebat, kulit sensitif di dalamnya atau kulit seboroik itu akan memperburuk seborrhea atau memperburuk infeksi.
Memijat Kulit Kepala dengan Kasar/freepik.com

Ternyata pijat kulit kepala juga tidak selalu menjadi cara perawatan yang terbaik untuk rambut. Jika kamu memijat kulit kepala dengan kuku atau semacam gesekan hebat, kulit sensitif di dalamnya atau kulit seboroik itu akan memperburuk seborrhea atau memperburuk infeksi.

Lagipula, kulit kepala kamu adalah perpanjangan dari kulit wajah kamu jadi kamu harus berhati-hati juga. Disarankan saat memijat kulit kepala kamu dengan lembut menggunakan ujung jari, sebaiknya lakukan dengan gerakan melingkar kecil.

Mengenakan Topi untuk Waktu yang Lama

rupanya mengenakan topi bukan cara yang bisa dilakukan dalam waktu yang lama, kamu tidak boleh memakainya selama sehari penuh.
Mengenakan Topi untuk Waktu yang Lama/freepik.com

Tidak sedikit wanita ataupun pria yang memilih mengenakan topi saat mereka merasa ‘bad hair day’. Tapi rupanya itu bukan cara yang bisa dilakukan dalam waktu yang lama, kamu tidak boleh memakainya selama sehari penuh.

Karena topi mengganggu sirkulasi darah kulit kepala kamu dan sebagian besar panas tubuh kita keluar melalui kulit kepala, sehingga dapat mengakibatkan penumpukan keringat dan sebum di rambut. Ini juga akan membuat kulit kepala menjadi lebih lembap, menjadikannya rumah yang menyenangkan bagi kuman.

Mengikat Rambut Saat Masih Basah

Padahal kebiasaan ini memilik efek yang paling mencolok, yaitu nantinya rambut menjadi bau.
Mengikat Rambut Saat Masih Basah/pexels.com

Rambut basah yang menempel di leher setelah mandi mungkin memang bikin enggak betah, karena itu kalian pasti memilih mengikatnya, kan? Padahal kebiasaan ini memilik efek yang paling mencolok, yaitu nantinya rambut menjadi bau.

Tak hanya itu, jika ini sering dilakukan juga bisa memperburuk masalah kulit kepala yang tadinya sehat. Jadi, lebih baik keringkan rambut kamu sepenuhnya sebelum mengikat rambut.

Menggunakan Produk Rambut yang Tebal di Kulit Kepala

Produk dengan tekstur seperti kondisioner dan perawatan lainnya sering kali mengandung silikon atau pelumas yang tidak mudah dicuci dengan air.
Menggunakan Produk Rambut yang Tebal di Kulit Kepala/freepik.com

Produk dengan tekstur seperti kondisioner dan perawatan lainnya sering kali mengandung silikon atau pelumas yang tidak mudah dicuci dengan air. Nah, kalau produk ini bersentuhan dengan kulit kepala maka penumpukannya dapat menyumbat pori-pori kita yang menyebabkan reaksi alergi atau bahkan rambut rontok.

Solusinya, lebih baik saat menggunakan produk seperti ini hanya diterapkan ke bagian rambut yang rusak (ujung rambut), kecuali kalau produk itu memang dirancang khusus sebagai perawatan kulit kepala.

Terlalu Lama Membungkus Rambut Basah

Membiarkan kulit kepala terkena kelembapan untuk waktu yang lama memungkinkan kuman untuk tumbuh lebih aktif di area tersebut.
Terlalu Lama Membungkus Rambut Basah/freepik.com

Sama halnya seperti mengikat rambut saat rambut masih basah, ini merupakan kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh banyak orang. Membiarkan kulit kepala terkena kelembapan untuk waktu yang lama memungkinkan kuman untuk tumbuh lebih aktif di area tersebut.

Hal ini berpotensi jadi meningkatkan dermatitis juga, jadi bagi mereka yang memiliki kulit sensitif harus menjauhi. Tetapi kalau kamu masih mau melakukannya, cukup lakukan selama satu atau dua menit agar tidak memberikan efek buruk.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id