sign up SIGN UP

6 Bahaya yang Mengintai Saat Melakukan Seks Anal, Hati-hati Bisa Memicu Kanker Anus!

Ratih Dewi | Rabu, 15 Sep 2021 22:30 WIB
6 Bahaya yang Mengintai Saat Melakukan Seks Anal, Hati-hati Bisa Memicu Kanker Anus!
caption

Setiap orang bisa memiliki fantasi atau kepuasan seks yang berbeda-beda, salah satunya dengan melakukan seks anal. Melansir dari laman WebMD, beberapa orang menganggap seks anal menyenangkan karena anus memiliki otot yang sensitif dan rapat. 

Walaupun posisi seks seperti ini kebanyakan tidak akan mengakibatkan kehamilan, faktanya seks anal bisa berbahaya atau menimbulkan risiko yang cukup serius, mulai dari cedera kulit hingga kanker.

1. Terjangkit Infeksi Bakteri dari Anus

Terjangkit Infeksi Bakteri dari Anus
Terjangkit Infeksi Bakteri dari Anus/Foto : pexels.com/pixabay

Anus berfungsi untuk menahan dan mengeluarkan feses dan karena itu anus penuh dengan bakteri dari feses. Jika melakukan aktivitas seks anal, maka bakteri yang ada di anus akan berpotensi menginfeksi penis pasangan.

Melakukan hubungan seks dari anus lalu berpindah ke vagina, juga bisa menyebabkan infeksi pada vagina atau saluran kemih karena bakteri yang menempel pada penis. 

2. Tidak Bisa Menahan Buang Air Besar

Tidak Bisa Menahan Buang Air Besar
Tidak Bisa Menahan Buang Air Besar/Foto : pexels.com/Tim Mossholder

Dalam istilah kedokteran, kondisi ini disebut dengan inkontinensia, kondisi di mana seseorang tidak bisa menahan buang air besar dan bisa keluar kapan saja, bahkan ketika sedang tidur.

Penelitian yang dilakukan oleh Northwestern University, AS, menemukan terlalu sering melakukan seks anal akan menyebabkan inkontinensia, baik feses ataupun urine, demikian seperti dilansir dari laman Times of India.

3. Menyebabkan Pendarahan

Menyebabkan Pendarahan
Menyebabkan Pendarahan/Foto : pexels.com/Andrea Piacquadio

Melansir dari laman WebMD, anus tidak seperti vagina yang memiliki pelumas alami sehingga ketika melakukan aktivitas seksual, pelumas dalam vagina akan meminimalisir rasa sakit dan gesekan dari penis. 

Seks anal bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, itu karena tidak memiliki pelumas alami. Anus akan sangat sensitif terhadap robekan atau penyebaran infeksi yang menyebabkan pendarahan. 

4. Peningkatan Risiko IMS 

Peningkatan Risiko IMS
Peningkatan Risiko IMS/Foto : pexels.com/cottonbro

Bakteri yang ada di anus bisa menyebabkan risiko IMS atau infeksi menular seksual. Menurut CDC atau Centers for Disease Control and Prevention, seks anal adalah salah satu faktor berisiko tinggi untuk menularkan HIV dibandingkan aktivitas seks lainnya. 

Selain HIV, ada banyak risiko infeksi menular seksual yang bisa terjadi seperti gonore, hepatitis, herpes, dan dalam jangka panjang beberapa penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan. 

5. Memicu Kanker pada Anus

Memicu Kanker pada Anus
Memicu Kanker pada Anus/Foto : pexels.com/cottonbro

Walaupun jarang ditemukan, namun salah satu penyebab kanker anus adalah seks anal. Konsultan saluran cerna Dr. Ari Fahrian Syam, SpPD, K-GEH, memperkirakan kanker anus terjadi 1,5% saja, tapi bukan berarti hal ini jadi tidak diwaspadai ya, Beauties. 

Dilansir dari laman detikHealth, Dr. Ari pernah menangani pasien wanita dengan diagnosis kanker anus, karena melakukan seks anal dengan suaminya sejak 10 tahun terakhir.

"Perilaku seks anal bukan merupakan perilaku seksual yang aman. Seks anal bisa menyebabkan gangguan kesehatan ringan sampai berat seperti kanker anus," ujarnya.

6. Pengaruh Buruk untuk Kesehatan Mental

Pengaruh Buruk untuk Kesehatan Mental
Pengaruh Buruk untuk Kesehatan Mental/Foto : pexels.com/Liza Summer

Tidak hanya kesehatan fisik saja, jika dilakukan dipaksa oleh salah satu pihak, seks anal bisa memberikan pengaruh buruk kepada kesehatan mental, seperti trauma atau ketakutan hebat yang dialami oleh korban. 

Hal ini juga bisa menyebabkan seseorang takut untuk melakukan aktivitas seksual dalam jangka panjang hingga seumur hidup.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id