sign up SIGN UP

Penyebab Bulu Mata Rontok, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Lulu Lukyani | Senin, 14 Jun 2021 23:00 WIB
Penyebab Bulu Mata Rontok, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan
caption
Jakarta -

Bulu mata berfungsi untuk melindungi mata dari kotoran yang dapat menghalangi penglihatan hingga menyebabkan infeksi atau cedera. Bulu mata mengalami pertumbuhan, rontok, dan tumbuh kembali dalam siklus alami setiap 6 hingga 10 minggu, seperti rambut di kepala. Oleh sebab itu, kerontokan 1 hingga 5 helai bulu mata setiap hari merupakan kondisi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, kerontokan bulu mata yang lebih intens bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan yang mendasarinya.

Penyebab bulu mata rontok

Ilustrasi menggunakan riasan mata
Ilustrasi menggunakan riasan mata/Freepik

Ada beberapa hal yang menyebabkan bulu mata rontok lebih banyak dari kondisi umumnya. Dilansir dari American Academy of Ophthalmology, berikut adalah 4 penyebab bulu mata rontok.

1. Iritasi kosmetik

Membiarkan riasan mata terlalu lama, menggunakan ekstensi bulu mata, atau menggunakan penjepit bulu mata dapat merusak bulu mata dan mempercepat kerontokan.

Kerontokan bulu mata juga bisa disebabkan oleh alergi terhadap maskara dan dari lem untuk bulu mata palsu.

2. Blefaritis

Gatal atau terbakar yang disertai kemerahan atau bengkak pada kelopak mata mengindikasikan blefaritis. Blefaritis terjadi ketika kelenjar minyak yang tersumbat di dekat pangkal bulu yang menyebabkan peradangan kronis dan masalah pada folikel bulu mata.

3. Trikotilomania

Trikotilomania merupakan kondisi ketika tekanan emosional atau psikologis menyebabkan mencabut bulu matanya sendiri.

4. Kanker kulit

Meski jarang terjadi, kerontokan bulu mata bisa menjadi gejala kanker kulit di kelopak mata. Kanker dapat mengganggu pertumbuhan bulu mata karena sel-sel berbahaya yang menyebar.

Selain 4 kondisi yang telah disebutkan, penyebab bulu mata rontok yang kurang umum adalah sebagai berikut:

1. Penyakit inflamasi kronis seperti psoriasis, rheumatoid arthritis, lupus, dan scleroderma

2. Stres berlebih

3. Kekurangan gizi

4. Perubahan hormon

5. Kemoterapi atau terapi radiasi

Bulu mata yang rontok perlu dikonsultasikan dengan dokter jika diikuti dengan gejala-gejala berikut ini:

1. Bulu mata rontok pada kedua kelopak mata

2. Rambut kepala dan alis ikut rontok

3. Mengalami perubahan kulit seperti gatal, kemerahan, atau bersisik

4. Mata terasa berat

5. Kehilangan penglihatan.

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id