sign up SIGN UP

MUSLIM

Waktu-waktu yang Perlu Dihindari untuk Tidur dalam Islam

Shinta Nikmah | Minggu, 31 Jan 2021 21:15 WIB
Waktu-waktu yang Perlu Dihindari untuk Tidur dalam Islam
caption

Tidur adalah kebutuhan semua orang di segala usia terutama bagi bayi yang baru lahir. Jika kamu kekurangan jam tidur alias sering begadang akan berdampak buruk bagi kesehatan. Ada banyak dampak buruk bagi seseorang yang kekurangan jam tidur, diantaranya kulit yang terlihat kusam, terlihat lesu, kurang fokus, bahkan bisa memicu penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi hingga diabetes. 

Agar tubuh tetap bugar, kamu perlu istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan sehat. Kamu juga perlu mempertimbangkan jam-jam yang tepat untuk tidur agar tidak mengganggu kesehatan. Dalam islam, Rasulullah menganjurkan untuk tidak tidur di waktu-waktu ini. Kapan saja ya?

1. Setelah Salat Shubuh

Membuat tidur lebih berkualitasMembuat tidur lebih berkualitas/ Foto: Freepik.com

Pernah dengar larangan untuk tidur di pagi hari agar rejeki tidak dipatok ayam? Meskipun terdengar tidak masuk akal, tapi ternyata tidur di pagi hari setelah salat shubuh tidak dianjurkan oleh Rasulullah lho. 

Tidur di pagi hari ternyata memberi dampak buruk terhadap kesehatan. Tidur di pagi hari bisa meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga bisa memicu obesitas. Tidur di pagi hari juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga mengganggu kinerja jantung. Selain itu, tidur di pagi hari bisa merusak mood karena terganggunya sistem metabolisme dan produksi hormon.

2. Setelah Salat Ashar

BerdoaBerdoa/ Foto: Freepik.com

Kamu mungkin disarankan tidur di siang hari untuk mengembalikan energi dan menurunkan stres. Namun kamu tidak disarankan untuk tidur setelah salat ashar atau sekitar jam 16.00-18.00 ya. Dalam islam sendiri juga ada anjuran untuk tidak tidur di jam-jam setelah salat ashar hingga menjelang magrib.

Tidur di sore hari ternyata bisa mengganggu kesehatan lho. Diantaranya, meningkatkan kadar kolesterol sehingga mengganggu kinerja jantung dan menurunkan kadar insulin sehingga memicu diabetes. Tidur di sore hari juga membuat tubuh kekurangan asupan oksigen sehingga tak heran banyak orang yang mengeluh sering merasa lemas setelah tidur sore.

3. Tidur Sepanjang Hari

Tidur sehat 8 jamTidur sehat 8 jam/ Foto: Freepik.com

Islam menganjurkan untuk tidak isrof atau berlebihan di segala hal termasuk dalam hal tidur. Selain dalam kondisi sakit kamu memang tidak dianjurkan untuk tidur sepanjang waktu. Kebutuhan tidur untuk orang dewasa adalah sekitar 7-9 jam per hari, jika lebih dari itu maka kamu justru akan mengalami masalah kesehatan.

Terlalu banyak tidur justru membuatmu merasa lelah sepanjang hari. Terlalu lama tidur juga membuatmu merasa pusing sebab mempengaruhi serotonin dalam otak. Selain itu, masalah kesehatan serius lainnya juga bisa muncul seperti sakit punggung karena terlalu lama terbaring, masalah kenaikan berat badan, bahkan bisa memicu diabetes.

4. Tidur Setelah Makan

Stres dapat membuat keinginan makan berlebih.Tertidur setelah makan/Freepik.com


Rasulullah sendiri melarang umatnya untuk tidak tidur dalam kondisi perut kekenyangan atau setelah makan sebab bisa menimbulkan kemalasan dan membuat keras hati. 

Dalam dunia kesehatan pun seseorang memang tidak dianjurkan untuk tidur setelah makan karena bisa memicu masalah kesehatan. Kebiasaan tidur tepat setelah makan bisa membuat cairan pada lambung naik ke kerongkongan dan memicu penyakit asam lambung. Tidur setelah makan juga memperlambat metabolisme sehingga mengganggu pembakaran kalori sehingga membuat berat badan mudah naik. 

Dari penjelasan di atas kita sekarang paham bahwa jam tidur bisa menentukan kesehatan seseorang. Nah, sekarang mulailah untuk istirahat cukup sesuai dengan jam yang disarankan untuk tidur dan jangan banyak begadang ya, Ladies.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id