sign up SIGN UP

LIFE

Yuk Olahraga! Ini Bedanya Ikutan Aerobik, Body Language dan Zumba

Christine Lie | Sabtu, 31 Dec 2016 04:00 WIB
Yuk Olahraga! Ini Bedanya Ikutan Aerobik, Body Language dan Zumba
caption
Olahraga cardio misalnya aerobik, zumba atau body language kini menjadi favorit para perempuan untuk lebih sehat. Nah, berbeda jenis olahraga, tentunya berbeda juga hasil yang akan didapatkan tubuh. Apa sajakah itu?

Aerobic


Senam aerobik terdiri dari gerakan yang bisa membentuk otot bagian tubuh dan meningkatkan aliran oksigen ke jantung sehingga tubuh membakar kalori lebih cepat, membentuk otot paha, perut, pinggul, pinggang, bokong, legan & dada.
 

[Gambas:Youtube]

Senam Body Language


Senam body language fokus pada kontraksi pada otot dasar tubuh, khususnya pinggul & perut. Kontraksi otot pinggul dan perut akan menguatkan otot dasar rongga panggul (pinggul bagian belakang) sehingga dapat membuat otot Miss V kuat.

Karena melatih kontraksi otot, gerakannya pun tidak lincah dan kebanyakan stay di tempat,  tapi keringat yang dihasilkan juga tidak kalah banyak loh! Kamu bisa latihan senam body language dengan mencontoh gerakan pada video di bawah ini.


[Gambas:Youtube]


Zumba


Zumba mirip dengan senam aerobik tapi lebih dinamis dan energik. Gerakan zumba lebih adalah campuran dari salsa, cumbia, merengue hingga hip-hop. Gerakan yang dilakukan lebih elastis dengan banyak goyangan mengikuti ritme musiknya sehingga peserta zumba lebih bersemangat dan lebih aktif daripada senam aerobik.

Pembakaran lemak pada senam zumba lebih banyak karena tariannya lebih energik dengan goyangan pinggul, ayunan lengan hingga ayunan kaki. Kamu wajib mencoba senam zumba, karena akan membuat kamu lebih cepat kurus dan otot lebih kencang!


[Gambas:Youtube]

Kapan Sebaiknya Melakukan Olahraga?


Pola terbaik untuk melakukan olahraga adalah pada pagi hari dimana tubuh telah kembali segar setelah istirahat dan perbaikan sel tubuh. Berikut ini adalah beberapa point tentang kapan seharusnya melakukan olahraga:

        
  1. Lakukan pada pagi hari, karena tubuh siap untuk mengawali hari, pikiran lebih segar dan sel tubuh sudah memperbaiki kerusakannya sewaktu kita tidur
  2.     
  3. Untuk hasil yang terbaik, lakukan olahraga setiap hari. Lebih baik aerobik, zumba atau body language selama 30-45 menit setiap hari, daripada dilakukan selama 1,5 jam tapi sesekali saja.
  4.     
  5. Jangan mulai olahraga saat perut kosong, makanlah 2 jam sebelum melakukan olahraga.

Foto: https://www.kompasiana.com/antoniustriwibowo/meluangkan-waktu-untuk-olahraga-mengapa-sulit_57c6fcd2fd22bd754dde7b0f
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id