sign up SIGN UP

LIFE

5 Fakta Sistem COD E-Commerce di Indonesia

Izzul Millati Umami | Selasa, 18 May 2021 19:00 WIB
5 Fakta Sistem COD E-Commerce di Indonesia
caption

Lagi viral video seorang ibu-ibu memarahi kurir dengan nada yang kurang enak didengar. Netizen pun sebagian besar kontra dengan cara ibu tersebut menghardik si kurir. Ada juga yang menyuarakan keprihatinan terhadap sistem COD di Indonesia yang lumayan membingungkan banyak pihak.

Apakah Ladies juga masih bingung dengan sistem Cash On Delivery marketplace Indonesia? Simak 5 faktanya berikut ini. 

1. COD tersedia untuk mereka yang tidak punya rekening

COD rekening
COD rekening/sumber:pexels.com

Fasilitas COD membuat pembeli dengan rentang umur tertentu lebih mudah dalam membayar. Umumnya, mereka kelompok umur 40 tahun dan anak-anak yang tidak punya rekening sangat terbantu dengan fasilitas pembayaran di tempat ini. Pembeli pun tinggal membayar saat barang sudah sampai. 

2. Sering terjadi pengembalian barang sistem COD

pengembalian barang
pengembalian barang/sumber:pexels.com

Sistem COD memang membuat banyak orang tertarik dan terdorong untuk belanja online. Sayangnya, tak semua lapisan masyarakat Indonesia memahami prosesnya dengan benar. Sering sekali terjadi pengembalian barang setelah paket dibuka.

Padahal, dalam aturannya, paket hanya bisa dibuka bila pembeli telah membayar paket tersebut. Ini adalah aturan sistem COD dari marketplace. Untuk sistem COD lapak facebook, sistemnya pun berbeda. 

3. Hampir semua ekspedisi melayani sistem COD

ekpedisi COD
ekpedisi COD/sumber:pexels.com

Faktanya, hampir seluruh sistem ekspedisi di Indonesia melayani sistem Cash On Delivery. Sistem ini memang mendorong pertumbuhan banyak orang untuk berbelanja online. Dulunya, sistem COD dianggap remeh oleh banyak pihak. Namun, lambat laun perusahaan yang besar pun mengambil peluang untuk menjalankan sistem ini. 

4. Bagi penjual, sistem COD bisa menarik pelanggan baru

sistem COD
sistem COD/sumber:pexels.com

Meski ada banyak poin plus dan minus dalam sistem COD, faktanya cara ini mampu menarik pelanggan baru. Mereka yang memilih sistem ini cenderung merasa lebih praktis dalam hal pembayaran. Berbeda dengan pembayaran sistem rekening atau m-banking dimana perlu effort lebih dalam prosesnya. 

5. Sistem COD menimbulkan pro kontra

Di balik pro dan kontranya, sistem ini pernah diusulkan untuk dihapus. Faktanya, meski praktis, COD sering bikin drama dan konflik. Banyak sekali pembeli yang menolak membayar setelah paket dibuka. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id