sign up SIGN UP

ENTERTAINMENT

"It's Okay To Not Be Okay" Tamat, Ini 5 K-Drama Lain yang Juga Bahas Kesehatan Mental

Jovita | Sabtu, 22 Aug 2020 19:45 WIB
caption

It's Okay to Not Be Okay bukanlah drama yang mudah untuk dilupakan. Tidak hanya memikat dengan getaran romantis dan menyembuhkan, drama ini juga membahas penyakit mental dengan cara yang benar-benar menyentuh dan mudah dimengerti.

Jika kamu masih berjuang untuk move on sejak It's Okay to Not Be Okay tamat dua minggu lalu, ada beberapa K-Drama hebat lainnya yang juga berfokus pada kesehatan mental. Berikut adalah 5 K-Drama yang layak kamu saksikan!

1. It’s Okay, That’s Love (2014)

It’s Okay, That’s Love/ Foto: Koreaboo
It’s Okay, That’s Love/ Foto: Koreaboo

It’s Okay, That’s Love berurusan dengan skizofrenia, gangguan obsesif kompulsif, sindrom Tourette, kecemasan, dan genofobia (ketakutan akan seks). K-Drama ini berfokus pada penulis fiksi Jang Jae-Yeol (diperankan oleh Jo In Sung), yang terlibat dalam sekelompok teman serumah yang unik dan akhirnya jatuh cinta pada salah satu dari mereka, yakni psikiater Ji Hae-Soo (Gong Hyo Jin). Namun, keduanya memiliki trauma yang harus mereka atasi.

It’s Okay, That’s Love/ Foto: Koreaboo
It’s Okay, That’s Love/ Foto: Koreaboo

Memiliki judul yang hampir sama dengan It’s Okay to Not Be Okay, It’s Okay, That’s Love menyuguhkan penggambaran penyakit mental yang luas, dengan karakter utama dan salah satu karakter tambahan yang menderita gangguan berbeda. K-Drama ini dipuji karena tidak menghindar dari kebiasaan tidak biasa yang menyertai masalah kesehatan mental, sambil tetap mempertahankan sedikit humor dan kegembiraan di dalam ceritanya.

2. Good Doctor (2013)

Good Doctor/ Foto: Koreaboo
Good Doctor/ Foto: Koreaboo

Good Doctor mengangkat cerita tentang autisme. K-Drama ini berfokus pada Park Shi-On (Joo Won), seorang pria yang menjadi ahli bedah anak terlepas dari autisme.

Shi-On adalah seorang dokter yang luar biasa. Namun dia harus berjuang untuk sukses di tempat kerja dan cocok dengan rekan kerjanya terlepas dari autisme yang dimilikinya.

Good Doctor/ Foto: Koreaboo
Good Doctor/ Foto: Koreaboo

Good Doctor adalah drama menarik, bahkan diadaptasi menjadi serial TV AS berjudul The Good Doctor milik ABC. Tidak hanya menjelaskan realitas gangguan spektrum autisme, drama ini juga sangat mengharukan. Kamu yang mencari tontonan menyembuhkan seperti It’s Okay to Not Be Okay pasti akan menikmati drama ini.

3. Kill Me, Heal Me (2015)

Kill Me, Heal Me/ Foto: Koreaboo
Kill Me, Heal Me/ Foto: Koreaboo

Kill Me, Heal Me berurusan dengan gangguan identitas disosiatif dan dampak dari pelecehan anak. K-Drama ini berfokus pada Cha Do-Hyun (Ji Sung), pewaris bisnis dengan trauma masa kecil yang menyebabkan gangguan identitas disosiatif. Dengan bantuan residen psikiatri Oh Ri-Jin (Hwang Jung Eum), Do-Hyun berusaha mengatasi gangguannya.

Kill Me, Heal Me/ Foto: Koreaboo
Kill Me, Heal Me/ Foto: Koreaboo

Karakter Cha Do-Hyun yang memiliki 6 identitas sukses memperkenalkan penonton pada gangguan identitas disosiatif, yang sebelumnya dikenal sebagai gangguan kepribadian ganda. Sama seperti It’s Okay to Not Be Okay, Kill Me, Heal Me menggabungkan adegan yang akan membuatmu meneteskan air mata dengan momen yang akan membuat tertawa.

4. Chocolate (2019)

Chocolate/ Foto: Koreaboo
Chocolate/ Foto: Koreaboo

K-Drama Chocolate membahas tentang gangguan stres pasca-trauma (PTSD). K-Drama ini berfokus pada dua mantan teman masa kecil, yakni Lee Kang (Yoon Kye Sang), seorang ahli bedah saraf yang pernah bermimpi menjadi juru masak, dan Moon Cha-Young (Ha Ji Won), seorang juru masak yang menjadi koki karena Lee Kang. Ketika mereka bertemu kembali sebagai orang dewasa, mereka mulai merangkul cinta yang pantas mereka dapatkan bersama.

Chocolate/ Foto: Koreaboo
Chocolate/ Foto: Koreaboo

Seperti It’s Okay to Not Be Okay, setting K-Drama Chocolate sebagian besar berada di rumah perawatan kesehatan, tapi bukan rumah sakit jiwa. Drama ini ditulis dengan indah, dan meskipun tidak berpusat pada penyakit mental, drama ini memiliki plot cerita yang diurai dengan cara menyegarkan.

5. My Mister (2018)

My Mister/ Foto: Koreaboo
My Mister/ Foto: Koreaboo

My Mister berurusan dengan depresi. K-Drama ini berfokus pada Park Dong-Hun (Lee Sun Kyun), seorang pria berusia 40-an yang istrinya berselingkuh dengan seorang eksekutif senior. Sementara itu, Lee Ji-An (IU) yang berusia 20-an memiliki hutang besar dan menghidupi neneknya yang tidak bisa bergerak. Saat hidup mereka bertemu, keduanya saling membantu untuk maju.

My Mister/ Foto: Koreaboo
My Mister/ Foto: Koreaboo

My Mister menyuguhkan cerita yang lebih berat, tetapi itu karena penggambaran depresi yang mentah, jujur, dan realistis. Pelajaran hidup dan rollercoaster emosional akan membawamu pada sebuah perjalanan, seperti yang dilakukan It’s Okay to Not Be Okay.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id