sign up SIGN UP

Jangan Sedih! Uang Bisa Membeli Kebahagiaan, Begini Penjelasannya

Febriyani Rahmania | Rabu, 08 Sep 2021 22:00 WIB
Jangan Sedih! Uang Bisa Membeli Kebahagiaan, Begini Penjelasannya
caption
Jakarta -

"Uang tidak bisa membeli kebahagiaan", ungkapan tersebut begitu populer di luar sana dan banyak orang terhipnotis  memercayainya. Padahal, ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Uang bisa kok membeli sesuatu yang bisa bikin kita puas dan happy.

Dikutip dari Insider, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan emosional meningkat seiring dengan pendapatan. Pada 2010, survei dilakukan pada 450.000 orang Amerika dan mendapatkan hasil bahwa responden dengan pendapatan lebih tinggi melaporkan kesejahteraan emosional yang lebih tinggi. Disebutkan orang yang memiliki kesejahteraan emosional memiliki pendapatan $75.000 per tahun.

Sederhananya, dengan memiliki uang, kamu dapat memenuhi kebutuhan dasar, menikmati pengalaman hidup, dan punya kehidupan sosial yang menjadi faktor penting untuk kebahagiaan dalam hidup.

Punya uang bikin kita sehat secara mental!

Waktunya Gajian, Catat Beauties Ini 4 Tips Supaya Nggak Kalap Saat Belanja/pexels.com/borko manigodaWaktunya Gajian, Catat Beauties Ini 4 Tips Supaya Nggak Kalap Saat Belanja/pexels.com/borko manigoda

Menurut Lindsay Bryan-Podvin, LMSW, seorang terapis keuangan dan penulis buku "The Financial Anxiety Solution", yang dikutip dari Insider, mengatakan pendapatan tahunan sebesar $75.000 mungkin bukan batas atas untuk semua orang, melainkan mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan perawatan kesehatan adalah prioritas utama.

Kemudian, jumlah kepuasan juga bisa diperoleh dari variasi pendapatan tergantung pada faktor-faktor seperti biaya hidup di daerah kamu dan hobi kamu. "Datanya cukup jelas bahwa ketika kita bisa mengurus diri sendiri secara finansial, kesehatan mental kita lebih baik," kata Bryan-Podvin dikutip dari Insider.

Faktanya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa yang hidup di bawah tingkat kemiskinan berpotensi tiga sampai empat kali mengalami depresi daripada orang dewasa yang hidup di atau di atas tingkat kemiskinan. See?

Namun, ...

Selanjutnya, kata Bryan-Podvin, setelah kamu memenuhi kebutuhan dasar, gagasan uang bisa membeli kebahagiaan bergantung pada apa yang kamu belanjakan. Namun, ada teori umum mengatakan bahwa menghabiskan uang untuk sebuah pengalaman bisa membuat kamu lebih bahagia daripada menghabiskan uang untuk benda-benda.

Foto: Travelling untuk Kesehatan Lebih Baik/freepik.comFoto: Travelling untuk Kesehatan Lebih Baik/freepik.com/ Foto: Freepik.com

Beberapa penelitian mendukung hal ini. Sebuah catatan pada 2014 menemukan bahwa pengalaman membuat orang lebih bahagia, karena mereka meningkatkan kehidupan sosial sebagaimana kodrat manusia, yaitu makhluk sosial.

Begitu pula dengan jajak pendapat pada 2014 terhadap lebih dari 2.000 milenial. Survei ini mengungkapkan bahwa 78% lebih suka menghabiskan uang untuk pengalaman atau acara dibandingkan dengan objek materi.

Pada kenyataanya, bagi sebagian orang, mungkin membeli barang bisa memberi kebahagiaan paling besar. "Apa yang ditunjukkan oleh penelitian adalah apabila kita memiliki ketertarikan pada suatu benda, dengan begitu kita bisa mendapatkan banyak kebahagiaan dengan membeli barang itu," kata Bryan-Podvin.

So, bagaimana menurutmu, Beauties? Apakah kebahagiaan bisa membeli kebahagiaan?

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id