sign up SIGN UP

Fakta-Fakta Seputar Lordosis, Ketahui Dampaknya Bagi Kesehatan!

Izzul Millati Umami | Jumat, 28 May 2021 21:00 WIB
Fakta-Fakta Seputar Lordosis, Ketahui Dampaknya Bagi Kesehatan!
caption

Lordosis merupakan salah satu kelainan tulang belakang selain skoliosis dan kifosis. Lordosis membuat punggung melengkung ke depan. Ini membuat bokong serta dada terlihat menonjol. Meski lordosis tidak berdampak pada estetika foto, namun ternyata, bila dibiarkan berlarut-larut, lordosis bisa mengakibatkan dampak yang lumayan serius untuk kesehatan penderita. Yuk, deteksi dini dan ketahui beberapa faktanya berikut ini:

1. Lordosis terjadi karena kebiasaan

lordosis kebiasaan
lordosis kebiasaan/sumber:pexels.com

Sama seperti kifosis dan skoliosis, Lordosis terjadi karena faktor kebiasaan yang salah. Kebiasaan duduk maupun membawa beban berat bisa mengakibatkan tulang lordosis. Selain kebiasaan, faktor lain semacam kerapuhan tulang, kehamilan serta kegemukan juga bisa mengakibatkan lordosis. 

2. Lordosis terjadi pada semua usia

Bila skoliosis umumnya timbul di usia muda, maka Lordosis bisa terjadi di segala usia. Di sebagian kasus, Lordosis juga timbul pada ibu hamil. Ini karena perubahan hormon dan perut yang semakin membesar. Kelainan tulang ini menyebabkan sakit yang teramat sangat pada punggung, kaki dan juga pundak. 

3. Lordosis yang dibiarkan akan menimbulkan komplikasi

lordosis komplikasi
lordosis komplikasi/sumber:pexels.com

Lordosis yang parah akan menimbulkan beberapa komplikasi. Berawal dari lordosis, penderita bisa alami kelemahan otot, permasalahan saluran buang air besar, gangguan syaraf serta sesak nafas. Untuk mengurangi dampaknya, sudah sebaiknya untuk rajin mengkonsumsi vitamin D yang cukup serta latihan fisik. 

4. Diperlukan pengobatan bagi penderita lordosis

Sebelum mengobati Lordosis, diperlukan identifikasi untuk menentukan penyembuhan atau terapi terhadap pasien. Selain pengobatan, diperlukan pula latihan penguatan otot dengan beberapa gerakan olahraga. Olahraga wajib bagi penderita lordosis adalah renang. Saat renang, seluruh sendi akan digerakkan. 

5. Cara mendeteksi lordosis

deteksi lordosis
deteksi lordosis/sumber:pexels.com

Lordosis bisa diidentifikasi dengan beberapa cara. Salah satunya adalah menyentuh bagian tulang belakang. Cara lainnya adalah dengan menempelkan seluruh tubuh pada tembok. Bila tulang belakang menempel di tembok kurang dari 90%, bisa jadi adalah gejala lordosis. Selain itu, Lordosis juga menyebabkan penderitanya kesusahan mengontrol buang air besar dan buang air kecil. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id