sign up SIGN UP

Kiat Ampuh Mengolah Daging Kurban Supaya Empuk ala Chef!

Budi Rahmah Panjaitan | Minggu, 18 Jul 2021 13:00 WIB
Kiat Ampuh Mengolah Daging Kurban Supaya Empuk ala Chef!
caption

Daging kurban perlu diolah dengan tepat supaya tidak alot saat dikonsumsi dan cita rasanya menjadi lebih nikmat. Mengolah daging kurban memang memilki tingkat kesulitan tersendiri, terlebih lagi untuk Beauties yang belum terbiasa mengolahnya.

Jika keliru, maka tekstur daging yang dihasilkan bisa keras dan sulit untuk digigit. Mengutip dari detikFood, agar hal tersebut tidak terjadi, Chef Ragil Imam Wibowo, Chef Stefy Santoso dan pakar kuliner William Longso memberikan beberapa kiat jitu saat mengolah daging supaya hasilnya empuk.

Apa saja kiatnya? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Jangan Langsung Memasak Daging Usai Dipotong

Memasak daging kurban supaya empuk dengan tidak memasaknya langsung/ Foto: Freepik.com
Memasak daging kurban supaya empuk/ Foto: Freepik.com

Tips mengolah daging kurban supaya empuk yang pertama adalah jangan langsung memasak daging usai dipotong. Tips ini disarankan langsung oleh Chef Stefu. Alasannya karena daging yang baru dipotong masih tegang sehingga apabila langsung diolah akan cenderung bertekstur alot. Untuk itu, diamkan daging selama beberapa jam sebelum diolah agar tekstur yang nantinya dihasilkan lebih empuk.

2. Bersihkan Daging dengan Tepat

Membersihkan daging kurban memperhatikan karakteristik daging yang akan diolah/ Foto: Freepik.com
Membersihkan daging kurban memperhatikan karakteristik daging/ Foto: Freepik.com

Selain memberi jeda waktu antara proses memotong dengan proses memasak, tips berikutnya yang bisa diterapkan supaya daging kurban bertekstur empuk adalah membersihkan daging dengan tepat.

Chef Ragil sendiri mengatakan bahwa setiap daging memiliki karakteristik tersendiri sehingga cara pembersihannya bisa berbeda. Untuk daging kambing, chef Ragil menyarankan untuk tidak membersihkannya dengan air. Hal tersebut dikarenakan mencuci daging kambing dengan air membuat bau nya semakin kuat.

Cara membersihkan daging kambing yang disarankan ialah dengan menggunakan lap ataupun tisu dapur hingga kering. Jika sudah, dilanjutkan dengan merebus daging kambing sebentar supaya kotoran beserta sisa darahnya bisa keluar.

3. Membungkus Potongan Daging dengan Daun Pepaya

Membungkus daging kurban dengan daun pepaya disarankan untuk membuat daging lebih empuk/ Foto: Freepik.com
Membungkus daging kurban dengan daun pepaya/ Foto: Freepik.com

Chef Stefu menyarankan untuk membungkus potongan daging kurban menggunakan daun pepaya selama beberapa waktu untuk menghasilkan tekstur yang empuk. Adapun zat utama dari daun pepaya yang berpengaruh terhadap tekstur daging adalah getahnya. Getah dari daun pepaya diketahui akan meresap ke dalam serat daging.

Alhasil, tekstur olahan daging kurban menjadi lebih lunak dan empuk. Meski demikian, chef Stefu mengingatkan untuk tidak terlalu lama membungkus daging menggunakan daun pepaya karena ada kemungkinan dapat mempengaruhi rasa daging itu sendiri.

4. Besar Kecilnya Api Saat Memasak

Besar kecil api saat memasak daging kurban perlu diperhatikan karena mempengaruhi tekstur/ Foto: Freepik.com
Besar kecil api saat memasak daging kurban/ Foto: Freepik.com

Nah, satu lagi tips yang tidak kalah penting untuk diterapkan ketika memasak daging kurban adalah besar kecilnya api saat memasak. Pakar kuliner William Wongso menyebutkan bahwa besar api ketika memasak daging menjadi satu hal yang paling mendasar. Semakin besar api yang digunakan untuk memasak, maka tekstur daging akan semakin cepat hancur.

Selain hancur, memasak daging dengan api besar juga membuat penyerapan bumbu menjadi kurang maksimal. Jelas saja hal ini akan mempengaruhi hasil akhir berupa cita rasa olahan daging kurban.

Adapun tips yang disarankan yaitu mengecilkan api kompor apabila daging sudah mulai berubah warna. Selain menghindari tekstur daging menjadi hancur, api kecil ini membantu penyerapan bumbu sesuai resep yang digunakan lebih maksimal.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id