sign up SIGN UP

LIFE

5 Kebiasaan Sepele yang Membuat Mata Minus

Budi Rahmah Panjaitan | Rabu, 09 Jun 2021 16:00 WIB
5 Kebiasaan Sepele yang Membuat Mata Minus
Foto: Kebiasaan yang membuat mata minus/freepik.com

Mata minus atau yang disebut miopi dalam ilmu kedokteran merupakan kondisi di mana mata tidak dapat melihat jelas objek yang jaraknya jauh. Kondisi ini terjadi saat bayangan optik yang seharusnya jatuh pada retina malah jatuh di depan retina. Penyebab mata minus sendiri bisa berasal dari faktor genetik dan juga non genetik.

Berbicara soal faktor non genetik, maka erat kaitannya dengan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Bahkan, kebiasaan-kebiasaan tersebut sering kali dianggap sepele. Lantas, apa saja kebiasaan sepele yang bisa membuat mata minus? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Sering Begadang

Ilustrasi begadang bisa membuat mata lelah yang memicu mata minus/freepik.com
Ilustrasi begadang/freepik.com

Apakah Ladies salah satu yang suka begadang? Jika ya, maka sudah seharusnya untuk berpikir ulang supaya tidak melakukannya lagi. Selain dapat menyebabkan masalah kesehatan secara umum, begadang juga bisa menurunkan kesehatan mata, lho. Hal ini dikarenakan waktu tidur yang terpangkas membuat mata menjadi lelah dan tegang. Apabila mata sering lelah dan tegang, maka dapat memicu terjadinya mata minus.

Oleh sebab itu, usahakan untuk selalu tidur tepat waktu dengan durasi 6 hingga 8 jam per hari. Agar hal tersebut dapat tercapai, aturlah schedule kegiatan ataupun pekerjaan dengan baik. Dengan tercukupinya waktu tidur, pelumasan mata juga terbantu sehingga bisa meringankan iritasi mata yang terjadi.

2. Sering Mengucek Mata

Ilustrasi mengucek mata bisa menyebabkan iritasi dan memicu minus/freepik.com
Ilustrasi mengucek mata/freepik.com

Selanjutnya, kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan mata minus adalah sering mengucek mata. Biasanya hal ini sering dilakukan saat mata mulai terasa gatal sehingga mengucek menjadi pilihan instan yang membuat rasa gatal menjadi berkurang. Namun, usai mengucek, mata akan tampak merah bahkan tak jarang menimbulkan iritasi. Hal ini berkaitan dengan konjungtivitis alergi dan infeksi yang terjadi pada mata.

Lebih bahayanya lagi, kebiasaan mengucek mata meningkatkan risiko keratoconus yaitu penipisan dan pembentukan kornea dari yang semula bulat menjadi bentuk kerucut. Jika dibiarkan, penglihatan bisa hilang secara bertahap. Bagi penderita mata glaukoma, ini bisa membuat  kondisi mata semakin buruk.

3. Menonton dan Membaca di Tempat Gelap

Ilustrasi membaca di tempat gelap membuat mata jadi tegang /freepik.com
Ilustrasi membaca di tempat gelap/freepik.com

Kebiasaan membaca maupun menonton di tempat gelap juga bisa menyebabkan mata minus. Hal ini dikarenakan tingkat cahaya yang kurang di tempat gelap membuat mata bekerja lebih keras untuk penyesuaian. Hal ini pula lah yang tidak jarang membuat mata menjadi sakit, terasa kering dan lelah.

Apabila kebiasaan ini tidak segera dihilangkan, maka bersiaplah untuk kemungkinan terburuk yaitu mata menjadi minus. Di samping itu, gangguan kesehatan lainnya seperti insomnia dan sakit kepala juga sangat mungkin terjadi karena kebiasaan ini.

4.Terlalu Lama di Depan Layar gadget

Ilustrasi menatap layar gadget dalam waktu lama bisa membuat mata lelah /freepik.com
Ilustrasi menatap layar gadget/freepik.com

Di era digital seperti sekarang ini memang mengharuskan banyak pekerjaan untuk dilakukan dengan gadget. Meskipun banyak kemudahan yang ditawarkan, terdapat risiko apabila terlalu lama di depan layar gadget. Risiko yang dimaksud berkaitan dengan mata minus dikarenakan kurangnya frekuensi mata berkedip ketika menatap layar gadget. Padahal, mengedipkan mata secara berkala penting untuk pembersihan mata.

Di lain sisi, terlalu lama menatap layar gadget membuat ketegangan mata menjadi bertambah. Biasanya ditandai dengan pandangan menjadi kabur, sakit kepala, sensasi terbakar dan lainnya. Oleh karenanya, penting untuk mengatur jarak aman menatap layar gadget, frekuensi mengedipkan mata dan durasi bekerja di depan layar gadget.

[Gambas:Instagram]

5. Kurang Mengonsumsi Buah dan Sayur

Ilustrasi jarang makan buah dan sayur menjadi salah satu kebiasaan yang harus dihilangkan supaya mata sehat /freepik.com
Ilustrasi jarang makan buah dan sayur/freepik.com

Nah, satu lagi kebiasaan yang juga cukup sering disepelekan adalah kurangnya mengonsumsi buah dan sayur. Biasanya, ada banyak alasan yang mendasari hal ini. Mulai dari tidak sempat memasak makanan sehat yang memasukkan sayur ataupun buah di dalamnya hingga kurangnya minat untuk mengonsumsi buah dan sayur.

Padahal, buah dan sayur berperan penting untuk menjaga kesehatan mata. Sayuran hijau gelap  mengandung zat zeaxanthin dan lutein yang baik mencegah gangguan mata seperti mata minus dan juga katarak. Buah berwarna oranye dan kuning juga baik dikonsumsi karena mengandung Vitamin C, E dan betakaroten yang baik untuk mata.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id