sign up SIGN UP

MUSLIM

Cara Membuat CV Taaruf dan Cara Tepat Menjalaninya

Budi Rahmah Panjaitan | Selasa, 28 Jul 2020 01:00 WIB
Cara Membuat CV Taaruf dan Cara Tepat Menjalaninya
caption

Taaruf merupakan cara untuk menemukan pasangan dengan perkenalan yang sesuai dengan syariat islam. Mengesampingkan istilah pacaran, ada banyak poin penting yang harus diketahui dari taaruf ini.

Hal tersebut perlu dipahami agar bisa menjalaninya secara benar dan tidak bertentangan dengan aturan yang sudah ada dalam islam. Biasanya, akan ada yang namanya CV dari masing-masing calon yang akan berkenalan, kemudian keduanya akan saling menukarnya.

Lantas, bagaimana cara membuat CV tersebut serta cara menjalani taaruf dengan tepat? Simak selengkapnya di bawah ini.


Cara Taaruf yang Benar Sesuai Syariat Islam

taaruf yang benar menurut islam memiliki ketentuan yang harus dipenuhi
taaruf/instagram.com/dindahw

Dilansir dari wolipop.detik.com pasangan yang akan melakukan taaruf harus mengetahui tata cara yang tepat sebagai berikut:

  • Menjaga Pandangan dan juga hati. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Alquran Surah An-Nur ayat 31 yang memerintahkan baik itu kepada laki dan juga perempuan untuk menjaga kemaluan dan juga pandangannya. Selain itu juga diperintahkan untuk menjaga aurat, terkecuali untuk yang memang bisa diperlihatkan.
  • Topik pembicaraan tidak mengandung birahi yang bisa berakibat dosa. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Alquran Surah An-Nisa ayat 114 yang mengharuskan manusia untuk berkata-kata dnegan kalimat yang baik saja serta Allah SWT mengetahui segala sesuatu yang disembunyakan oleh manusia. Oleh sebab itu, segala pembicaraan yang mengundang birahi maupun dosa tentulah diharamkan dalam proses taaruf ini.
  • Dilarang berkhalawat yang artinya berdua-duaan sangat diharamkan bagi perempuan dan laki-laki yang bukan mahramnya. Hal ini sesuai dengan Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ahmad dengan bunyi “Jangan lah sekali-kali seorang laki-laki menyendiri dengan perempuan yang tidak halal baginya karena yang ketiganya adalah setan, kecuali ada mahramnya."
  • Jangan sampai bersentuhan fisik. Hal ini tentu saja sudah jelas karena seseorang yang bukan muhrim atau mahramnya tidak diperbolehkan bersentuhan. Rasulullah mencontohkan hal ini diketahui dari Hadits riwayat Bukhari yang berbunyi “Sesungguhnya aku tidak pernah bersalaman dengan wanita (bukan mahram)."
  • Melindungi aurat masing-masing. Seorang wanita tentu harus mengerti dan paham bahwa auratnya adalah seluruh tubuh kecuali muka, punggung tangan dan telapak tangan, sedangkan laki-laki, auratnya adalah mulai pusar hingga lutut.

Poin-Poin yang Dicantumkan dalam CV Taaruf

poin-poin yang perlu dicantumkan dalam CV taaruf harus diperhatikan agar bisa membuatnya dengan benar.
dinda rey/instagram.com/dindahw

Setelah mengetahui tata cara dan hal yang diperhatikan dalam taaruf, maka selanjutnya ialah mengetahui apa saja poin-poin yang perlu dicantumkan dalam CV taaruf. Terkait format, sebenarnya memang sangat beragam, namun, berikut ini bisa dijadikan format referensi bagi kamu yang ingin menjalani taaruf ataupun yang sekadar ingin tahu.

  • Pertama, data pribadi meliputi pas foto, nama lengkap, nama panggilan, tempat & tanggal lahir, tinggi badan & berat badan, pekerjaan, status, suku, nama ayah, nama ibu, izin menikah dari ortu: (sudah ada/belum ada), alamat sekarang, alamat asal, nomor handphone, alamat email, akun Facebook, akun Twitter, website/blog pribadi.
  • Kedua, riwayat pendidikan yakni nama sekolah/ perguruan tinggi serta tahun meliputi SD/MI
    SMP/MTS, SMA/SMK/MA, Perguruan Tinggi dan juga pendidikan nonformal jika ada.
  • Ketiga, catatan prestasi. Silakan cantumkan nama penyelenggara, predikat yang diraih serta tahun penyelenggaraannya.
  • Keempat, profil diri meliputi motto hidup, hobi, makanan & minuman favorit, hal-hal yang disukai, hal-hal yang dibenci, 5 karakter positif, 5 karakter negatif, riwayat penyakit & cacat fisik, afiliasi pergerakan/organisasi.
  • Kelima, profil keluarga meliputi ayah, ibu, kakak, adik, anak (jika berstatus janda maupun duda)
  • Keenam, aktivitas serta kebiasaan sehari-hari meliputi , merokok/tidak, makan & minum
    tidur & istirahat, tilawah quran & jumlah hafalan, ibadah sunnah lainnya, pengajian rutin yang diikuti, pemanfaatan waktu luang, sosialisasi dengan lingkungan
  • Ketujuh, visi dan misi pernikahan yang diuraikan secara jelas
  • Kedelapan, kriteria calon pasangan meliputi Kreteria nonfisik (pendidikan, usia, sifat, domisili, status), kriteria fisik serta kriteria tambahan dari orang tua jika ada.
  • Kesepuluh, rencana pasca menikah meliputi, kehidupan rumah tangga, tempat tinggal
    karir & pekerjaan, keturunan & pendidikan anak, pengelolaan keuangan keluarga, dakwah di keluarga dan lingkungan, target jangka pendek dan target jangka panjang.
  • Selain itu, juga perlu menambahkan informasi lain yang mungkin saja perlu untuk diketahui. Jalang lupa untuk menyisipkan scan KTP.

Cara Membuat CV Taaruf

Silakan buat dalam bentuk desain yang menurut kamu pantas dan juga tidak berlebihan. Berikan penjelasan untuk poin-poin yang sudah kamu ketahui
rey dinda/instagram.com/dindahw

Jika sudah mengetahui poin-poin apa saja yang harus dimasukkan dalam CV taaruf, maka membuatnya pun akan lebih terarah. Silakan buat dalam bentuk desain yang menurut kamu pantas dan juga tidak berlebihan.

Berikan penjelasan untuk poin-poin yang sudah kamu ketahui secara detail dan mudah dimengerti sehingga masing-masing kamu yang ingin saling mengenal bisa lebih terarah dalam menentukan pilihan dan langkah selanjutnya.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id