sign up SIGN UP

Inilah yang Terjadi pada Tubuh dan Pikiran Saat Menangis

Intan Dwi | Minggu, 15 Nov 2020 13:30 WIB
Inilah yang Terjadi pada Tubuh dan Pikiran Saat Menangis
caption
Jakarta -

Menangis saat merasa kesal, sedih, depresi atau marah rupanya memiliki manfaat yang baik pada tubuh. Karena saat seseorang meneteskan air mata emosional maka orang tersebut dapat dengan menyembuhkan emosinya dan menenangkan pikiran mereka.

Tak hanya itu, berikut ini ada beberapa hal yang akan terjadi pada tubuh saat kamu menangis. Apa saja ya?

Membantu Memproses dan Menyembuhkan Emosi

Salah satu alasan yang membuat orang menangis adalah saat merasa kesal karena itulah cara tubuh kita memproses dan melepaskan stres.
Membantu Memproses dan Menyembuhkan Emosi/freepik.com

Salah satu alasan yang membuat orang menangis adalah saat merasa kesal karena itulah cara tubuh kita memproses dan melepaskan stres. Jika seseorang tidak ingin meluapkan emosi yang menumpuk, seperti marah, depresi atau sedih maka mereka akan menangis untuk menyembuhkan emosinya.

Kalau kalian pernah menahan emosi terlalu lama, kalian pasti tahu pada akhirnya itu akan meluap. Menangis bisa membuat kalian merasa lebih baik, meskipun masalah masih terus berlanjut. Selain detoksifikasi fisik air mata emosional juga dapat menyembuhkan hati.

Melepas Hormon Stres dari Tubuh

Secara fisik, air mata emosional dapat membantu merilekskan tubuh dan memungkinkannya melepaskan stres.
Melepas Hormon Stres Dari Tubuh/pexels.com

Secara fisik, air mata emosional dapat membantu merilekskan tubuh dan memungkinkannya melepaskan stres. Ketika kalian meneteskan air mata dari berbagai emosi, maka tubuh benar-benar mengeluarkan hormon stres dan racun lainnya dari tubuh.

Hal itulah yang mendorong perasaan kita menjadi lepas dan tenang. Para ilmuwan menemukan bahwa air mata emosional sebenarnya mengandung hormon dan protein tambahan yang tidak ditemukan pada jenis air mata lainnya.

Saat kita sedang kesal yang tak tertahankan dan air mata emosional yang menetes itu membantu melepaskan hormon stres dari tubuh. Biasanya setelah menangis, pernapasan dan detak jantung kita menurun dan kita memasuki keadaan biologi dan emosional yang lebih tenang.

Membantu Terikat dengan Orang Lain

para ahli mengatakan bahwa fungsi menangis sebenarnya adalah untuk mendekatkan kita pada orang lain.
Membantu Terikat dengan Orang Lain/pexels.com

Banyak orang yang memilih menangis sendirian karena bepikir itu akan membuat seseorang menjauh. Sebaliknya, para ahli mengatakan bahwa fungsi menangis sebenarnya adalah untuk mendekatkan kita pada orang lain.

Menangis dapat membantu kita untuk terikat secara interpersonal dan bertindak sebagai cara untuk berkomunikasi secara non-verbal dengan orang lain.

Rupanya diantara semua teori mengapa manusia menangis, yang paling diterima secara luas adalah bahwa itu adalah cara untuk meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi.

Dengan menangis akan membantu kalian mengkomunikasikan keinginan kalian untuk bantuan, koneksi atau berbagi momen dengan orang lain, baik kesedihan atau kegembiraan.

Melepaskan Endorfin di Dalam Tubuh

. Setelah menangis, endorfin, pereda nyeri alami tubuh juga disebut hormon kebahagiaan dirangsang dan dilepaskan ke dalam tubuh.
Melepaskan Endorfin di Dalam Tubuh/freepik.com

Pada saat yang sama ketika hormon stres dikeluarkan dari tubuh, hormon perasaan senang lainnya juga dilepaskan di dalamnya. Ini termasuk oksitosin yang dikenal sebagai hormon cinta yang membantu kita merasa terhubung dengan orang lain.

Setelah menangis, endorfin, pereda nyeri alami tubuh juga disebut hormon kebahagiaan dirangsang dan dilepaskan ke dalam tubuh.

Air mata emosional juga mengandung kadar Leuenkephalin yang lebih tinggi, endorfin yang membantu mengurangi rasa sakit dan memperbaiki suasana hati.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id